Foto: Corbis
UNTUK memperoleh wajah yang cantik agar terlihat menarik, berbagai perawatan kerap dilakukan, mulai dari yang tradisional sampai yang modern. Salah satu perawatan yang belakangan mulai digemari adalah terapi scrubber, yang berfungsi mengangkat kulit tanduk, membuang jerawat, serta peremajaan kulit. Seperti apakah perawatan dengan terapi scrubber ini?
Pada usia remaja dan dewasa, berbagai masalah pada kulit wajah kerap muncul. Mulai dari jerawat, flek hitam, sampai keriput-keriput halus di sekitar mata. Jerawat sendiri sampai saat ini masih menjadi "musuh" terbesar bagi wajah kita. Apalagi tumbuhnya jerawat bisa membuat kita kurang percaya diri.
Menurut dr Nadia Yusharyahya SpKK, faktor penyebab munculnya jerawat adalah pengaruh hormonal (umur), kebersihan kulit, makanan yang mengandung lemak serta keturunan. "Bila orangtua waktu mudanya berjerawat, maka akan sangat mungkin menurun pada anaknya," kata dr Nadia.
Mencegahh timbulnya jerawat sebetulnya bukan perkara yang sulit. Misalnya dengan melakukan perawatan seperti membersihkan wajah dengan sabun, serta melakukan pola hidup yang sehat. "Ini merupakan satu paket untuk kesehatan," tampah dr Mochtar Wijayakusuma. Jerawat biasanya mudah muncul pada daerah yang mengandung banyak kelenjar minyak seperti punggung, bahu, dada, dan muka.
Kulit wajah dapat dibagi dalam beberapa jenis, di antaranya kulit normal, kulit kering, kulit campuran dan kulit alergi. Perbedaan jenis kulit dikarenakan pola hidup, pola makan, cara berfikir yang tidak tepat atau salah, istirahat yang tidak cukup atau kurang, penggunaan kosmetik yang tidak tepat, gangguan organ tubuh, hormon dan lingkungan yang tidak bersahabat, seperti polusi, zat kimia, dan lain-lain. Hal inilah yang pada akhirnya menimbulkan gangguan kulit seperti kulit kusam, jerawat, keriput dini, flek hitam atau cokelat, munculnya lingkaran hitam pada mata dan lain-lain.
Terapi Scrubber
Terapi scrubber sudah dikenal sejak tahun 2000. Terapi akan menjadi lebih efektif jika digabung dengan ultrasonic dan akupunktur. Scrubber sendiri berfungsi untuk membuang kulit tanduk atau kulit mati ( yang biasanya menyebabkan jerawat ) pada kulit wajah tanpa menggunakan obat serta tidak menimbulkan rasa sakit karena sangat halus sehingga tidak merusak jaringan kulit. Terapi scrubber biasanya dilakukan selama 15 menit. Tinggi frekuensi yang digunakan tergantung pada besarnya kulit mati atau kasus setiap pasien.
Setelah di-scrub, sebaiknya dilakukan terapi ultrasonic apparatus yang berfungsi mendorong vitamin masuk ke dalam jaringan kulit. Jenis vitamin yang digunakan tergantung dari keluhan pasien, misalnya untuk jerawat atau flek hitam. Dengan menggunakan terapi ultrasonic apparatus yang dapat mengeluarkan gelombang ultrasonic berfrekuensi 20.000 Hertz tiap detik yang mampu menembus jaringan kulit, sehingga dapat membuka penyumbatan pada pembuluh darah, meningkatkan metabolisme, serta mempercepat penyerapan bahan-bahan aktif yang dibutuhkan kulit.
Terapi ultrasonic ini dapat mengencangkan kulit dan mencegah timbulnya keriput, menghilangkan kantong mata, lingkaran hitam pada mata, menghilangkan jerawat dan bekasnya, serta menghilangkan dan mencegah flek hitam, atau noda pada wajah. Selain itu, ultrasonic juga mampu mengencangkan tubuh dan payudara, serta menghilangkan lemak di lokasi tertentu.
Terapi akupunktur hanyalah sebagai pelengkap. Fungsinya untuk menyeimbangkan garis-garis energi dalam tubuh, memfungsikan kembali bagaimana seharusnya metabolisme dan syaraf, sehingga kelainan atau penyakit yang diderita dapat diatasi. Rangsangan dengan menggunakan jarum akupunktur dan alat perangsang listrik atau elektro akupunktur akan menyebabkan pengendalian rasa nyeri, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatur produksi hormon, kepekaan kulit selaput lendir, meningkatkan sirkulasi darah dan relaksasi otot yang sportis.
Pengobatan kulit wajah pastinya harus rutin, tak mungkin hanya dengan sekali datang langsung sembuh. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, terapi scrubber harus dilakukan sebanyak 12 kali dengan rutinitas dua kali dalam seminggu.
"Terapi apapun yang dilakukan, tetap yang paling penting adalah pola hidup, pola makan, dan pola pikir. Itu adalah kunci utama," pesan dr Mochtar. Jadi, tambahnya, harus ada kerja sama antara pasien dengan dokter, tak bisa hanya mengandalkan perawatan dari dokter.
Untuk terapi scrubber, Anda tak perlu mengeluarkan banyak biaya, cukup Rp110 ribu untuk paket scrubber, ultrasonic, dan vitamin. Tetapi untuk beberapa kasus yang parah, maka perawatan harus didukung dengan obat-obatan.
"Pengobatan jerawat tergantung kasus. Jika ringan cukup dengan perawatan dari luar, tetapi kalau berat harus dibantu dengan obat dari dalam," tambah dr Nadia.
(Genie/Genie/tty) Pada usia remaja dan dewasa, berbagai masalah pada kulit wajah kerap muncul. Mulai dari jerawat, flek hitam, sampai keriput-keriput halus di sekitar mata. Jerawat sendiri sampai saat ini masih menjadi "musuh" terbesar bagi wajah kita. Apalagi tumbuhnya jerawat bisa membuat kita kurang percaya diri.
Menurut dr Nadia Yusharyahya SpKK, faktor penyebab munculnya jerawat adalah pengaruh hormonal (umur), kebersihan kulit, makanan yang mengandung lemak serta keturunan. "Bila orangtua waktu mudanya berjerawat, maka akan sangat mungkin menurun pada anaknya," kata dr Nadia.
Mencegahh timbulnya jerawat sebetulnya bukan perkara yang sulit. Misalnya dengan melakukan perawatan seperti membersihkan wajah dengan sabun, serta melakukan pola hidup yang sehat. "Ini merupakan satu paket untuk kesehatan," tampah dr Mochtar Wijayakusuma. Jerawat biasanya mudah muncul pada daerah yang mengandung banyak kelenjar minyak seperti punggung, bahu, dada, dan muka.
Kulit wajah dapat dibagi dalam beberapa jenis, di antaranya kulit normal, kulit kering, kulit campuran dan kulit alergi. Perbedaan jenis kulit dikarenakan pola hidup, pola makan, cara berfikir yang tidak tepat atau salah, istirahat yang tidak cukup atau kurang, penggunaan kosmetik yang tidak tepat, gangguan organ tubuh, hormon dan lingkungan yang tidak bersahabat, seperti polusi, zat kimia, dan lain-lain. Hal inilah yang pada akhirnya menimbulkan gangguan kulit seperti kulit kusam, jerawat, keriput dini, flek hitam atau cokelat, munculnya lingkaran hitam pada mata dan lain-lain.
Terapi Scrubber
Terapi scrubber sudah dikenal sejak tahun 2000. Terapi akan menjadi lebih efektif jika digabung dengan ultrasonic dan akupunktur. Scrubber sendiri berfungsi untuk membuang kulit tanduk atau kulit mati ( yang biasanya menyebabkan jerawat ) pada kulit wajah tanpa menggunakan obat serta tidak menimbulkan rasa sakit karena sangat halus sehingga tidak merusak jaringan kulit. Terapi scrubber biasanya dilakukan selama 15 menit. Tinggi frekuensi yang digunakan tergantung pada besarnya kulit mati atau kasus setiap pasien.
Setelah di-scrub, sebaiknya dilakukan terapi ultrasonic apparatus yang berfungsi mendorong vitamin masuk ke dalam jaringan kulit. Jenis vitamin yang digunakan tergantung dari keluhan pasien, misalnya untuk jerawat atau flek hitam. Dengan menggunakan terapi ultrasonic apparatus yang dapat mengeluarkan gelombang ultrasonic berfrekuensi 20.000 Hertz tiap detik yang mampu menembus jaringan kulit, sehingga dapat membuka penyumbatan pada pembuluh darah, meningkatkan metabolisme, serta mempercepat penyerapan bahan-bahan aktif yang dibutuhkan kulit.
Terapi ultrasonic ini dapat mengencangkan kulit dan mencegah timbulnya keriput, menghilangkan kantong mata, lingkaran hitam pada mata, menghilangkan jerawat dan bekasnya, serta menghilangkan dan mencegah flek hitam, atau noda pada wajah. Selain itu, ultrasonic juga mampu mengencangkan tubuh dan payudara, serta menghilangkan lemak di lokasi tertentu.
Terapi akupunktur hanyalah sebagai pelengkap. Fungsinya untuk menyeimbangkan garis-garis energi dalam tubuh, memfungsikan kembali bagaimana seharusnya metabolisme dan syaraf, sehingga kelainan atau penyakit yang diderita dapat diatasi. Rangsangan dengan menggunakan jarum akupunktur dan alat perangsang listrik atau elektro akupunktur akan menyebabkan pengendalian rasa nyeri, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatur produksi hormon, kepekaan kulit selaput lendir, meningkatkan sirkulasi darah dan relaksasi otot yang sportis.
Pengobatan kulit wajah pastinya harus rutin, tak mungkin hanya dengan sekali datang langsung sembuh. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, terapi scrubber harus dilakukan sebanyak 12 kali dengan rutinitas dua kali dalam seminggu.
"Terapi apapun yang dilakukan, tetap yang paling penting adalah pola hidup, pola makan, dan pola pikir. Itu adalah kunci utama," pesan dr Mochtar. Jadi, tambahnya, harus ada kerja sama antara pasien dengan dokter, tak bisa hanya mengandalkan perawatan dari dokter.
Untuk terapi scrubber, Anda tak perlu mengeluarkan banyak biaya, cukup Rp110 ribu untuk paket scrubber, ultrasonic, dan vitamin. Tetapi untuk beberapa kasus yang parah, maka perawatan harus didukung dengan obat-obatan.
"Pengobatan jerawat tergantung kasus. Jika ringan cukup dengan perawatan dari luar, tetapi kalau berat harus dibantu dengan obat dari dalam," tambah dr Nadia.
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad