Griya
Ceria dengan Furnitur Kontemporer
Senin, 3 Maret 2008 - 12:53 wib
Foto: Eko Purwanto/Sindo
KOLABORASI antara seni dan desain dapat menghasilkan bentuk furnitur yang unik dan fun. Jiwa muda Anda pun tercermin dari pemilihan furnitur dengan warna dan grafis yang sangat dinamis.
Tak hanya dilihat dari fungsi, furnitur pun didesain sedemikian rupa untuk memenuhi selera Anda. Anda selaku penghuni rumah memiliki hak penuh untuk menentukan langgam interior apa yang sesuai dengan selera dan isi kantong.
Furnitur yang merupakan komponen primer dalam rumah Anda juga menjadi cerminan karakter dan identitas si penghuni. Untuk rumah yang dihuni para pasangan yang berjiwa muda, pemilihan warna dan bentuk yang unik pada furnitur sangat tepat menjadi komponen interior rumah. Desain unik dengan memasukkan unsur seni ikut menambah nilai istimewa pada ruangan.
"Furnitur memang dapat menjadi elemen utama dalam menentukan gaya desain yang dipilih dalam sebuah ruangan," kata desainer interior Anna Hape seperti dikutip dari situs desain miliknya, Annahape.com.
Furnitur yang bermain dengan warna dan bentuk sehingga menampilkan gaya kontemporer sangat sesuai jika diselaraskan dengan konsep interior modern.
"Lagi pula desain interior modern sekarang banyak paduannya, seperti simpel modern dan modern klasik," ujar desainer interior Putri Gobel.
Selain itu, furnitur bergaya kontemporer cenderung fleksibel dipadukan dengan berbagai gaya bangunan hunian. Karena itu, Anda tak perlu khawatir jika Anda memilih furnitur dengan bentuk yang unik disertai dengan permainan warna yang berani. Campuran "tabrak gaya" antara gaya klasik dan modern pun tak akan menghalangi nilai estetika.
Kontemporer yang arti sederhananya adalah masa kini, memang memiliki berbagai bentuk yang variatif dengan penggunaan bahan-bahan alternatif yang beragam. Kayu memiliki banyak "kawan" pengganti pada furnitur kontemporer. Stainless steel, kaca, akrilik pada kerangkanya, sampai bahan kulit pada pelapis furniturnya.
Menurut Putri, salah satu faktor penting dalam interior memang faktor warna karena mampu menciptakan suasana dan karakteristik tersendiri pada sebuah bangunan. Di samping itu, warna pada furnitur kontemporer yang cerah memiliki banyak keunggulan dari segi interior. Warna cerah menyita perhatian mata sehingga dapat menjadi aksen sebuah ruang.
Selain furnitur tersebut memang memiliki fungsinya sendiri. "Pilihlah warna yang menciptakan harmoni dengan keseluruhan, warna furnitur, lantai, atau karpet," saran Anna, alumnus Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.
Agar warna furnitur yang fancy tampak selaras dengan warna interior sekitarnya, warna pada dinding perlu diperhatikan. Tak perlu memakai warna putih hanya karena ingin ruangan tampak "aman".
Warna putih yang terkesan kaku dan basic bisa diganti dengan warna-warna lembut (soft). "Tak harus warna netral, warna soft seperti biru muda yang dicat monoton juga bisa," ujar Putri.
Dicat monoton yang dimaksud Putri adalah dinding dilapisi cat tanpa ada penambahan motif, cukup polos saja. Atau hanya ada satu dinding yang diekspos. Hal ini karena furnitur yang diletakkan di dalam ruangan sudah berdesain "ramai". Maka, harus diimbangi dengan cat dinding atau plafon berwarna yang polos.
Ruangan yang sudah tertata cantik harus ditambah dengan pencahayaan yang tepat. Ada beberapa model pencahayaan, Anda tinggal menyesuaikannya saja sesuai kebutuhan di rumah. Dengan desain produk kontemporer yang memiliki nilai seni, accent lighting bisa diterapkan. "Jadi, pencahayaan berfungsi sebagai aksen yang membuat sudut atau barang tertentu menjadi menonjol," kata Anna yang memiliki workshop di Bintaro ini. Pencahayaan model seperti ini dapat membimbing pengunjung rumah Anda untuk melihat suatu barang atau koleksi tertentu.
(sindo//tty)
Tak hanya dilihat dari fungsi, furnitur pun didesain sedemikian rupa untuk memenuhi selera Anda. Anda selaku penghuni rumah memiliki hak penuh untuk menentukan langgam interior apa yang sesuai dengan selera dan isi kantong.
Furnitur yang merupakan komponen primer dalam rumah Anda juga menjadi cerminan karakter dan identitas si penghuni. Untuk rumah yang dihuni para pasangan yang berjiwa muda, pemilihan warna dan bentuk yang unik pada furnitur sangat tepat menjadi komponen interior rumah. Desain unik dengan memasukkan unsur seni ikut menambah nilai istimewa pada ruangan.
"Furnitur memang dapat menjadi elemen utama dalam menentukan gaya desain yang dipilih dalam sebuah ruangan," kata desainer interior Anna Hape seperti dikutip dari situs desain miliknya, Annahape.com.
Furnitur yang bermain dengan warna dan bentuk sehingga menampilkan gaya kontemporer sangat sesuai jika diselaraskan dengan konsep interior modern.
"Lagi pula desain interior modern sekarang banyak paduannya, seperti simpel modern dan modern klasik," ujar desainer interior Putri Gobel.
Selain itu, furnitur bergaya kontemporer cenderung fleksibel dipadukan dengan berbagai gaya bangunan hunian. Karena itu, Anda tak perlu khawatir jika Anda memilih furnitur dengan bentuk yang unik disertai dengan permainan warna yang berani. Campuran "tabrak gaya" antara gaya klasik dan modern pun tak akan menghalangi nilai estetika.
Kontemporer yang arti sederhananya adalah masa kini, memang memiliki berbagai bentuk yang variatif dengan penggunaan bahan-bahan alternatif yang beragam. Kayu memiliki banyak "kawan" pengganti pada furnitur kontemporer. Stainless steel, kaca, akrilik pada kerangkanya, sampai bahan kulit pada pelapis furniturnya.
Menurut Putri, salah satu faktor penting dalam interior memang faktor warna karena mampu menciptakan suasana dan karakteristik tersendiri pada sebuah bangunan. Di samping itu, warna pada furnitur kontemporer yang cerah memiliki banyak keunggulan dari segi interior. Warna cerah menyita perhatian mata sehingga dapat menjadi aksen sebuah ruang.
Selain furnitur tersebut memang memiliki fungsinya sendiri. "Pilihlah warna yang menciptakan harmoni dengan keseluruhan, warna furnitur, lantai, atau karpet," saran Anna, alumnus Universitas Atma Jaya, Yogyakarta.
Agar warna furnitur yang fancy tampak selaras dengan warna interior sekitarnya, warna pada dinding perlu diperhatikan. Tak perlu memakai warna putih hanya karena ingin ruangan tampak "aman".
Warna putih yang terkesan kaku dan basic bisa diganti dengan warna-warna lembut (soft). "Tak harus warna netral, warna soft seperti biru muda yang dicat monoton juga bisa," ujar Putri.
Dicat monoton yang dimaksud Putri adalah dinding dilapisi cat tanpa ada penambahan motif, cukup polos saja. Atau hanya ada satu dinding yang diekspos. Hal ini karena furnitur yang diletakkan di dalam ruangan sudah berdesain "ramai". Maka, harus diimbangi dengan cat dinding atau plafon berwarna yang polos.
Ruangan yang sudah tertata cantik harus ditambah dengan pencahayaan yang tepat. Ada beberapa model pencahayaan, Anda tinggal menyesuaikannya saja sesuai kebutuhan di rumah. Dengan desain produk kontemporer yang memiliki nilai seni, accent lighting bisa diterapkan. "Jadi, pencahayaan berfungsi sebagai aksen yang membuat sudut atau barang tertentu menjadi menonjol," kata Anna yang memiliki workshop di Bintaro ini. Pencahayaan model seperti ini dapat membimbing pengunjung rumah Anda untuk melihat suatu barang atau koleksi tertentu.
Baca Juga:
Konsultasi Lianny Hendranata
Energi Aura yang Sehat Berfungsi Melindungi
Saya ingin menanyakan soal keadaan pribadi saya. Sebagai dosen, saya selalu punya masalah setiap masuk tempat mengajar. Badan terasa tidak "enak" dan perasaan sangat tidak nyaman. Konsultasi Selengkapnya...BERITA LAINNYA
-
Jum'at, 29/08/2008 11:08
Gaya Etnik Furnitur Kayu -
Selasa, 26/08/2008 17:08
Superblok Sajikan One Stop Living -
Selasa, 26/08/2008 12:08
Rumah Berarsitektur Bali Cukup Diminati -
Senin, 25/08/2008 15:08
Mendesain Rumah Tahan Banjir -
Jum'at, 22/08/2008 11:08
Romantis dengan Lilin -
Kamis, 21/08/2008 13:08
Mendesain Tembok Dekoratif -
Senin, 18/08/2008 13:08
Naturalis dengan Unsur Batu Alam -
Jum'at, 15/08/2008 13:08
Mempercantik Ruang dengan Sofa
