Foto : Eko Purwanto/ Sindo
MAKAN bersama sambil lesehan,mendatangkan sensasi tersendiri. Apalagi bila ditemani suara gemercik air.
Salah satu tempat makan lesehan romantis yang bisa dikunjungi di waktu luang adalah DJS Kampoeng Aer yang terletak di Family Park Alam Sutera,Serpong. Setelah sibuk dengan segala macam rutinitas harian, tidak ada salahnya memanjakan diri bersama keluarga atau orang-orang terkasih dengan makan bersama sambil lesehan.
Sambil menunggu menu yang dipesan datang, para tamu akan dimanjakan dengan lantunan lagu-lagu bernuansa Sunda. Selain itu, pengunjung juga dimanjakan dengan suara gemericik air yang selalu mengalir dari pancuran-pancuran yang didesain khusus di dalam restoran ini. Interior DJS Kampoeng Aer berdesain tradisional dengan atap rumbia dan pembatas antara tempat lesehan dari anyaman bambu.
Hal itu menciptakan suasana pedesaan. Suasana semakin terasa alami pedesaan ketika pengunjung sambil duduk lesehan memandang ikan-ikan di dalam kolam yang berada di tengah restoran. "Selama ini jika ingin makan sambil lesehan, orang harus jauh-jauh pergi ke Bogor atau Puncak. Dengan lahan sekitar 3.000 meter persegi, kami bisa menghadirkan suasana alam pedesaan di restoran ini.
Tempatnya juga dekat dengan Jakarta," kata owner DJS Kampoeng Aer, Ericson. Selain memanjakan para pengujung yang datang dengan nuansa lesehan tradisional, restoran ini juga menyuguhkan aneka hidangan menggugah selera. Berbagai hidangan mulai masakan Sunda hingga aneka rasa steak bisa dipesan di tempat ini.
"Menu paling favorit di tempat ini, antara lain gurame goreng kipas, gurame bakar, karedok, cumi bakar, tahu isi, dan menu baru kami, gurame saus mangga juga banyak yang memesan," kata alumnus Nasional Hotel Institut Bandung ini. Sementara untuk mengetahui selera pasar, Ericson yang juga alumni perhotelan di Amerika ini mengaku sering kali mengadakan survei.
Selain survei harga, Ericson juga survei tentang berbagai menu yang paling digemari masyarakat. "Umumnya yang datang ke restoran kami adalah keluarga. Akhir minggu biasanya semua tempat penuh, bahkan bisa dua minggu inden untuk pemesanan tempat duduk,"k ata pria berkulit kuning itu.
Keunikan menu yang ditawarkan di restoran yang berdiri 2004 lalu, menurut Ericson, adalah memiliki rasa yang benar-benar muncul dari bumbu asli. "Setiap kali restoran kami menyajikan menu, kami selalu ingin mempersembahkan rasa yang bisa benarbenar menendang lidah," sebutnya. (sindo//nsa)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com