Fashion
Passion ala Rusly Tjohnardi
Senin, 12 Mei 2008 - 19:43 wib
Chaerunnisa - Okezone
Foto : Fransiskus Simbolon/ Sindo
SETELAH menggelar presentasi koleksi pertamanya sebagai anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI) pada tahun lalu, kini Rusly Tjohnardi menggelar fashion show untuk desain terbarunya di tahun 2008-2009.
Peragaan busana bertema "Passion" terdiri atas koleksi gaun pesta, gaun malam serta busana pengantin. Rusly melakukan pergelaran ini untuk menunjukkan ciri khas rancangannya bersamaan dengan bridal exhibition yang dihelat di Hotel Ritz Carlton Jakarta dari tanggal 9 -11 Mei 2008 ini.
"Passion adalah kecintaan mendalam yang dirasakan saat berkarya dan mendandani setiap wanita, baik mereka yang saya kenal, juga yang tidak dikenal. Namun, semua saya cintai dan kagumi," kata Rusly saat konferensi pers sebelum peragaan busananya belum lama ini.
Menurut pria yang selalu mencintai gaya feminin itu, kekayaan detail-detail yang cantik tetap menjadi gaya khas di setiap rancangannya. Karena itu, passion yang dijadikan tema pergelarannya memang berlandaskan pada gairah Rusly. Gairah tersebut membuat pemilihan warna yang lebih berani, motif-motif yang ramai dan bahan banyak menghiasi koleksinya.
Bagi almamater Esmod Jakarta ini, setiap detak jantung dan denyut nadi didedikasikan kepada mode. Gerak dan kilau tekstil, lekuk rancangan, tekstur dan kerlap-kerlip perhiasan terlihat begitu indah di mata.
Setiap rancangan yang tercipta sesungguhnya benar-benar di luar jangkauan fantasi keindahan dan eleganisme. Karena itu, tak heran bila dari setiap koleksinya from top to toe selaras dengan keseluruhan tema yang diusung.
"Untuk hiasan yang dikenakan pada pergelaran kali ini didesain langsung oleh saya, tapi diproduksi oleh Helio Polis. Sementara untuk koleksi sepatu bekerja sama dengan Linda Chandra," ungkapnya.
Dengan mengeksplorasi dan menonjolkan setiap gaya dan teknik, pria yang memiliki bakat seni tertular dari kedua orang tuanya itu mencoba menggabungkan rasa dan keterampilan untuk mengubah semua tekstil menjadi sesuatu yang dapat dinikmati wanita.
"Sejak kecil saya sudah dikelilingi untaian busana dan kuas lukis karena ibu memiliki usaha modiste dan ahli kecantikan. Sedangkan, ayah terkadang melukis. Jadi, saya sudah akrab dengan dunia seni karena mereka menurunkan darah mode dan seni kepada saya," beber pria kelahiran Jakarta, 28 tahun silam ini.
Rusly begitu terpesona akan keindahan sifon, motif flora, detail, terkadang bling-bling, juga warna-warna menantang, potongan yang berkonstruksi, demikian pula pada gaya bervolume fancy atau melambai. Semua unsur tersebut yang dia coba masukkan dalam rancangannya.
"Khusus untuk pergelaran kali ini, saya mengeluarkan koleksi baru berwarna emas. Meskipun couture, tapi konsepnya bukan avant-garde seperti John Galliano," jelasnya.
Desainer yang namanya banyak dikenal di luar negeri itu menyenangi tampilan yang menarik perhatian tanpa terlihat berlebihan. Seperti juga dia mencintai gaya yang lembut, sederhana, tidak terduga, namun penuh daya tarik pesona.
Hal lain yang sangat menarik perhatiannya ialah bermain dengan elemen-elemen halus dan lembut, seperti manik-manik, bahan renda, butir kristal, sifon, taffeta, duchess, sutera, lame, dan gabardin. Sama menariknya saat dia mencampur warna dan motif dengan penuh energi.
Setiap gaun yang dirancang olehnya berdaya pakai dan berdaya jual sehingga karyanya bisa langsung dinikmati pemakainya. Sebab, Rusly ingin merayakan kecantikan pemakai yang memiliki perasaan bahagia dengan gaya sepantasnya dan berpakaian untuk menampilkan diri sesuai karakter personal.
Untuk itu, 60 rancangannya tampil dengan kaya variasi, mulai bergaya dramatis atau sederhana, bersiluet pendek atau panjang, di atas bahan polos atau bermotif dengan warna menantang atau lembut.
Wanita ideal yang tampil percaya diri, bahagia, cerdas, menghargai diri sendiri juga penuh kepuasan digambarkan Rusly dalam pergelaran yang terbagi menjadi lima babak itu.
Sebanyak 18 gaun lembut bertema "Sophisticated Softness" tampil dalam warna-warni pastel bernuansa permen, sorbet sampai warna bedak di atas sifon dan tile.
Rancangan sifon kaya motif bunga-bungaan dirancang cantik dalam 14 variasi gaun sifon nan melayang lembut dalam koleksinya yang bertajuk "Flying Floral".
Rancangan kaya energi dari enam gaun sutera, yaitu sutera Thai dan tafeta yang memancarkan warna kilau permata, seperti emerald, violet, ametis, rubi, juga warna anggur, tembakau, oranye sampai fuchsia dengan permainan aksen batu-batuan. Seluruh rancangannya itu diberi tema "Colors Me Beautiful".
Kilau warna metalik dan mineral terpancar dari sembilan gaun emas, perak, tembaga, turkois, emas kehijauan dan merah keemasan dengan dominasi bahan lame dan tekstil metalik yang bertajuk "Metallic, Minerals, Magnificent".
Pada penampilan akhir, diperagakan 13 gaun pengantin bertema "Wonderful White" yang merayakan keindahan warna putih, natural, ekru, beige di atas taffeta, duchess, sutera dan bahan renda menutup pergelaran.
Keseluruhan busana yang ditampilkan dalam rangkaian fashion show malam itu dapat diorder langsung di butik Rusly Tjohnardy. Khusus untuk busana ready to wear dipatok Rusly tak lebih dari Rp 5 juta. Tertarik? (nsa)
Baca Juga:
Konsultasi Taruna K Kusmayadi
Model Kebaya untuk Wisuda
Salam kenal Pak Taruna K Kusmayadi. Saya mohon bantuannya untuk memberikan nasihat membuat kebaya untuk wisuda. Konsultasi Selengkapnya...BERITA LAINNYA
-
Kamis, 17/07/2008 12:07
Perisai Tangguh Para Srikandi -
Selasa, 15/07/2008 22:07
Marilyn Monroe Rilis Koleksi Busana -
Senin, 14/07/2008 18:07
Sukses Alice Temperley di Ibiza -
Jum'at, 11/07/2008 18:07
Festival Mode Indonesia Dihelat Agustus