Kons. Erwin Hawawinata
Hiasan Rumah Pemanis Ruang Tamu
Senin, 12 Mei 2008 - 17:20 wib
BAPAK Erwin yang saya hormati. Senang berkenalan dengan Anda. Saat ini saya gemar mengoleksi pernak-pernik penghias ruangan. Baik yang saya dapatkan di pasar tradisional, sampai pasar modern. Bagaimana menata hiasan tersebut untuk dijadikan aksen di sebuah ruang tamu?
Saya kebetulan juga penggemar patung, yang berukuran mini dan tanggung. Hanya, patung tersebut kurang terawat (agak lumutan). Saya ingin tahu bagaimana cara merawat barang-barang dari bahan yang mudah lumutan. Terima kasih.
Nora Fusila, Jakarta
Jawaban:
Salam kenal juga untuk Nora. Pernak-pernik di ruangan kadang menjadi kendala apabila penempatan tidak disesuaikan atau tidak ada suatu tema dalam pengkoleksian. Biasanya untuk koleksi pernak-pernik yang berdimensi kecil, lebih baik dikumpulkan teratur dalam suatu lemari pajang (showcase), dengan alasan perawatan yang tidak terlalu sulit dan memudahkan kita untuk menyimpan koleksi-koleksi kesayangan kita.
Tapi apabila ingin dijadikan aksen untuk ruang tamu dan sebagainya, Anda bisa menempatkan pernak-pernik ini pada meja samping (side table) atau pada coffee table, tentunya dengan tema warna yang seragam.
Sedangkan untuk patung dengan ukuran mini sampai tanggung, saya mengusulkan lebih baik dibuatkan dudukan (stand), agar patung tersebut tampak lebih bagus dan terkesan eksklusif.
Untuk perawatan, Ibu Nora bisa mendapatkan bahan-bahan kimia di gerai perlengkapan rumah, baik yang berbahan dasar kayu, batu dan sebagainya. Karena bahan kimia tersebut mengandung zat yang menghambat tumbuhnya lumut, Namur, dan serangga di patung kesayangan Ibu Nora. Sekian saran dari saya, selamat mencoba.
Salam
Erwin Hawawinata
General Manager dan Chief Designer Da Vinci Indonesia
(//tty)
Saya kebetulan juga penggemar patung, yang berukuran mini dan tanggung. Hanya, patung tersebut kurang terawat (agak lumutan). Saya ingin tahu bagaimana cara merawat barang-barang dari bahan yang mudah lumutan. Terima kasih.
Nora Fusila, Jakarta
Jawaban:
Salam kenal juga untuk Nora. Pernak-pernik di ruangan kadang menjadi kendala apabila penempatan tidak disesuaikan atau tidak ada suatu tema dalam pengkoleksian. Biasanya untuk koleksi pernak-pernik yang berdimensi kecil, lebih baik dikumpulkan teratur dalam suatu lemari pajang (showcase), dengan alasan perawatan yang tidak terlalu sulit dan memudahkan kita untuk menyimpan koleksi-koleksi kesayangan kita.
Tapi apabila ingin dijadikan aksen untuk ruang tamu dan sebagainya, Anda bisa menempatkan pernak-pernik ini pada meja samping (side table) atau pada coffee table, tentunya dengan tema warna yang seragam.
Sedangkan untuk patung dengan ukuran mini sampai tanggung, saya mengusulkan lebih baik dibuatkan dudukan (stand), agar patung tersebut tampak lebih bagus dan terkesan eksklusif.
Untuk perawatan, Ibu Nora bisa mendapatkan bahan-bahan kimia di gerai perlengkapan rumah, baik yang berbahan dasar kayu, batu dan sebagainya. Karena bahan kimia tersebut mengandung zat yang menghambat tumbuhnya lumut, Namur, dan serangga di patung kesayangan Ibu Nora. Sekian saran dari saya, selamat mencoba.
Salam
Erwin Hawawinata
General Manager dan Chief Designer Da Vinci Indonesia
Baca Juga:
Konsultasi Dr. Deby Susanti Vinski
Kontrasepsi Suntik Bikin Bobot Tubuh Naik
Perkenalkan saya Sally Ride,23, karyawan swasta. Saya mempunyai berat badan 50 kg dan tinggi badan 156 cm. Adakah cara ampuh menurunkan berat badan? Konsultasi Selengkapnya...BERITA LAINNYA
-
Senin, 07/07/2008 13:07
Tips Merawat Karpet -
Sabtu, 28/06/2008 16:06
Kiat Jitu Merenovasi Rumah -
Senin, 23/06/2008 16:06
Cara Pintar Menata Ruangan Kerja -
Sabtu, 14/06/2008 15:06
Kanopi untuk Rumah Minimalis -
Jum'at, 06/06/2008 12:06
Memilih Warna Cat Kamar Tidur Utama