Kesehatan
Melompat dan Melantai untuk Bakar Kalori
Minggu, 18 Mei 2008 - 10:18 wib
Foto: Corbis
PRINSIP body combat menekankan pembakaran kalori tubuh. Jumlahnya cukup besar, sekitar 700-800 kalori tiap latihan selama 50 menit hingga satu jam. Ini setara dengan bermain sepak bola dalam waktu yang sama.
Karena intensitas gerakan yang sangat tinggi dalam melatih otot-otot di tubuh, Fathur menyebut body combat amatlah efektif untuk menguruskan badan. Baik untuk pria maupun wanita.
Apalagi dalam olahraga ini juga dikenal gerakan melompat dan grounding (melantai). Dengan paduan dua gerakan tersebut, pembakaran kalori pun akan lebih cepat.
Intensitas melompat bisa tiga kali lipat dibandingkan melantai. "Namun, semua masih tergantung dari kesungguhan dan ketepatan masing-masing member saat latihan," sebut Fathur yang menyarankan mengikuti diet sehat sekaligus berlatih body combat teratur.
Seberapa sering? "Dua atau tiga kali seminggu sudah cukup," ungkapnya. Di sela latihan, disarankan untuk istirahat atau berolahraga ringan demi merenggangkan dan melemaskan otot. Agar terlihat optimal, member harus memakai trainer atau instruktur yang bisa memantau setiap gerakan. Jadi, tidak asal gerak dan goyang semata.
Gerakan apa yang paling susah? Menurut Fathur, biasanya gerakan-gerakan Capoeira, meloncat dan jump knee yang paling susah diikuti. "Peserta pemula bisa langsung masuk kelas advance dengan syarat memberi tahu instruktur terlebih dulu. Dia akan mendapat bimbingan dalam ketepatan gerakan agar tidak cedera," paparnya.
Untuk menjaga kualitas trainer, pihak Gold's Gym mengadakan evaluasi trainer sebulan sekali. "Mereka akan latihan bersama dan dinilai oleh koordinator terkait ketepatan gerakan, kesesuaian gerakan dengan musik, audiensi dengan member, dan lain-lainnya," sebut Ine Roslenie, Marketing Communication Supervisor Golds Gym.
(sindo//tty)
Karena intensitas gerakan yang sangat tinggi dalam melatih otot-otot di tubuh, Fathur menyebut body combat amatlah efektif untuk menguruskan badan. Baik untuk pria maupun wanita.
Apalagi dalam olahraga ini juga dikenal gerakan melompat dan grounding (melantai). Dengan paduan dua gerakan tersebut, pembakaran kalori pun akan lebih cepat.
Intensitas melompat bisa tiga kali lipat dibandingkan melantai. "Namun, semua masih tergantung dari kesungguhan dan ketepatan masing-masing member saat latihan," sebut Fathur yang menyarankan mengikuti diet sehat sekaligus berlatih body combat teratur.
Seberapa sering? "Dua atau tiga kali seminggu sudah cukup," ungkapnya. Di sela latihan, disarankan untuk istirahat atau berolahraga ringan demi merenggangkan dan melemaskan otot. Agar terlihat optimal, member harus memakai trainer atau instruktur yang bisa memantau setiap gerakan. Jadi, tidak asal gerak dan goyang semata.
Gerakan apa yang paling susah? Menurut Fathur, biasanya gerakan-gerakan Capoeira, meloncat dan jump knee yang paling susah diikuti. "Peserta pemula bisa langsung masuk kelas advance dengan syarat memberi tahu instruktur terlebih dulu. Dia akan mendapat bimbingan dalam ketepatan gerakan agar tidak cedera," paparnya.
Untuk menjaga kualitas trainer, pihak Gold's Gym mengadakan evaluasi trainer sebulan sekali. "Mereka akan latihan bersama dan dinilai oleh koordinator terkait ketepatan gerakan, kesesuaian gerakan dengan musik, audiensi dengan member, dan lain-lainnya," sebut Ine Roslenie, Marketing Communication Supervisor Golds Gym.
Baca Juga:
Konsultasi Rudy Hadisuwarno
Tampil Keren di Kantor dengan Rambut Ikal
Mas Rudy Hadisuwarno, perkenalkan saya Mahell Sozu, 21, dan sudah bekerja. Setiap kali saya berangkat ke kantor, saya selalu kesulitan menata rambut. Adakah solusi? Konsultasi Selengkapnya...BERITA LAINNYA
-
Sabtu, 19/07/2008 13:07
Kapan Memulai Terapi Sulih Hormon? -
Sabtu, 19/07/2008 11:07
Terapi Hormon Atasi Gangguan Menopause -
Sabtu, 19/07/2008 11:07
Tofu Kaya Fitoestrogen -
Jum'at, 18/07/2008 11:07
Terpajan Pestisida, Rentan Keguguran -
Kamis, 17/07/2008 14:07
Menguak Gejala Kanker Paru-Paru -
Kamis, 17/07/2008 11:07
Diet bagi Penderita Jantung -
Rabu, 16/07/2008 10:07
Bijak Kelola Diabetes -
Selasa, 15/07/2008 15:07
Kiat Cepat Sikat Rasa Sakit Pascabersalin