Kons. Erwin Hawawinata
Kiat Jitu Merenovasi Rumah
Sabtu, 28 Juni 2008 - 16:54 wib
SALAM kenal Pak Erwin Hawawinata, perkenalkan Dania. Rumah saya tipe 30/72, dengan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dapur, dan ruang tamu. Ada kelebihan tanah 3,5 meter ke belakang. Saya mau renovasi rumah dan ingin menambah satu kamar tidur lagi.
Kira-kira bagaimana penempatan (denah) kamar yang cocok untuk rumah mungil saya? Apakah cocok jika tiga kamar tidur letaknya berderet? Untuk dapur dan kamar mandi bagusnya di sebelah mana, karena sekarang pintu kamar mandi saya arahnya ke ruang tamu rasanya kurang bagus untuk dilihat?
Cat warna apa yang cocok untuk keseluruhan rumah agar rumah saya bisa terlihat lebih luas dan juga untuk eksterior cat warna apa yang cocok agar terkesan minimalis dan ramah lingkungan? Atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih.
Dania - Batam
umi dhaniaty [btm_dania@yahoo.co.id]
Jawaban:
Salam kenal juga untuk Ibu Dania. Memang tidak mudah untuk menyiasati rumah dengan luasan terbatas, untuk itu dibutuhkan trik-trik khusus. Berbagai macam cara bisa dilakukan, tapi saya akan memberi sedikit tips yang selalu berhasil untuk menyiasati problem hunian seperti yang dialami Ibu Dania.
Bila Ibu Dania memang benar-benar membutuhkan tambahan ruang tidur, tidak ada salahnya untuk membuat satu ruangan tambahan. Tetapi apabila ruangan tersebut hanya untuk cadangan, saya usulkan jangan dibuat fungsi permanen sebagai ruang tidur karena fungsinya tidak akan fleksibel. Mungkin Anda bisa menyiasati fungsi ruang tersebut dengan menempatkan sofa bed, yang berfungsi sebagai ranjang dan apabila tidak digunakan, ruang tersebut bisa juga digunakan sebagai ruang lainnya, misalnya; ruang baca (library), home theatre, atau fungsi lainnya.
Memperluas bangunan dan menyekatnya dengan ruangan tidak akan menyelesaikan dan akan membuat kesan rumah Anda menjadi besar, malah mungkin Anda akan kehilangan potensi sinar matahari yang menerangi hunian Anda.
Untuk pintu kamar mandi yang menghadap ruang keluarga, sebenarnya tidak ada masalah, sejauh pintu tersebut selalu tertutup dan sirkulasi udara di kamar mandi tersebut baik (terdapat exhaust fan). Saya biasanya menyiasati dengan mempercantik desain kamar mandi tersebut, sehingga apabila pintu terbuka, kita dapat "memamerkan" keunikan kamar mandi kita.
Ada cara lain yaitu dengan menghias pintu kamar mandi. Saya biasanya menggantungkan lukisan kecil untuk mempercantik tampilan si pintu tersebut, tetapi bukan tulisan toilet ataupun gambar closet. Hal ini akan membuat pintu tersebut menjadi suatu bagian yang direncanakan dalam desain ruang Anda.
Untuk menyiasati ruangan Anda supaya terlihat luas, Anda dapat menggunakan cermin ukuran besar atau floor mirror, yang akan memberi kesan terdapat ruang dalam ruang. Disarankan Anda jangan gunakan warna gelap pada dinding karena akan memperjelas jarak dan kesan ruang yang kecil.
Satu hal yang paling penting, Anda jangan menggunakan furnitur yang berukuran terlalu besar, jangan memilih sofa dengan backrest atau sandaran yang terlalu tinggi, tetapi Anda harus bisa memanipulasi skala untuk furnitur dan ruangan Anda.
Sekian saran dari saya, semoga dapat membantu Ibu Dania.
Salam
Erwin Hawawinata
General Manager dan Chief Designer Da Vinci Indonesia
(//tty)
Kira-kira bagaimana penempatan (denah) kamar yang cocok untuk rumah mungil saya? Apakah cocok jika tiga kamar tidur letaknya berderet? Untuk dapur dan kamar mandi bagusnya di sebelah mana, karena sekarang pintu kamar mandi saya arahnya ke ruang tamu rasanya kurang bagus untuk dilihat?
Cat warna apa yang cocok untuk keseluruhan rumah agar rumah saya bisa terlihat lebih luas dan juga untuk eksterior cat warna apa yang cocok agar terkesan minimalis dan ramah lingkungan? Atas jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih.
Dania - Batam
umi dhaniaty [btm_dania@yahoo.co.id]
Jawaban:
Salam kenal juga untuk Ibu Dania. Memang tidak mudah untuk menyiasati rumah dengan luasan terbatas, untuk itu dibutuhkan trik-trik khusus. Berbagai macam cara bisa dilakukan, tapi saya akan memberi sedikit tips yang selalu berhasil untuk menyiasati problem hunian seperti yang dialami Ibu Dania.
Bila Ibu Dania memang benar-benar membutuhkan tambahan ruang tidur, tidak ada salahnya untuk membuat satu ruangan tambahan. Tetapi apabila ruangan tersebut hanya untuk cadangan, saya usulkan jangan dibuat fungsi permanen sebagai ruang tidur karena fungsinya tidak akan fleksibel. Mungkin Anda bisa menyiasati fungsi ruang tersebut dengan menempatkan sofa bed, yang berfungsi sebagai ranjang dan apabila tidak digunakan, ruang tersebut bisa juga digunakan sebagai ruang lainnya, misalnya; ruang baca (library), home theatre, atau fungsi lainnya.
Memperluas bangunan dan menyekatnya dengan ruangan tidak akan menyelesaikan dan akan membuat kesan rumah Anda menjadi besar, malah mungkin Anda akan kehilangan potensi sinar matahari yang menerangi hunian Anda.
Untuk pintu kamar mandi yang menghadap ruang keluarga, sebenarnya tidak ada masalah, sejauh pintu tersebut selalu tertutup dan sirkulasi udara di kamar mandi tersebut baik (terdapat exhaust fan). Saya biasanya menyiasati dengan mempercantik desain kamar mandi tersebut, sehingga apabila pintu terbuka, kita dapat "memamerkan" keunikan kamar mandi kita.
Ada cara lain yaitu dengan menghias pintu kamar mandi. Saya biasanya menggantungkan lukisan kecil untuk mempercantik tampilan si pintu tersebut, tetapi bukan tulisan toilet ataupun gambar closet. Hal ini akan membuat pintu tersebut menjadi suatu bagian yang direncanakan dalam desain ruang Anda.
Untuk menyiasati ruangan Anda supaya terlihat luas, Anda dapat menggunakan cermin ukuran besar atau floor mirror, yang akan memberi kesan terdapat ruang dalam ruang. Disarankan Anda jangan gunakan warna gelap pada dinding karena akan memperjelas jarak dan kesan ruang yang kecil.
Satu hal yang paling penting, Anda jangan menggunakan furnitur yang berukuran terlalu besar, jangan memilih sofa dengan backrest atau sandaran yang terlalu tinggi, tetapi Anda harus bisa memanipulasi skala untuk furnitur dan ruangan Anda.
Sekian saran dari saya, semoga dapat membantu Ibu Dania.
Salam
Erwin Hawawinata
General Manager dan Chief Designer Da Vinci Indonesia
Baca Juga:
Konsultasi Rudy Hadisuwarno
Tampil Keren di Kantor dengan Rambut Ikal
Mas Rudy Hadisuwarno, perkenalkan saya Mahell Sozu, 21, dan sudah bekerja. Setiap kali saya berangkat ke kantor, saya selalu kesulitan menata rambut. Adakah solusi? Konsultasi Selengkapnya...BERITA LAINNYA
-
Minggu, 27/07/2008 22:07
Resep Sukses Menjadi Arsitek Handal -
Senin, 07/07/2008 13:07
Tips Merawat Karpet -
Senin, 23/06/2008 16:06
Cara Pintar Menata Ruangan Kerja -
Sabtu, 14/06/2008 15:06
Kanopi untuk Rumah Minimalis
