Griya

Cermin Pemanis dan Peluas Ruangan

Jum'at, 4 Juli 2008 - 12:10 wib


Foto: Corbis
CERMIN memiliki fungsi beragam. Selain sebagai cermin diri, juga menjadi pemanis dan kamuflase ruangan. Benda pantul ini dapat mempermanis desain interior rumah.

Berbagai bentuk, ukuran, dan penyatuannya dengan pigura menjadi alasan orang memilih pernak-pernik cermin.

Cermin yang biasa digunakan untuk menunjang dekorasi ruang biasanya disebut cermin hias. Model dan ukuran serta pigura di sisi-sisinya beraneka ragam dan tentunya cantik. Dari mulai cermin bergaya klasik hingga minimalis modern. Ukuran dan ketebalannya pun banyak macamnya, tinggal bagaimana si pemilik cermin itu mengaplikasikannya dengan indah di ruangan.

"Model cermin sebaiknya disesuaikan dengan fungsinya yang ditujukan untuk apa. Jika untuk pemanis ruangan atau aksesori, harus disesuaikan dengan gaya rumah, luas rumah, dan motif furnitur ruangan sehingga kesan manis akan tercipta," kata Desainer Interior PT Adirona Nirmana Lestari, Arjon.

Penyesuaian model cermin dengan gaya ruangan, misalkan untuk ruangan bergaya minimalis, cermin yang sebaiknya dipilih adalah berbentuk kotak. Sementara itu, cermin berbentuk bulat dan oval lebih serasi ditempatkan di ruangan bergaya klasik.

Selain dengan gaya ruangan, model dan ukuran cermin juga perlu di-mix and match dengan furnitur ruangan semisal rak, meja, kursi, atau lemari. Menurut dia, jika furniturnya minimalis, cermin yang ditempel di dinding pun harus bergaya minimalis. Begitu juga furnitur bergaya klasik yang harus dipadukan dengan cermin bergaya serupa. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan keserasian antar-elemen interior.

Penyatuan ukuran cermin dan luas ruangan pun harus diperhatikan untuk memberikan efek yang pantas dan manis. "Harus proporsional. Jika ruangan luas, cerminnya juga berukuran besar. Namun, jika ruangan kecil,ukuran cermin hias pun harus kecil. Kalau terbalik atau dipaksakan, justru akan memberi efek yang tidak manis karena tidak seimbang," tutur Arjon.

Peletakan cermin di ruang yang lapang dan ruang sempit, dia menyebutkan, memberi pengaruh yang sangat berbeda. Jika cermin diletakkan di ruang luas, fungsinya lebih sebagai pengisi ruangan. Jika diletakkan di ruangan yang sempit, akan memberi kesan sempit tadi terlihat lebih lebar dan panjang.

Pengaplikasian cermin dengan furnitur lainnya juga bisa dilakukan. Arjon mencontohkan, aplikasi cermin di dalam lemari sebagai background lemari dapat memberi efek luas dalam lemari.

Selain itu, cermin hias juga bisa diletakkan di dinding yang langsung menghadap ke pintu masuk. Dengan begitu, ketika tamu atau pemilik rumah masuk, akan langsung melihat dirinya di dalam cermin.

Karena cermin merupakan benda yang mudah pecah, Arjon menyarankan, sebaiknya cermin yang dipilih untuk aksesori rumah adalah cermin yang memiliki ketebalan 5 milimeter (mm). "Yang ada di pasaran saat ini tebalnya antara 3-5 mm. Namun, cermin 3 mm lebih mudah retak. Karena itu, idealnya menggunakan cermin 5 mm," sarannya.

Noviani, ibu rumah tangga yang tinggal di Jakarta, mengaku memilih memasang cermin berukuran besar pada salah satu sisi dinding di ruang tamunya yang sempit untuk menciptakan kesan luas.
(sindo//tty)

Baca Juga:

Konsultasi Rudy Hadisuwarno

Konsultasi Rudy Hadisuwarno

Solusi untuk Rambut Megar & Kering

Mas Rudy, saya Febbe (26), seorang karyawati di perusahaan swasta. Rambut saya itu megar dan kering, makanya saya selalu menguncirnya karena kalau dilepaskan pasti kembang sehingga saya merasa terganggu.
Konsultasi Selengkapnya...

BERITA LAINNYA

index»