Griya

Taman Minimalis yang Harmonis

Sabtu, 5 Juli 2008 - 16:05 wib


Foto: Corbis
KESELARASAN bisa berarti indah. Begitu pun bila diterapkan dalam hunian. Misalnya, dengan menyatukan konsep rumah minimalis dengan taman yang juga minimalis.

Penyatuan rumah dengan taman minimalis diyakini akan lebih memberi kesan harmonis dalam konsep arsitektur minimalis. Rumah minimalis memiliki bangunan yang simpel, sedikit ornamen, dan lebih menekankan pada fungsi ruang. Karena itu, taman yang diciptakan untuk menemani konsep rumah yang sedang digandrungi ini sebaiknya juga ditata secara minimalis. Tanaman atau ornamen yang diletakkan dalam taman minimalis pun harus dipilah-pilih sesuai ciri konsep minimalis.

Arinda Nesa, pemilik taman yang berdomisili di Jakarta Selatan, mengatakan taman di rumahnya berkonsep minimalis. Awalnya berkonsep serupa dengan material lunak (softscape) terbatas, seperti rumput hijau dan tanaman alang-alangan. Namun, karena Arinda menyukai berbagai jenis bunga, akhirnya taman minimalis milik ibu muda ini disulap menjadi taman tropis dengan menghadirkan segala macam bunga dengan warna-warni yang mencolok.

Walaupun Arinda sadar konsep bangunannya menjadi sedikit kabur karena efek taman tropis itu, dia tidak terlalu mempermasalahkannya. "Memang jadi tidak nyambung antara bangunan dan taman. Tapi, saya menyukai taman seperti ini (dengan bunga beraneka jenis dan warna)," katanya.

Menurut arsitek dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Immanuel Purba, lebih baik taman yang dibangun untuk rumah minimalis disesuaikan dengan konsep rumahnya agar kesan keseluruhan bangunan lebih kuat dan kental karakter minimalisnya. Jika rumah minimalis dipadukan dengan taman non-minimalis, seperti dengan taman Mediteranian atau tropis, justru bakal mengaburkan konsep bangunan rumah itu sendiri.

Hal ini, Purba menyebutkan, sering dilakukan orang atau pemilik rumah lantaran ingin mengikuti tren. Misalkan, rumah memiliki konsep minimalis, tapi karena taman tropis sedang tren, si empunya rumah lantas mengubah konsep taman yang sudah serasi dengan huniannya dengan cara mengikuti gaya taman tetangga atau saudara.

"Padahal, kalau antara bangunan rumah dan taman memiliki konsep yang sama, akan saling menguatkan. Taman minimalis akan lebih menguatkan konsep bangunan minimalis. Kalau dicampur-campur atau dikombinasikan dengan konsep yang tidak sepadan, kesan yang ditampilkan pun tidak akan maksimal," bebernya.

Sama seperti mendekor bangunan minimalis, mendekor taman minimalis juga tidak begitu sulit. Dalam konsep minimalis ini, kesederhanaan memang menonjol. Namun, kesederhanaan yang ditampilkan adalah yang modern dan elegan. Material keras (hardscape) atau material lunak (softscape) pun dihadirkan ala kadarnya, tidak berlebihan dalam jumlah maupun jenis.

Biasanya,taman minimalis hanya menghadirkan tanaman dalam jenis yang terbatas. Minimal hanya satu jenis dan maksimal sekitar tiga jenis tanaman. Tanamannya pun cenderung yang sederhana dan tidak terlalu mencolok. Kendati demikian, karakter tanaman yang dipilih harus yang kuat menonjolkan kesan minimalis. Misalnya, rumput-rumput yang datar, tanaman perdu yang kecil, tanaman jenis alang-alangan yang lurus, atau tanaman berbunga mungil.

"Jangan pilih tanaman yang rimbun karena tanaman tersebut lebih cocok mengisi taman tropis. Begitu juga hindari peletakan tanaman yang banyak kelok atau lengkungannya karena jenis tanaman itu biasanya pengisi taman Mediteranian," ungkapnya. Warna bunga yang dipilih sebaiknya satu warna atau satu kelompok. Misalnya warna putih atau kuning yang merefleksikan kesan si minimalis.

Jika halaman Anda cukup luas, bisa menghadirkan kolam ikan yang tidak terlalu dalam di salah satu sudut taman. Kehadirannya dimaksudkan untuk memberi kesan segar dan dinamis dari air dan ikan, yang berpadu dengan keasrian tanaman untuk meminimalisasi kesan kaku pada bangunan rumah minimalis tersebut.

Ornamen lampu taman juga bisa turut mempercantik taman minimalis Anda. Namun, Purba menyarankan, ornamen lampu jangan terlalu ditampilkan secara mencolok. Misalnya dengan meletakkan atau menempelkannya di pagar rumah. "Lampu jangan berdiri sendiri. Sebaiknya harus menyatu dengan ornamen atau bidang lain. Pencahayaannya pun jangan terlampau terang, cukup memberikan efek pantulan saja," sarannya.
(sindo//tty)

Baca Juga:

Konsultasi Taruna K Kusmayadi

Konsultasi Taruna K Kusmayadi

Kebaya Modern untuk Pesta Pertunangan

Salam kenal Mas Taruna K Kusmayadi, saya akan bertunangan Agustus 2008. Di acara tersebut saya ingin memakai kebaya muslimah yang berkesan modern. Konsultasi Selengkapnya...

BERITA LAINNYA

index»