Food & Resto
Santap Seafood Tak Harus Mahal
Minggu, 6 Juli 2008 - 14:23 wib
RESTORAN seafood kian menjamur, harganya pun semakin miring. Untuk menarik pengunjung, ada yang menawarkannya melalui permainan roda keberuntungan.
Makin banyak pilihan, harga pun semakin murah. Dulu, aneka hidangan laut alias seafood identik dengan eksklusivitas mengingat harganya yang mahal. Simak saja kepiting, cumi-cumi, dan udang yang membuat orang berkantong pas-pasan berpikir dua kali untuk membelinya.
Faktanya kini, ragam olahan seafood sudah lebih terjangkau. Orang dengan mudah menemuinya di restoran hingga warung tenda pinggir jalan. "Supaya harganya jatuh lebih murah, maka volume penjualan harus ditambah," ujar Manajer Operasional Woow Seafood Gunadi Dharmawan.
Selain penganekaragaman menu dan upaya menekan harga serendah mungkin, Woow Seafood yang berlokasi di lantai 5 WTC Mangga Dua, Jakarta, juga menerapkan beberapa konsep unik untuk menarik pengunjung. Misalnya melalui promosi makan seafood hanya seharga Rp100.
"Caranya, pengunjung harus bermain di papan wheel of woow atau roda keberuntungan. Jika dalam empat kali putaran selalu berhenti di tulisan 'woow', maka dia cukup membayar Rp100 untuk semua makanan yang telah dimakannya," ungkap Gunadi. Bagi yang berulang tahun, restoran yang baru berumur empat bulan itu juga memberi tawaran diskon sesuai usia yang berulang tahun.
"Tapi, jangan lupa booking tempat dulu," ujar Gunadi. Keunikan lainnya, setiap pelayan restoran diberi gelar marga "woow" pada nama belakangnya. Misalkan Andi Woow atau Santi Woow. Demikian halnya satuan mata uang dihitung dalam woow, yang berarti dikalikan seribu.
Beralih pada menu, sesuai konsep restoran seafood, maka Woow menghadirkan mayoritas hidangan laut berbahan ikan, kepiting, cumi, kerang, udang, hingga ubur-ubur berlumur saus buah plum. Dua menu favorit dari jenis kepiting adalah kepiting bumbu rujak yang segar dengan siraman kuah kental bercampur potongan sayuran tumis, serta kepiting asap jumbo yang gurih dan berdaging tebal. Beberapa kepiting juga didatangkan dari Tarakan, Kalimantan Timur.
"Dengan membayar Rp5.000, pengunjung juga bisa mengambil aneka lalapan plus sambal sepuasnya. Ada empat macam sambal yang tersedia, yaitu sambal terasi, sambal mangga muda, sambal kecap, dan sambal manado," sebut Gunadi. Untuk sayuran, menu tumis kangkung lombok cukup spesial karena bahan mentah kangkung langsung didatangkan dari Lombok. Teksturnya lebih segar dan kriuk. Sementara dari jenis minuman, kelapa muda asal Bangkok layak dicoba. (sindo//mbs)
Baca Juga:
Konsultasi Dr. Deby Susanti Vinski
Cara Mengetahui Berat Badan Ideal
Halo Mbak Deby yang cantik, aku Euis (26), berat badan 43 kilogram, tinggi badan (TB) 155 sentimeter. Aku mau bertanya mengenai badan yang proporsional itu seperti apa ya Mbak? Konsultasi Selengkapnya...BERITA LAINNYA
-
Senin, 06/10/2008 15:10
Kesegaran Rujak Rasa Honje -
Minggu, 05/10/2008 13:10
Menu Bali di Ibu Kota -
Jum'at, 03/10/2008 16:10
Menu Spesial ala Rumahan -
Senin, 29/09/2008 14:09
Menu Komplet Nasi Minyak -
Minggu, 28/09/2008 14:09
Memasak di Atas Batu Vulkanik -
Sabtu, 27/09/2008 17:09
Mengembalikan Pamor Makanan Sunda -
Jum'at, 26/09/2008 16:09
Menu Serba Lontong Andalan Lebaran -
Kamis, 25/09/2008 17:09
Meracik Minuman Buka Puasa