Food & Resto
Pedas Segar Olahan Buntut
Senin, 7 Juli 2008 - 11:21 wib
PENCINTA makanan Barat akan semakin terpuaskan seleranya dengan kemunculan menu baru berbahan siput, daging sapi, dan buntut sapi.
Rasanya ada banyak sekali menu asal Eropa dan Amerika yang bisa ditemukan di Jakarta. Masing-masing memiliki cita rasa yang khas yang penggemar yang berbeda. Bagi pencinta kuliner, tentu tidak akan puas bila belum mencicipi menu terbaru yang disuguhkan di sebuah resto, lounge, ataupun kafe.
Belum lama ini, Jakarta kembali memiliki restoran baru bernama Oranye Concept Lounge. Menu yang disajikan tentu saja diklaim berbeda dari menu lain yang memiliki bahan dasar sama ataupun mirip.
Oranye Concept Lounge yang berlokasi di City Walk Sudirman, Jakarta Selatan, memiliki sedikitnya 70 daftar menu. Karena temanya fusion, maka menu ala internasionallah yang lebih banyak disajikan di sini. Salah satu menu andalan Oranye bernama buntut garang asam yang resepnya ditemukan oleh para pemilik resto sendiri, yang salah satunya adalah aktris Marcella Zalianty.
"Rasa kaldu yang sedikit pedas dinetralisasi dengan rasa tomat yang membuat segar, terhidang pada menu berkuah ini," ungkap Executive Chef Oranye Concept Lounge Prasetyo Joko Nugroho.
Ada lagi menu andalan lain bernama escargots et pomme de terrre. Sesuai namanya, menu yang berasal dari Prancis ini memiliki bahan utama siput, dipadu dengan kentang berbentuk dadu. "Siput yang ada pada menu ini adalah siput pilihan yang langsung diimpor dari Prancis. Rasanya pun berbeda, lebih enak," terang Chef Prasetyo.
Beef fajitas menjadi menu internasional lain yang layak dicoba. Tampilannya mirip dengan roti kebab asal Arab. Namun, menu yang ini berasal dari Amerika Latin. "Daging sapinya ada dalam balutan kulit terigu. Irisan daging sapinya diolah dengan saus teriyaki, sementara kentang goreng menjadi pelengkapnya," kata Prasetyo lagi.
Head of PR & Marketing Oranye Concept Lounge Hatifah Safitri atau akrab dipanggil Pipit menambahkan, ada yang unik di resto ini. Yakni dibolehkannya pengunjung resto membawa pulang wine yang belum sempat diteguk sampai habis. Atau pengunjung juga bisa menyimpan wine yang sudah dibelinya di Oranye, untuk dikonsumsi pada saat mereka datang kembali ke restoran yang memiliki segmen pasar para eksekutif muda Jakarta ini.
"Dengan memiliki beberapa fasilitas tambahan, yaitu live music dan hot spot area, kami akan membuat betah para pengunjung. Pelayanan di sini juga ramah," kata salah seorang pemilik Oranye, Reymund Levi, berpromosi.
(sindo//tty)
Rasanya ada banyak sekali menu asal Eropa dan Amerika yang bisa ditemukan di Jakarta. Masing-masing memiliki cita rasa yang khas yang penggemar yang berbeda. Bagi pencinta kuliner, tentu tidak akan puas bila belum mencicipi menu terbaru yang disuguhkan di sebuah resto, lounge, ataupun kafe.
Belum lama ini, Jakarta kembali memiliki restoran baru bernama Oranye Concept Lounge. Menu yang disajikan tentu saja diklaim berbeda dari menu lain yang memiliki bahan dasar sama ataupun mirip.
Oranye Concept Lounge yang berlokasi di City Walk Sudirman, Jakarta Selatan, memiliki sedikitnya 70 daftar menu. Karena temanya fusion, maka menu ala internasionallah yang lebih banyak disajikan di sini. Salah satu menu andalan Oranye bernama buntut garang asam yang resepnya ditemukan oleh para pemilik resto sendiri, yang salah satunya adalah aktris Marcella Zalianty.
"Rasa kaldu yang sedikit pedas dinetralisasi dengan rasa tomat yang membuat segar, terhidang pada menu berkuah ini," ungkap Executive Chef Oranye Concept Lounge Prasetyo Joko Nugroho.
Ada lagi menu andalan lain bernama escargots et pomme de terrre. Sesuai namanya, menu yang berasal dari Prancis ini memiliki bahan utama siput, dipadu dengan kentang berbentuk dadu. "Siput yang ada pada menu ini adalah siput pilihan yang langsung diimpor dari Prancis. Rasanya pun berbeda, lebih enak," terang Chef Prasetyo.
Beef fajitas menjadi menu internasional lain yang layak dicoba. Tampilannya mirip dengan roti kebab asal Arab. Namun, menu yang ini berasal dari Amerika Latin. "Daging sapinya ada dalam balutan kulit terigu. Irisan daging sapinya diolah dengan saus teriyaki, sementara kentang goreng menjadi pelengkapnya," kata Prasetyo lagi.
Head of PR & Marketing Oranye Concept Lounge Hatifah Safitri atau akrab dipanggil Pipit menambahkan, ada yang unik di resto ini. Yakni dibolehkannya pengunjung resto membawa pulang wine yang belum sempat diteguk sampai habis. Atau pengunjung juga bisa menyimpan wine yang sudah dibelinya di Oranye, untuk dikonsumsi pada saat mereka datang kembali ke restoran yang memiliki segmen pasar para eksekutif muda Jakarta ini.
"Dengan memiliki beberapa fasilitas tambahan, yaitu live music dan hot spot area, kami akan membuat betah para pengunjung. Pelayanan di sini juga ramah," kata salah seorang pemilik Oranye, Reymund Levi, berpromosi.
Baca Juga:
Konsultasi Taruna K Kusmayadi
Pakaian yang Cocok untuk Tubuh Overweight
Halo Mas Taruna, Saya Redha, mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri di Lampung. Saya ingin berkonsultasi tentang model dan cara berpakaian Saya.Konsultasi Selengkapnya...
BERITA LAINNYA
-
Senin, 06/10/2008 15:10
Kesegaran Rujak Rasa Honje -
Minggu, 05/10/2008 13:10
Menu Bali di Ibu Kota -
Jum'at, 03/10/2008 16:10
Menu Spesial ala Rumahan -
Senin, 29/09/2008 14:09
Menu Komplet Nasi Minyak -
Minggu, 28/09/2008 14:09
Memasak di Atas Batu Vulkanik -
Sabtu, 27/09/2008 17:09
Mengembalikan Pamor Makanan Sunda -
Jum'at, 26/09/2008 16:09
Menu Serba Lontong Andalan Lebaran -
Kamis, 25/09/2008 17:09
Meracik Minuman Buka Puasa