Griya
Kesan Mewah Marmer
Senin, 7 Juli 2008 - 10:35 wib
Foto: Corbis
MEMASANG material marmer pada lantai bisa jadi simbol kemewahan sebuah hunian. Kilau yang timbul dari susunan polanya yang unik benar-benar menggemaskan.
Namun, jangan lupa pada ungkapan "tak kenal maka tak sayang". Sebelum memilih menerapkannya pada hunian, mari kita pelajari lebih dalam tentang batu alam ini.
Marmer sebenarnya tak hanya bisa dijadikan sebagai material lantai. Aksen dinding, meja, sampai kursi juga banyak yang menggunakan batu alam yang merupakan metamorfosis dari batu kapur ini. Namun, seperti yang Anda tahu, lantai marmer lebih jadi favorit karena selain mewah, juga mampu menurunkan suhu ruangan. Bisa dijadikan alasan untuk hemat energi juga lho!
"Awalnya,marmer jadi barang mahal karena langka dan tergantung hasil alam. Sedangkan faktor lainnya adalah proses pembuatannya sendiri yang melewati pemotongan, pemilihan motif yang tergantung jenis sumber daya alamnya, dan finishing akhir pabrikan tersebut," jelas arsitek Windi Dharmawan.
Untuk pembeda, marmer yang mahal dan murah berasal dari sistem seleksi produsen. Pengelompokan berdasarkan kelas ini ditentukan dari pola yang diciptakan serta kelangkaan jenisnya. Walaupun marmer yang kita pakai merupakan hasil produksi dalam negeri, bukan berarti bisa murah.
Nah, mari kita mulai langkah aplikasi marmer pada rumah Anda. Dimulai dari tahap memilih, ada tiga hal yang patut diperhatikan. "Yang pertama ialah kandungan unsur materialnya harus seimbang. Biasanya produsen berani melakukan uji teknis terhadap produk tersebut," ujar Windi.
Langkah kedua dengan memperhatikan teksturnya. Marmer dengan tekstur natural lebih eksklusif dibandingkan hand made. Sedangkan langkah ketiga bisa dengan melihat keretakan yang ditimbulkan. Cara ini gampang, Anda hanya perlu melihat tampilan permukaannya, bisa kan?
Untuk pilihan marmer lokal, banyak yang sudah pantas dijadikan lantai Anda. Selain harga yang lebih murah dibandingkan marmer impor, buatan lokal juga cenderung lebih natural.
Marmer Lampung misalnya. Jenis ini punya warna dasar abu-abu mengkilap, urat berwarna putih dan abu-abu kehitaman. Tampilannya halus tanpa lubang, transparan, keras, dan merupakan jenis marmer kristalin. Kemudian marmer Ujung Pandang, warnanya krem agak putih (beige), urat berwarna putih dan merah muda, keras, juga mengkilap. Sedangkan marmer Tulungagung, warna dasar kremnya disertai urat berwarna merah serta bercak kecokelatan. Karakternya tidak jauh beda dengan buatan daerah lain, yaitu keras dan mengilap.
Berikutnya marmer asal Bandung. Warnanya sama dengan marmer Tulungagung, namun dia memiliki urat dasar kekuningan dan biru. Yang terakhir dari Poso. Marmer asal daerah Timur Indonesia ini sedikit unik dengan warna agak kehijauan selain yang kremnya. Urat berwarna putih serta merupakan marmer kristalin yang berkarakter getas. Jenis ini tidak terlalu banyak di pasaran.
(sindo//tty)
Namun, jangan lupa pada ungkapan "tak kenal maka tak sayang". Sebelum memilih menerapkannya pada hunian, mari kita pelajari lebih dalam tentang batu alam ini.
Marmer sebenarnya tak hanya bisa dijadikan sebagai material lantai. Aksen dinding, meja, sampai kursi juga banyak yang menggunakan batu alam yang merupakan metamorfosis dari batu kapur ini. Namun, seperti yang Anda tahu, lantai marmer lebih jadi favorit karena selain mewah, juga mampu menurunkan suhu ruangan. Bisa dijadikan alasan untuk hemat energi juga lho!
"Awalnya,marmer jadi barang mahal karena langka dan tergantung hasil alam. Sedangkan faktor lainnya adalah proses pembuatannya sendiri yang melewati pemotongan, pemilihan motif yang tergantung jenis sumber daya alamnya, dan finishing akhir pabrikan tersebut," jelas arsitek Windi Dharmawan.
Untuk pembeda, marmer yang mahal dan murah berasal dari sistem seleksi produsen. Pengelompokan berdasarkan kelas ini ditentukan dari pola yang diciptakan serta kelangkaan jenisnya. Walaupun marmer yang kita pakai merupakan hasil produksi dalam negeri, bukan berarti bisa murah.
Nah, mari kita mulai langkah aplikasi marmer pada rumah Anda. Dimulai dari tahap memilih, ada tiga hal yang patut diperhatikan. "Yang pertama ialah kandungan unsur materialnya harus seimbang. Biasanya produsen berani melakukan uji teknis terhadap produk tersebut," ujar Windi.
Langkah kedua dengan memperhatikan teksturnya. Marmer dengan tekstur natural lebih eksklusif dibandingkan hand made. Sedangkan langkah ketiga bisa dengan melihat keretakan yang ditimbulkan. Cara ini gampang, Anda hanya perlu melihat tampilan permukaannya, bisa kan?
Untuk pilihan marmer lokal, banyak yang sudah pantas dijadikan lantai Anda. Selain harga yang lebih murah dibandingkan marmer impor, buatan lokal juga cenderung lebih natural.
Marmer Lampung misalnya. Jenis ini punya warna dasar abu-abu mengkilap, urat berwarna putih dan abu-abu kehitaman. Tampilannya halus tanpa lubang, transparan, keras, dan merupakan jenis marmer kristalin. Kemudian marmer Ujung Pandang, warnanya krem agak putih (beige), urat berwarna putih dan merah muda, keras, juga mengkilap. Sedangkan marmer Tulungagung, warna dasar kremnya disertai urat berwarna merah serta bercak kecokelatan. Karakternya tidak jauh beda dengan buatan daerah lain, yaitu keras dan mengilap.
Berikutnya marmer asal Bandung. Warnanya sama dengan marmer Tulungagung, namun dia memiliki urat dasar kekuningan dan biru. Yang terakhir dari Poso. Marmer asal daerah Timur Indonesia ini sedikit unik dengan warna agak kehijauan selain yang kremnya. Urat berwarna putih serta merupakan marmer kristalin yang berkarakter getas. Jenis ini tidak terlalu banyak di pasaran.
Baca Juga:
Konsultasi dr Nugroho Setiawan, MS, SpAnd
Berhubungan Seks, Keluar Darah Cokelat
Saya laki-laki 25 tahun dan istri 24 tahun. Kami sudah menikah sekitar 4 tahun dan memiliki 1 orang putri. Saat ini saya bekerja di Jakarta sebagai programmer komputer, jadi hanya bisa menjumpai istri paling cepet dua minggu sekali. Konsultasi Selengkapnya...BERITA LAINNYA
-
Senin, 18/08/2008 13:08
Naturalis dengan Unsur Batu Alam -
Jum'at, 15/08/2008 13:08
Mempercantik Ruang dengan Sofa -
Rabu, 13/08/2008 15:08
Simple Life ala Rumah Studio -
Senin, 11/08/2008 15:08
Caport Cantik yang Multifungsi -
Sabtu, 09/08/2008 12:08
Menyulap Lantai Atap Menjadi Taman -
Jum'at, 08/08/2008 17:08
Ciptakan Hunian Natural dengan Parket -
Rabu, 06/08/2008 16:08
Personalitas Hunian dalam Warna -
Selasa, 05/08/2008 14:08
Tampilkan Suasana Berbeda dengan Cermin
