Food & Resto

Sentuhan Cita Rasa Tinggi

Kamis, 10 Juli 2008 - 15:44 wib

KEPIAWAIAN chef asli Guangzhou, China, menjadi jaminan untuk menjamu tamu. Pengunjung akan menikmati masakan serasa berselancar ke negeri China.

Bumbu boleh sama, namun taste berbeda. Istilah ini sangat dipegang teguh oleh pengelola Hotel Gumaya Tower Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya di Nobel Court Chinese Restaurant, aura negeri China sangat kental terasa.

Ketika menginjakkan kaki pertama kali, sambutan hangat waiter berbaju merah berkerah cheongsam menyalami pengunjung sekaligus menawarkan tempat duduk. Nuansa semakin memikat dengan desain ruangan bercorak Oriental serta lampion cantik bergelantungan. Tentu saja ini hanyalah salah satu cara untuk menggoda tamu.

Minuman khas China sebelum bersantap mulai dituangkan sesuai selera pengunjung seperti jasmine tea, japanese tea, atau chinese tea. Anda bebas memilih minuman yang dipercaya mampu melarutkan lemak ini menjadi teman bersantap.

Begitu membuka buku menu, serangkaian menu chinese cuisine yang berasal dari Cantonese, Hangchow, Hokkia, Hunan, Beijing, Szechuan, dan Hainan akan menggoda nafsu makan Anda. Dari keseluruhan menu yang ada, bao bao fan (steamed glutinous rice with eight treasure), deep fried prawn with thai sauce, sauteed minced beef with goose liver sauce, braised sea cucumber with fish maw in clay pot, masuk dalam daftar makanan yang paling laris dipesan.

"Menu-menu tersebut merupakan favorit pelanggan karena presentasi cantik dan unik sekaligus rasa yang berbeda. Tamu pun tidak segan untuk kembali lagi," sebut Director of Sales & Marketing Hotel Gumaya Tower Semarang Erny Kusmastuti.

Untuk menjamin rasa, restoran ini diperkuat lima chef dari Guangzhou dengan keahliannya masing-masing. Seperti chef yang mahir membuat dimsum akan menguasai ranah dimsum. "Chef akan membuat menu dimsum saja, tidak yang lain, sedangkan chef lainnya akan memasak menu sesuai kemahirannya," papar Erny.

Selain jaminan taste yang berbeda, kualitas bahan juga menjadi hal mutlak. Kombinasi bahan impor dan lokal melengkapi cita rasa sempurna. Belum cukup di situ untuk menikmati aura negeri China. Selama menikmati hidangan, permainan alat musik instrumental tiup tradisional khas China akan menemani Anda bersantap.
(sindo//tty)

Baca Juga:

Konsultasi Lianny Hendranata

Konsultasi Lianny Hendranata

Membersihkan Aura, Perlukah Keterampilan Khusus?

Salam kenal ibu Lianny Hendranata, saya ingin menanyakan apakah semua orang punya energi aura? Dan bagaimana dengan orang yang sudah meninggal, apakah masih memiliki energi aura? Konsultasi Selengkapnya...

BERITA LAINNYA

index»