Griya
Partisi, Bukan Sekadar Penyekat Ruangan
Senin, 14 Juli 2008 - 13:41 wib
Foto: Corbis
MENCIPTAKAN ruang baru, yang bukan merupakan ruang privat dalam hunian, tak perlu sampai merenovasi bangunan. Cukup hadirkan dinding pemisah.
Selain partisi yang banyak dijual di pasaran, furnitur juga bisa Anda manfaatkan untuk dijadikan pembatas ruang satu dengan ruang yang lain. Jika sewaktu-waktu Anda merasa bosan dengan konsep ruang tersebut atau menginginkan perubahan suasana -ingin diperluas atau dipersempit- bisa dilakukan dengan memindahkan partisi tersebut. Pasalnya, sifat pemisah antarruang itu moveable (tidak permanen), sehingga dapat dipindah-pindah ke mana saja.
Selain fungsinya sebagai pembatas ruang, partisi yang bentuknya semakin variatif ini pun bisa mempercantik ruangan. Beragam bentuk, ukuran, serta bahan beraneka ragam dijual di pasaran. Misalnya, ada yang berbentuk lipat, partisi yang tengahnya dibuat seperti jendela, partisi yang di bagian sisinya diletakkan tanaman, atau partisi yang bagian tengahnya diberi lubang untuk tempat foto ataupun vas bunga.
Untuk bentuk, Anda dapat memilihnya sesuai selera atau suasana yang ingin ditampilkan. Jika ingin suasana yang ramai dan kekeluargaan, Anda bisa memilih partisi berlubang di bagian tengah untuk memajang foto keluarga.
Namun, jika ingin menghadirkan kesan ruang yang simpel, sebaiknya Anda memilih partisi yang sederhana tanpa tambahan aksen.
Mengenai bahannya pun beraneka ragam. Ada yang terbuat dari kayu, rotan, gypsum, plastik, kaca, dan sebagainya. Namun, saat ini banyak orang menjatuhkan pilihannya pada partisi berbahan gypsum.
"Karena harganya yang relatif murah, partisi gypsum juga mudah dibongkar bila diperlukan. Namun, partisi gypsum memiliki kelemahan, yaitu kekuatan menahan lebih rendah daripada dinding bata," kata desainer interior Annahape dalam web-nya.
Difungsikan sebagai interior, kata Anna, partisi gypsum dapat dimanfaatkan untuk tempat memamerkan koleksi pribadi. Dengan penataan, desain yang tepat, serta lighting yang sesuai, partisi gypsum pun dapat menimbulkan kesan eksklusif dan wah.
Partisi biasanya diletakkan untuk membatasi ruang tamu dengan ruang keluarga, ruang keluarga dengan ruang kerja, atau ruang makan dengan ruang keluarga.
Misalnya, kata Anna, partisi gypsum yang dipakai untuk memisahkan ruang kerja dengan ruang keluarga.
Agar tidak menimbulkan kesan kaku dan fungsional seperti di sebuah kantor, di salah satu bagian partisi ketebalannya dibuat berbeda, sehingga tercipta sebuah ruang yang dapat dipakai untuk memamerkan koleksi kesayangan.
Project Desainer Interior dari Q Space Sissy Trimalaila menambahkan, untuk menciptakan ruangan yang luas, Anda boleh memilih partisi yang tidak masif atau menerawang.
Sementara, untuk pemilihan warna pada partisi yang bakal diterapkan, tidak ada keharusan khusus. Namun, akan lebih baik jika kombinasinya diperhatikan dengan furnitur pengisi ruang.
"Untuk pemilihan warna bisa disesuaikan dengan selera pemiliknya, warna yang disukai. Tipsnya, jangan pernah takut mengombinasikan warna. Kalau menyenangi warna biru, tidak harus melulu semua biru, bisa dikombinasikan dengan warna lain," ungkapnya.
Jika Anda ingin menampilkan kesan dramatis atau cantik pada partisi, selain bisa menambahkan aksesori, Anda juga bisa memasang lampu-lampu mungil berwarna- warni di tepian partisi. View partisi bakal menonjol dan ruangan akan makin seromantis jika hanya lampulampu partisi yang digunakan sebagai penerang dalam ruang tersebut.
Jika Anda ingin menyekat ruangan sekaligus memberi kesan cantik dalam ruang tersebut, pilih partisi yang cantik serta hiasi dengan foto atau aksesori lain agar fungsinya tidak sebatas sebagai penyekat, namun juga bisa menjadi bagian dari desain interior ruang yang cantik.
(sindo//tty)
Selain partisi yang banyak dijual di pasaran, furnitur juga bisa Anda manfaatkan untuk dijadikan pembatas ruang satu dengan ruang yang lain. Jika sewaktu-waktu Anda merasa bosan dengan konsep ruang tersebut atau menginginkan perubahan suasana -ingin diperluas atau dipersempit- bisa dilakukan dengan memindahkan partisi tersebut. Pasalnya, sifat pemisah antarruang itu moveable (tidak permanen), sehingga dapat dipindah-pindah ke mana saja.
Selain fungsinya sebagai pembatas ruang, partisi yang bentuknya semakin variatif ini pun bisa mempercantik ruangan. Beragam bentuk, ukuran, serta bahan beraneka ragam dijual di pasaran. Misalnya, ada yang berbentuk lipat, partisi yang tengahnya dibuat seperti jendela, partisi yang di bagian sisinya diletakkan tanaman, atau partisi yang bagian tengahnya diberi lubang untuk tempat foto ataupun vas bunga.
Untuk bentuk, Anda dapat memilihnya sesuai selera atau suasana yang ingin ditampilkan. Jika ingin suasana yang ramai dan kekeluargaan, Anda bisa memilih partisi berlubang di bagian tengah untuk memajang foto keluarga.
Namun, jika ingin menghadirkan kesan ruang yang simpel, sebaiknya Anda memilih partisi yang sederhana tanpa tambahan aksen.
Mengenai bahannya pun beraneka ragam. Ada yang terbuat dari kayu, rotan, gypsum, plastik, kaca, dan sebagainya. Namun, saat ini banyak orang menjatuhkan pilihannya pada partisi berbahan gypsum.
"Karena harganya yang relatif murah, partisi gypsum juga mudah dibongkar bila diperlukan. Namun, partisi gypsum memiliki kelemahan, yaitu kekuatan menahan lebih rendah daripada dinding bata," kata desainer interior Annahape dalam web-nya.
Difungsikan sebagai interior, kata Anna, partisi gypsum dapat dimanfaatkan untuk tempat memamerkan koleksi pribadi. Dengan penataan, desain yang tepat, serta lighting yang sesuai, partisi gypsum pun dapat menimbulkan kesan eksklusif dan wah.
Partisi biasanya diletakkan untuk membatasi ruang tamu dengan ruang keluarga, ruang keluarga dengan ruang kerja, atau ruang makan dengan ruang keluarga.
Misalnya, kata Anna, partisi gypsum yang dipakai untuk memisahkan ruang kerja dengan ruang keluarga.
Agar tidak menimbulkan kesan kaku dan fungsional seperti di sebuah kantor, di salah satu bagian partisi ketebalannya dibuat berbeda, sehingga tercipta sebuah ruang yang dapat dipakai untuk memamerkan koleksi kesayangan.
Project Desainer Interior dari Q Space Sissy Trimalaila menambahkan, untuk menciptakan ruangan yang luas, Anda boleh memilih partisi yang tidak masif atau menerawang.
Sementara, untuk pemilihan warna pada partisi yang bakal diterapkan, tidak ada keharusan khusus. Namun, akan lebih baik jika kombinasinya diperhatikan dengan furnitur pengisi ruang.
"Untuk pemilihan warna bisa disesuaikan dengan selera pemiliknya, warna yang disukai. Tipsnya, jangan pernah takut mengombinasikan warna. Kalau menyenangi warna biru, tidak harus melulu semua biru, bisa dikombinasikan dengan warna lain," ungkapnya.
Jika Anda ingin menampilkan kesan dramatis atau cantik pada partisi, selain bisa menambahkan aksesori, Anda juga bisa memasang lampu-lampu mungil berwarna- warni di tepian partisi. View partisi bakal menonjol dan ruangan akan makin seromantis jika hanya lampulampu partisi yang digunakan sebagai penerang dalam ruang tersebut.
Jika Anda ingin menyekat ruangan sekaligus memberi kesan cantik dalam ruang tersebut, pilih partisi yang cantik serta hiasi dengan foto atau aksesori lain agar fungsinya tidak sebatas sebagai penyekat, namun juga bisa menjadi bagian dari desain interior ruang yang cantik.
Baca Juga:
Konsultasi Taruna K Kusmayadi
Pakaian yang Cocok untuk Tubuh Overweight
Halo Mas Taruna, Saya Redha, mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri di Lampung. Saya ingin berkonsultasi tentang model dan cara berpakaian Saya.Konsultasi Selengkapnya...
BERITA LAINNYA
-
Selasa, 07/10/2008 09:10
Sentuhan Seni Interior dengan Tapestry -
Senin, 06/10/2008 08:10
Dominasi Hitam Putih nan Unik -
Minggu, 05/10/2008 15:10
Penataan Kamar Tidur Ideal -
Sabtu, 04/10/2008 12:10
Alih Fungsi Area Taman -
Jum'at, 03/10/2008 13:10
Cantik dengan Bantal Sofa -
Selasa, 30/09/2008 10:09
Kiat Cerdas Menata Open House Saat Lebaran -
Minggu, 28/09/2008 16:09
Percantik Hunian Saat Lebaran, Yuk! -
Sabtu, 27/09/2008 17:09
Menciptakan Teras yang Nyaman