Fashion
Perisai Tangguh Para Srikandi
Kamis, 17 Juli 2008 - 12:12 wib
Koleksi Gucci (Foto: ist)
PARA ksatria wanita masa lalu menginspirasi desainer untuk menghadirkan koleksi tangguh berdetail logam.
Inspirasi para srikandi itu dituangkan lewat rangkaian busana bergaya maskulin dengan struktur simpel. Tak ketinggalan metal embellishment, baik studded maupun disematkan dalam tatanan apik,yang semakin menegaskan kesan kuat dan tangguh.
Tengok saja koleksi besutan perancang India Manish Arora. Di catwalk Paris, berbekal fantasi dan tokoh kartun populer, Arora menghadirkan rangkaian koleksi menarik yang memancing decak kagum. Para modelnya mengenakan terusan yang dimodifikasi serupa jubah warlordess, ksatria wanita. Warna-warna logam menjadi pilihan utama, tetapi tak jarang palet ceria dihadirkan guna memberi kesan yang lebih segar.
Menambah citra tangguh, Arora pun menambahkan lukisan peperangan sebagai motif pada rok panjang,yang menjadi padanan blus berdetail tumpuk. Ornamen metal berupa koin logam tampil eksotis, sekaligus menegaskan nuansa vintage yang ingin ditampilkan.
Kesan serupa juga hadir di pertunjukan rumah mode asal Prancis, Lanvin. Di sini, Alber Elbaz, sang direktur kreatif, berekspresi dengan bebas lewat berbagai elemen. Dia mencampurkan gaya feminin dan maskulin sekaligus dalam citra androgyny yang kental.
Wanita-wanita Lanvin terlihat tangguh dalam balutan padanan blus dan celana panjang yang dilengkapi cape berdetail studded metal, lengkap dengan sarung tangan. Palet lembut yang dipadukan kontras bersama tone pekat, menjadikan kesan maskulin semakin terasa.
Sementara di panggung Burberry Prorsum, Christopher Bailey menghadirkan rangkaian mantel (coat) dan terusan dalam teknik tumpuk yang inovatif. Kesan tangguh diperlihatkannya melalui penggunaan warna-warna logam layaknya perunggu, tembaga, bahkan emas. Sisi eklektik tetap terpancar lewat motif-motif etnik yang diaplikasikan pada syal maupun aksesori lainnya. Adapun embellishment logam terlihat jelas melalui perhiasan yang dikenakan para model, seperti kalung panjang, gelang, juga clutch berdetail logam.
Gucci pun tidak ketinggalan mengadopsi embellishment tangguh para ksatria ini. Namun, dalam bentuk yang lebih samar. Logam hadir dalam bentuk aksesori, memberi paduan kontras di atas busana berwarna gelap. Lihat saja padanan kemeja, rok pendek, dan legging yang tampil gagah dengan ikat pinggang rantai dan hiasan lain yang disarikan dari outfit para pelaut.
Kendati juga mengusung citra maskulin dari embellishment logam, Angela Missoni tetap mampu menampilkan gaya feminin pada rancangannya. Gaun panjang berpotongan asimetris berpadu manis dengan ornamen metal yang tersusun secara apik sebagai detail utama. Demikian pula dari segi warna yang dihadirkan, Missoni memberikan kolaborasi tone yang tidak biasa. Biru, cokelat, dan perunggu ternyata menjadi kombinasi harmoni yang menjadikan koleksi desainer Italia ini semakin cantik.
Bila Missoni sukses menampilkan citra feminin, maka gaya manis embellishment logam dihadirkan label Blugirl. Sang desainer Anna Molinari sukses mencampurkan teknik bertumpuk khas outfit musim dingin dan gaya elegan cocktail dress. Membawa nuansa baru dengan taburan detail logam yang mengintip di bawah cape bertudung.
Alternatif lain, Molinari menghadirkan paduan khas wanita metropolis dalam kombinasi vest, kemeja, dan denim yang diperkaya sentuhan aksen logam di sanasini. Seperti halnya ikat pinggang, kalung rantai, detail pada vest, maupun cuff besar yang semakin mempermanis penampilan.
(sindo//tty)
Inspirasi para srikandi itu dituangkan lewat rangkaian busana bergaya maskulin dengan struktur simpel. Tak ketinggalan metal embellishment, baik studded maupun disematkan dalam tatanan apik,yang semakin menegaskan kesan kuat dan tangguh.
Tengok saja koleksi besutan perancang India Manish Arora. Di catwalk Paris, berbekal fantasi dan tokoh kartun populer, Arora menghadirkan rangkaian koleksi menarik yang memancing decak kagum. Para modelnya mengenakan terusan yang dimodifikasi serupa jubah warlordess, ksatria wanita. Warna-warna logam menjadi pilihan utama, tetapi tak jarang palet ceria dihadirkan guna memberi kesan yang lebih segar.
Menambah citra tangguh, Arora pun menambahkan lukisan peperangan sebagai motif pada rok panjang,yang menjadi padanan blus berdetail tumpuk. Ornamen metal berupa koin logam tampil eksotis, sekaligus menegaskan nuansa vintage yang ingin ditampilkan.
Kesan serupa juga hadir di pertunjukan rumah mode asal Prancis, Lanvin. Di sini, Alber Elbaz, sang direktur kreatif, berekspresi dengan bebas lewat berbagai elemen. Dia mencampurkan gaya feminin dan maskulin sekaligus dalam citra androgyny yang kental.
Wanita-wanita Lanvin terlihat tangguh dalam balutan padanan blus dan celana panjang yang dilengkapi cape berdetail studded metal, lengkap dengan sarung tangan. Palet lembut yang dipadukan kontras bersama tone pekat, menjadikan kesan maskulin semakin terasa.
Sementara di panggung Burberry Prorsum, Christopher Bailey menghadirkan rangkaian mantel (coat) dan terusan dalam teknik tumpuk yang inovatif. Kesan tangguh diperlihatkannya melalui penggunaan warna-warna logam layaknya perunggu, tembaga, bahkan emas. Sisi eklektik tetap terpancar lewat motif-motif etnik yang diaplikasikan pada syal maupun aksesori lainnya. Adapun embellishment logam terlihat jelas melalui perhiasan yang dikenakan para model, seperti kalung panjang, gelang, juga clutch berdetail logam.
Gucci pun tidak ketinggalan mengadopsi embellishment tangguh para ksatria ini. Namun, dalam bentuk yang lebih samar. Logam hadir dalam bentuk aksesori, memberi paduan kontras di atas busana berwarna gelap. Lihat saja padanan kemeja, rok pendek, dan legging yang tampil gagah dengan ikat pinggang rantai dan hiasan lain yang disarikan dari outfit para pelaut.
Kendati juga mengusung citra maskulin dari embellishment logam, Angela Missoni tetap mampu menampilkan gaya feminin pada rancangannya. Gaun panjang berpotongan asimetris berpadu manis dengan ornamen metal yang tersusun secara apik sebagai detail utama. Demikian pula dari segi warna yang dihadirkan, Missoni memberikan kolaborasi tone yang tidak biasa. Biru, cokelat, dan perunggu ternyata menjadi kombinasi harmoni yang menjadikan koleksi desainer Italia ini semakin cantik.
Bila Missoni sukses menampilkan citra feminin, maka gaya manis embellishment logam dihadirkan label Blugirl. Sang desainer Anna Molinari sukses mencampurkan teknik bertumpuk khas outfit musim dingin dan gaya elegan cocktail dress. Membawa nuansa baru dengan taburan detail logam yang mengintip di bawah cape bertudung.
Alternatif lain, Molinari menghadirkan paduan khas wanita metropolis dalam kombinasi vest, kemeja, dan denim yang diperkaya sentuhan aksen logam di sanasini. Seperti halnya ikat pinggang, kalung rantai, detail pada vest, maupun cuff besar yang semakin mempermanis penampilan.
Baca Juga:
Konsultasi Lianny Hendranata
Energi Aura yang Sehat Berfungsi Melindungi
Saya ingin menanyakan soal keadaan pribadi saya. Sebagai dosen, saya selalu punya masalah setiap masuk tempat mengajar. Badan terasa tidak "enak" dan perasaan sangat tidak nyaman. Konsultasi Selengkapnya...BERITA LAINNYA
-
Selasa, 19/08/2008 14:08
Poppy Dharsono, Selalu Ada Proses Kreatif -
Senin, 18/08/2008 00:08
30 Desainer Luncurkan Karya Masterpiece -
Kamis, 14/08/2008 17:08
Bisnis Fashion Dua Sosialita -
Senin, 11/08/2008 18:08
Topshop Ekspansi ke China
