Kesehatan
Diet bagi Penderita Jantung
Kamis, 17 Juli 2008 - 11:24 wib
Foto: Corbis
CARA sederhana mendapatkan tubuh sehat dan ideal tentu saja dengan mengatur asupan makanan ke dalam tubuh. Nah, asupan makanan ke dalam tubuh bisa diatur dengan diet. Bukan saja orang sehat atau orang yang memiliki berat badan berlebih saja yang harus melakukan diet, namun penderita penyakit jantung pun bisa berdiet agar jantung lebih kuat dan sehat.
Informasi berikut setidaknya bisa membuat penderita jantung sedikit bernapas lebih lega. Berdasarkan hasil penelitian yang dirilis oleh Monday's Archives of Internal Medicine, pilihan makanan yang tepat, mampu melindungi seseorang dari serangan jantung ataupun stroke. Tidak tanggung-tanggung penelitian tersebut melibatkan sekitar 88.000 responden dengan usia rata-rata 25 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan asumsi dua dari lima wanita Amerika berusia 50 tahun berisiko mengalami penyakit jantung dan stroke.
Berpijak dari pentingnya diet bagi penderita jantung, Ketua Peneliti Simmons College Teresa Fung menyarankan agar mulai berdiet sesegera mungkin. "Banyak orang berpikir tidak masalah dengan tekanan darah atau tidak perlu menjalani diet, padahal tanpa diet penderita jantung lebih sulit menjadi lebih baik," katanya.
Fung menambahkan, sekitar 15.000 perempuan yang mengikuti diet, terbukti mampu menurunkan tekanan darah. Selain diet dengan buah, sayur, dan biji-bijian, American Heart Association (AHA) merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi ikan minimal dua kali sepekan. Apalagi jika menderita penyakit jantung. AHA merekomendasikan agar diet dengan asam omega 3 yang cukup, bisa meringankan keluhan serangan jantung.
Banyak alasan mengapa mengonsumsi ikan juga makanan yang bersumber dari laut menjadi sangat penting. Itu karena ikan adalah sumber protein paling berkualitas, rendah lemak, dan kolesterol.
Diet yang bisa dilakukan oleh penderita jantung adalah Atkins Diet yang mengajarkan diet rendah karbohidrat pada interval waktu tertentu, diet rendah kalori, diet berdasarkan golongan darah atau food combining. Bagi penderita jantung bila sangat gemuk hanya diperlukan 1.500 kalori/hari, bila agak gemuk dibutuhkan 1.700 kalori/hari. Sedangkan jika berat badan normal, dibutuhkan hanya 2000 kalori/hari.
(sindo//tty)
Informasi berikut setidaknya bisa membuat penderita jantung sedikit bernapas lebih lega. Berdasarkan hasil penelitian yang dirilis oleh Monday's Archives of Internal Medicine, pilihan makanan yang tepat, mampu melindungi seseorang dari serangan jantung ataupun stroke. Tidak tanggung-tanggung penelitian tersebut melibatkan sekitar 88.000 responden dengan usia rata-rata 25 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan asumsi dua dari lima wanita Amerika berusia 50 tahun berisiko mengalami penyakit jantung dan stroke.
Berpijak dari pentingnya diet bagi penderita jantung, Ketua Peneliti Simmons College Teresa Fung menyarankan agar mulai berdiet sesegera mungkin. "Banyak orang berpikir tidak masalah dengan tekanan darah atau tidak perlu menjalani diet, padahal tanpa diet penderita jantung lebih sulit menjadi lebih baik," katanya.
Fung menambahkan, sekitar 15.000 perempuan yang mengikuti diet, terbukti mampu menurunkan tekanan darah. Selain diet dengan buah, sayur, dan biji-bijian, American Heart Association (AHA) merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi ikan minimal dua kali sepekan. Apalagi jika menderita penyakit jantung. AHA merekomendasikan agar diet dengan asam omega 3 yang cukup, bisa meringankan keluhan serangan jantung.
Banyak alasan mengapa mengonsumsi ikan juga makanan yang bersumber dari laut menjadi sangat penting. Itu karena ikan adalah sumber protein paling berkualitas, rendah lemak, dan kolesterol.
Diet yang bisa dilakukan oleh penderita jantung adalah Atkins Diet yang mengajarkan diet rendah karbohidrat pada interval waktu tertentu, diet rendah kalori, diet berdasarkan golongan darah atau food combining. Bagi penderita jantung bila sangat gemuk hanya diperlukan 1.500 kalori/hari, bila agak gemuk dibutuhkan 1.700 kalori/hari. Sedangkan jika berat badan normal, dibutuhkan hanya 2000 kalori/hari.
Baca Juga:
Konsultasi Wulan Tilaar
Merawat Wajah dengan Facial, Bolehkah?
Dear Mbak Wulan, saya cowok usia 27 tahun dengan kulit wajah normal dan tidak berjerawat. Apakah perlu bagi saya untuk facial ke salon?Konsultasi Selengkapnya...
BERITA LAINNYA
-
Selasa, 07/10/2008 13:10
Gizi Penting Ibu Hamil -
Selasa, 07/10/2008 09:10
Kelebihan Berat Badan Sering Sakit Kepala -
Senin, 06/10/2008 11:10
Demi Jantung, Kontrol Konsumsi Garam -
Senin, 06/10/2008 08:10
Jalan Kaki Cegah Kepikunan -
Minggu, 05/10/2008 15:10
Tip Menjaga Kualitas Sperma -
Minggu, 05/10/2008 11:10
BMI, Jaga Berat Badan Seimbang -
Sabtu, 04/10/2008 10:10
Sehat saat Perjalanan Jauh -
Selasa, 30/09/2008 16:09
Tip Atasi Jerawat