Trend
Penjualan Busana Lauren Conrad Merosot
Jum'at, 18 Juli 2008 - 17:59 wib
Dewi Arta - Okezone
Lauren Conrad (Foto: People)
MENJALANKAN profesi sebagai seorang desainer memang tidak mudah. Dia dituntut selalu kreatif untuk mengeluarkan karya baru yang mempunyai ciri khas. Namun ternyata ini tidak dilakukan aktris cantik yang menggeluti profesi sebagai perancang busana Lauren Conrad.
Menurut informasi terbaru yang dirangkum Femalefirst, Kamis (17/7/2008), penjualan koleksi busana Lauren Conrad di Amerika turun drastis setelah butik Kitson di Hollywood mengembalikan beberapa koleksi rancangannya. Kejadian tersebut memengaruhi keinginan Conrad untuk membuat koleksi baru, setelah peluncuran koleksi terakhir pada Februari lalu.
Pemilik Kitson Fraser Ross mengatakan, penjualan busana Lauren mengalami penurunan karena tidak ada upaya darinya untuk melakukan promosi terhadap koleksinya sendiri. "Sekarang penjualannya turun drastis, padahal awalnya sudah sangat bagus," kata Fraser kepada New York Magazine.
Fraser juga memberi pandangan kenapa banyak sekali label-label milik para selebriti mengalami kegagalan, karena mereka tidak melakukan promosi busana sebaik mungkin.
"Mereka perlu menyadari bahwa menjual baju itu tidak sama dengan menjual album, menjual film, atau menjual acara di televisi. Mereka harus terus melakukan promosi," tukas Fraser.
(tty)
Menurut informasi terbaru yang dirangkum Femalefirst, Kamis (17/7/2008), penjualan koleksi busana Lauren Conrad di Amerika turun drastis setelah butik Kitson di Hollywood mengembalikan beberapa koleksi rancangannya. Kejadian tersebut memengaruhi keinginan Conrad untuk membuat koleksi baru, setelah peluncuran koleksi terakhir pada Februari lalu.
Pemilik Kitson Fraser Ross mengatakan, penjualan busana Lauren mengalami penurunan karena tidak ada upaya darinya untuk melakukan promosi terhadap koleksinya sendiri. "Sekarang penjualannya turun drastis, padahal awalnya sudah sangat bagus," kata Fraser kepada New York Magazine.
Fraser juga memberi pandangan kenapa banyak sekali label-label milik para selebriti mengalami kegagalan, karena mereka tidak melakukan promosi busana sebaik mungkin.
"Mereka perlu menyadari bahwa menjual baju itu tidak sama dengan menjual album, menjual film, atau menjual acara di televisi. Mereka harus terus melakukan promosi," tukas Fraser.
Baca Juga:
Konsultasi Rudy Hadisuwarno
Tampil Keren di Kantor dengan Rambut Ikal
Mas Rudy Hadisuwarno, perkenalkan saya Mahell Sozu, 21, dan sudah bekerja. Setiap kali saya berangkat ke kantor, saya selalu kesulitan menata rambut. Adakah solusi? Konsultasi Selengkapnya...BERITA LAINNYA
-
Selasa, 19/08/2008 20:08
Lima Selebriti Jadi Ikon Vaseline -
Selasa, 19/08/2008 16:08
Trik Membunuh Rasa Bosan Hubungan Percintaan -
Selasa, 19/08/2008 10:08
Percantik Kuku dengan Teknik French Manicure -
Selasa, 19/08/2008 09:08
Memilih Perumahan yang Memiliki Nilai Investasi -
Minggu, 17/08/2008 13:08
Belajar Mandiri dengan Sekolah Kecantikan -
Minggu, 17/08/2008 12:08
Peluang Emas Industri Mode -
Jum'at, 15/08/2008 16:08
Levi's 501, Solusi Membentuk Pantat Sempurna -
Jum'at, 15/08/2008 13:08
Menguak Alasan Wanita Berselingkuh
