Food & Resto
Minuman Spesial Pencinta Cocktail
Sabtu, 19 Juli 2008 - 13:15 wib
KREATIVITAS tinggi para bartender dalam memadukan aneka minuman dan membuat cocktail, tidak saja menggugah selera, juga cantik dari segi penyajian.
Para penggemar minuman beralkohol tentu sudah tidak asing lagi dengan nama cocktail. Selain rasanya yang sangat bervariasi, kandungan alkohol di dalam cocktail dapat disesuaikan dengan selera. Itulah yang membuat cocktail menjadi minuman favorit para pencintanya.
Menurut catatan sejarah, cocktail telah dikenal sejak awal abad ke-19 di Amerika Serikat. Bahkan, kata cocktail telah ditulis dalam sebuah buku yang dicetak pada Mei 1806. Cocktail sebenarnya berarti campuran beberapa karakter minuman liquor yang mengandung gula, air, dan rasa yang sedikit pahit.
Tidak heran, sejarah perkembangan cocktail di dunia internasional menyebutkan, dulu minuman ini hanya dikonsumsi kaum berada. Ini lantaran harganya yang mahal dan tentu saja tidak semua orang bisa menikmatinya. Para pekerja kasar dan masyarakat kelas bawah hanya mampu menikmati bir, wine, atau minuman straight seperti whiskey dan bourbon. Minuman campuran seperti cocktail dianggap tidak sesuai bagi mereka.
Seiring perkembangan zaman, akhirnya cocktail juga menyentuh Eropa dan Asia. Bahkan di banyak negara, cocktail dianggap sebagai minuman bergengsi dan sering dikonsumsi dalam pesta-pesta berkelas. Setidaknya untuk memberikan cocktail terbaik bagi pencinta cocktail di Indonesia, Rosso Restaurant & Launge di Shangri-La Hotel Jakarta, menghadirkan aneka cocktail yang tidak saja unik, tapi juga memikat dengan performa yang cantik.
Berbagai jenis cocktail hasil racikan para bartender berpengalaman bisa dinikmati, midnight espresso contohnya. Sepintas jika mencium aroma midnight espresso, tercium aroma kopi yang kental. Hal itu tidak berlebihan karena sesuai namanya, midnight espresso terbuat dari kopi yang dikombinasikan dengan baileys, vodka, dan cocao white.
"Agar rasanya semakin menarik, kami menambahkannya dengan dua buah stik cokelat," kata Head Bartender Rosso Restaurant & Launge Andi Husandi.
Tidak kalah menarik dibandingkan midnight espresso adalah midnight muchacho. Berbeda dengan midnight espresso yang terbuat dari kombinasi kopi, midnight muchacho terbuat dari kombinasi es krim starcatella atau es krim yang terdiri atas susu, vanila, dan kelapa. "Midnight muchacho digemari mereka yang sangat menyukai cokelat. Rasa cokelat dari kue choco chip yang kami blend bersama," tutur Andi.
Selain digemari kaum pria, cocktail ternyata juga diminati wanita. Untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan, khususnya wanita, Rosso Restaurant & Launge juga membuat cocktail yang cocok untuk kaum hawa. Cocktail itu bernama pink flaminggo. Minuman ini cocok untuk wanita karena rasanya yang sangat lembut.
Jenis cocktail lain yang bisa dipesan dengan harga serba-Rp63.000 ++ di Rosso Restaurant & Launge adalah tequila agogo dan blue agave.
(sindo//tty)
Para penggemar minuman beralkohol tentu sudah tidak asing lagi dengan nama cocktail. Selain rasanya yang sangat bervariasi, kandungan alkohol di dalam cocktail dapat disesuaikan dengan selera. Itulah yang membuat cocktail menjadi minuman favorit para pencintanya.
Menurut catatan sejarah, cocktail telah dikenal sejak awal abad ke-19 di Amerika Serikat. Bahkan, kata cocktail telah ditulis dalam sebuah buku yang dicetak pada Mei 1806. Cocktail sebenarnya berarti campuran beberapa karakter minuman liquor yang mengandung gula, air, dan rasa yang sedikit pahit.
Tidak heran, sejarah perkembangan cocktail di dunia internasional menyebutkan, dulu minuman ini hanya dikonsumsi kaum berada. Ini lantaran harganya yang mahal dan tentu saja tidak semua orang bisa menikmatinya. Para pekerja kasar dan masyarakat kelas bawah hanya mampu menikmati bir, wine, atau minuman straight seperti whiskey dan bourbon. Minuman campuran seperti cocktail dianggap tidak sesuai bagi mereka.
Seiring perkembangan zaman, akhirnya cocktail juga menyentuh Eropa dan Asia. Bahkan di banyak negara, cocktail dianggap sebagai minuman bergengsi dan sering dikonsumsi dalam pesta-pesta berkelas. Setidaknya untuk memberikan cocktail terbaik bagi pencinta cocktail di Indonesia, Rosso Restaurant & Launge di Shangri-La Hotel Jakarta, menghadirkan aneka cocktail yang tidak saja unik, tapi juga memikat dengan performa yang cantik.
Berbagai jenis cocktail hasil racikan para bartender berpengalaman bisa dinikmati, midnight espresso contohnya. Sepintas jika mencium aroma midnight espresso, tercium aroma kopi yang kental. Hal itu tidak berlebihan karena sesuai namanya, midnight espresso terbuat dari kopi yang dikombinasikan dengan baileys, vodka, dan cocao white.
"Agar rasanya semakin menarik, kami menambahkannya dengan dua buah stik cokelat," kata Head Bartender Rosso Restaurant & Launge Andi Husandi.
Tidak kalah menarik dibandingkan midnight espresso adalah midnight muchacho. Berbeda dengan midnight espresso yang terbuat dari kombinasi kopi, midnight muchacho terbuat dari kombinasi es krim starcatella atau es krim yang terdiri atas susu, vanila, dan kelapa. "Midnight muchacho digemari mereka yang sangat menyukai cokelat. Rasa cokelat dari kue choco chip yang kami blend bersama," tutur Andi.
Selain digemari kaum pria, cocktail ternyata juga diminati wanita. Untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan, khususnya wanita, Rosso Restaurant & Launge juga membuat cocktail yang cocok untuk kaum hawa. Cocktail itu bernama pink flaminggo. Minuman ini cocok untuk wanita karena rasanya yang sangat lembut.
Jenis cocktail lain yang bisa dipesan dengan harga serba-Rp63.000 ++ di Rosso Restaurant & Launge adalah tequila agogo dan blue agave.
Baca Juga:
Konsultasi Taruna K Kusmayadi
Pakaian yang Cocok untuk Tubuh Overweight
Halo Mas Taruna, Saya Redha, mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri di Lampung. Saya ingin berkonsultasi tentang model dan cara berpakaian Saya.Konsultasi Selengkapnya...
BERITA LAINNYA
-
Senin, 06/10/2008 15:10
Kesegaran Rujak Rasa Honje -
Minggu, 05/10/2008 13:10
Menu Bali di Ibu Kota -
Jum'at, 03/10/2008 16:10
Menu Spesial ala Rumahan -
Senin, 29/09/2008 14:09
Menu Komplet Nasi Minyak -
Minggu, 28/09/2008 14:09
Memasak di Atas Batu Vulkanik -
Sabtu, 27/09/2008 17:09
Mengembalikan Pamor Makanan Sunda -
Jum'at, 26/09/2008 16:09
Menu Serba Lontong Andalan Lebaran -
Kamis, 25/09/2008 17:09
Meracik Minuman Buka Puasa