Kesehatan
Tofu Kaya Fitoestrogen
Sabtu, 19 Juli 2008 - 11:28 wib
Foto: Corbis
SAMPAI saat ini, terapi sulih hormon masih merupakan terapi terbaik dalam mengatasi gejala menopause. Namun, untuk wanita Indonesia sering kali terkendala biaya obat hormon yang masih mahal. Sebagai alternatif pengganti adalah fitoestrogen, yakni suatu senyawa mirip estradiol yang berasal dari tumbuh-tumbuhan sehingga mampu meningkatkan estrogen. Fitoestrogen sendiri mengandung isoflavon, lignan, dan caumestan.
Saat ini senyawa fitoestrogen telah tersedia dalam bentuk suplemen. Namun, kandungan fitoestrogen yang tinggi secara alami bisa ditemukan dalam kacang kedelai, kulit bengkuang yang warnanya kecokelatan, red clover, kemangi (green clover), dan black cohos.
Pilihan bahan kaya fitoestrogen lainnya adalah susu kedelai dan tahu sutra (tofu). Susu kedelai saat ini dengan mudah bisa didapat, baik dalam bentuk segar maupun dijual dalam kotak kemasan di supermarket. Konsumsi lima gelas susu kedelai per hari konon hampir setara dengan satu tablet suplemen fitoestrogen.
Sementara itu, tofu yang merupakan sejenis tahu lembut yang berbahan dasar susu kedelai segar. Tofu yang juga populer dengan sebutan tahu jepang atau keju kedelai (soy cheese) ini mengandung protein tinggi dan merupakan sumber kalsium, besi, dan fitoestrogen yang bagus.
Protein dalam tofu dilengkapi dengan semua komponen asam amino sehingga bisa disandingkan dengan protein yang berasal dari hewan. Lemak dalam tofu juga termasuk kategori lemak yang tidak tersaturasi, yaitu polyunsaturated fat sebanyak 54 persen dari total lemak dan monounsaturated fat sebesar 23 persen. Kelebihan lainnya adalah kandungan lemak omega-3 serta bebas kolesterol dan laktosa.
Dari kandungan nutrisi yang sangat kaya tersebut, bisa disebutkan beberapa manfaat tofu. Antara lain mengurangi gejala menopause seperti hot flushes, membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, membantu mengurangi risiko osteoporosis. Bahkan, membantu tubuh dalam melawan serangan kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat, dan kanker kulit.
(sindo//tty)
Saat ini senyawa fitoestrogen telah tersedia dalam bentuk suplemen. Namun, kandungan fitoestrogen yang tinggi secara alami bisa ditemukan dalam kacang kedelai, kulit bengkuang yang warnanya kecokelatan, red clover, kemangi (green clover), dan black cohos.
Pilihan bahan kaya fitoestrogen lainnya adalah susu kedelai dan tahu sutra (tofu). Susu kedelai saat ini dengan mudah bisa didapat, baik dalam bentuk segar maupun dijual dalam kotak kemasan di supermarket. Konsumsi lima gelas susu kedelai per hari konon hampir setara dengan satu tablet suplemen fitoestrogen.
Sementara itu, tofu yang merupakan sejenis tahu lembut yang berbahan dasar susu kedelai segar. Tofu yang juga populer dengan sebutan tahu jepang atau keju kedelai (soy cheese) ini mengandung protein tinggi dan merupakan sumber kalsium, besi, dan fitoestrogen yang bagus.
Protein dalam tofu dilengkapi dengan semua komponen asam amino sehingga bisa disandingkan dengan protein yang berasal dari hewan. Lemak dalam tofu juga termasuk kategori lemak yang tidak tersaturasi, yaitu polyunsaturated fat sebanyak 54 persen dari total lemak dan monounsaturated fat sebesar 23 persen. Kelebihan lainnya adalah kandungan lemak omega-3 serta bebas kolesterol dan laktosa.
Dari kandungan nutrisi yang sangat kaya tersebut, bisa disebutkan beberapa manfaat tofu. Antara lain mengurangi gejala menopause seperti hot flushes, membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, membantu mengurangi risiko osteoporosis. Bahkan, membantu tubuh dalam melawan serangan kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat, dan kanker kulit.
Baca Juga:
Konsultasi Taruna K Kusmayadi
Pakaian yang Cocok untuk Tubuh Overweight
Halo Mas Taruna, Saya Redha, mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri di Lampung. Saya ingin berkonsultasi tentang model dan cara berpakaian Saya.Konsultasi Selengkapnya...
BERITA LAINNYA
-
Selasa, 07/10/2008 13:10
Gizi Penting Ibu Hamil -
Selasa, 07/10/2008 09:10
Kelebihan Berat Badan Sering Sakit Kepala -
Senin, 06/10/2008 11:10
Demi Jantung, Kontrol Konsumsi Garam -
Senin, 06/10/2008 08:10
Jalan Kaki Cegah Kepikunan -
Minggu, 05/10/2008 15:10
Tip Menjaga Kualitas Sperma -
Minggu, 05/10/2008 11:10
BMI, Jaga Berat Badan Seimbang -
Sabtu, 04/10/2008 10:10
Sehat saat Perjalanan Jauh -
Selasa, 30/09/2008 16:09
Tip Atasi Jerawat