POTONGAN rambut bob atau coconut style kembali menjadi tren. Model rambut ini mungkin sangat klasik. Sudah dimulai sejak awal abad ke-20. Tapi model ini selalu awet sepanjang masa. Banyak perempuan yang hingga kini merasa nyaman dengan model ini. Apalagi ada kreasi pewarnaan rambut.
Model rambut bob bisa dikatakan model rambut paling klasik. Tapi model ini selalu bisa diterapkan kapan saja dan untuk acara apapun. Kini model rambut bob kembali menjadi tren. Para hairdresser mengkreasikan model rambut ini dengan perwarnaan rambut sehingga tetap fashionable dan up-to-date.
Herman Coa, salah seorang hairdresser terkemuka, mengatakan bahwa gaya rambut bob adalah sebuah gaya rambut yang menampilkan aksen rambut pendek. Pada awal abad ke-20, memotong rambut hingga pendek merupakan hal yang tabu bagi wanita Eropa. Namun seorang pemimpin pasukan perang asal Prancis bernama Jeanne d'Arc menepis tabu tersebut. Ia memotong rambutnya hingga sebatas leher. Potongan rambut semacam itu banyak diikuti dan bahkan menjadi gaya rambut perempuan abad ke-20.
"Tahun 1909, penata rambut asal Paris, Antoine, menciptakan model rambut bob sekaligus mengakhiri tabu yang berlangsung selama berabad-abad itu. Gaya ini menjadi populer pada dasawarsa 1920-an dan diasosiasikan dengan kebebasan wanita," katanya.
Model ini sangat sesuai dengan semua bentuk wajah. Namun pemilik rambut keriting sebaiknya meluruskan rambutnya terlebih dahulu jika ingin tampil dengan model ini. Jika tidak, akan terlihat aneh. "Kalau rambutnya tidak diluruskan dulu, kesannya jadi aneh. Rambutnya jadi terlihat bergelombang dan tidak beraturan. Sebenarnya model bob ini bisa diterapkan kepada semua bentuk wajah dan hampir semua jenis rambut. Kita tinggal menyesuaikan saja panjang-pendek potongannya dan teknik guntingan yang digunakan," jelas Herman.
Ada beberapa langkah membuat potongan rambut bob tidak terlihat jadoel atau pun kuno. Langkah pertama adalah melihat karakteristik rambut. Ada beberapa jenis rambut, yaitu rambut yang agak kasar, agak lembut dan rambut yang sangat lembut atau biasa disebut dengan rambut bayi. Potongan rambut bisa disesuaikan dengan karakteristik rambut itu sendiri. Langkah kedua adalah proses tekstur. Penggunaan gunting penipis dan gunting bergerigi diperlukan dalam proses ini. Tujuannya, untuk membuat tekstur rambut lebih dinamis. Artinya, tidak terlihat kaku pada ujung rambut yang digunting.
Langkah selanjutnya adalah pewarnaan. Warna bisa disesuaikan dengan warna kulit. Warna yang tengah menjadi tren saat ini adalah warna merah, blonde dan cokelat. Perpaduan ini merupakan perpaduan warna pantulan hangat yang seksi dan punya kelebihan untuk memunculkan karakter yang feminin dan fashionable. Supaya semakin sempurna, highlight atau hair manicure dapat menjadi solusinya. "Jika tidak memungkinkan, bisa dengan menyemprotkan hair design spray setiap kali usai styling," tambah Herman.
Sementara untuk perawatannya, diperlukan treatment khusus supaya tekstur rambut dan kualitas warna tetap terjaga. Herman menganjurkan orang untuk rutin melakukan creambath atau hair spa. "Gunanya untuk membuat rambut lebih mengembang dan terlihat ringan tanpa harus melakukan blow dry setiap hari. Dengan demikian, cukup menggunakan sisir. Selain itu, hair spa dapat berfungsi untuk menjaga kualitas warna," tandasnya.
Masalahnya, beberapa perempuan tidak memperhatikan lagi apakah bentuk wajahnya sesuai atau tidak dengan model bob ini. Alih-alih tampil gaya, penampilan malah berkurang "nilai"-nya.
(Genie/Genie/tty)
Model rambut bob bisa dikatakan model rambut paling klasik. Tapi model ini selalu bisa diterapkan kapan saja dan untuk acara apapun. Kini model rambut bob kembali menjadi tren. Para hairdresser mengkreasikan model rambut ini dengan perwarnaan rambut sehingga tetap fashionable dan up-to-date.
Herman Coa, salah seorang hairdresser terkemuka, mengatakan bahwa gaya rambut bob adalah sebuah gaya rambut yang menampilkan aksen rambut pendek. Pada awal abad ke-20, memotong rambut hingga pendek merupakan hal yang tabu bagi wanita Eropa. Namun seorang pemimpin pasukan perang asal Prancis bernama Jeanne d'Arc menepis tabu tersebut. Ia memotong rambutnya hingga sebatas leher. Potongan rambut semacam itu banyak diikuti dan bahkan menjadi gaya rambut perempuan abad ke-20.
"Tahun 1909, penata rambut asal Paris, Antoine, menciptakan model rambut bob sekaligus mengakhiri tabu yang berlangsung selama berabad-abad itu. Gaya ini menjadi populer pada dasawarsa 1920-an dan diasosiasikan dengan kebebasan wanita," katanya.
Model ini sangat sesuai dengan semua bentuk wajah. Namun pemilik rambut keriting sebaiknya meluruskan rambutnya terlebih dahulu jika ingin tampil dengan model ini. Jika tidak, akan terlihat aneh. "Kalau rambutnya tidak diluruskan dulu, kesannya jadi aneh. Rambutnya jadi terlihat bergelombang dan tidak beraturan. Sebenarnya model bob ini bisa diterapkan kepada semua bentuk wajah dan hampir semua jenis rambut. Kita tinggal menyesuaikan saja panjang-pendek potongannya dan teknik guntingan yang digunakan," jelas Herman.
Ada beberapa langkah membuat potongan rambut bob tidak terlihat jadoel atau pun kuno. Langkah pertama adalah melihat karakteristik rambut. Ada beberapa jenis rambut, yaitu rambut yang agak kasar, agak lembut dan rambut yang sangat lembut atau biasa disebut dengan rambut bayi. Potongan rambut bisa disesuaikan dengan karakteristik rambut itu sendiri. Langkah kedua adalah proses tekstur. Penggunaan gunting penipis dan gunting bergerigi diperlukan dalam proses ini. Tujuannya, untuk membuat tekstur rambut lebih dinamis. Artinya, tidak terlihat kaku pada ujung rambut yang digunting.
Langkah selanjutnya adalah pewarnaan. Warna bisa disesuaikan dengan warna kulit. Warna yang tengah menjadi tren saat ini adalah warna merah, blonde dan cokelat. Perpaduan ini merupakan perpaduan warna pantulan hangat yang seksi dan punya kelebihan untuk memunculkan karakter yang feminin dan fashionable. Supaya semakin sempurna, highlight atau hair manicure dapat menjadi solusinya. "Jika tidak memungkinkan, bisa dengan menyemprotkan hair design spray setiap kali usai styling," tambah Herman.
Sementara untuk perawatannya, diperlukan treatment khusus supaya tekstur rambut dan kualitas warna tetap terjaga. Herman menganjurkan orang untuk rutin melakukan creambath atau hair spa. "Gunanya untuk membuat rambut lebih mengembang dan terlihat ringan tanpa harus melakukan blow dry setiap hari. Dengan demikian, cukup menggunakan sisir. Selain itu, hair spa dapat berfungsi untuk menjaga kualitas warna," tandasnya.
Masalahnya, beberapa perempuan tidak memperhatikan lagi apakah bentuk wajahnya sesuai atau tidak dengan model bob ini. Alih-alih tampil gaya, penampilan malah berkurang "nilai"-nya.
