SUATU hal yang menggembirakan apabila Anda bisa menjadi tangan kanan pimpinan perusahaan Anda. Meski demikian, Anda tetap harus menghormati dan memerhatikan segala keperluan pimpinan Anda di kantor.
Seperti dikutip Career Builder, ada lima hal yang tidak seharusnya Anda katakan kepada pimpinan perusahaan Anda, di antaranya:
Saya tidak butuh satu orang pun untuk mengajari saya
Tidak ada gunanya Anda menjadi sosok yang paling pintar atau paling bijaksana, karena bagaimana pun juga pimpinan Anda adalah atasan Anda yang patut dihargai dan didengarkan pendapatnya. Anda jangan sekali-sekali mengatakan Anda tidak membutuhkan pendapatnya.
Pekerjaan ini bukanlah tugas saya
Bukan suatu hal yang menyenangkan apabila Anda harus mengerjakan pekerjaan orang lain. Namun, cobalah Anda berpikir positif bahwa pimpinan Anda akan lebih percaya lagi kepada Anda. Selain itu, Anda bisa menjadi andalan pimpinan Anda ketika ada pekerjaan lain yang harus dikerjakan.
Cari saja karyawan Anda yang lain
Jika pernyataan Anda seperti itu terhadap pimpinan Anda, tentu saja hal ini bisa menimbulkan masalah besar dan bisa-bisa Anda langsung diberhentikan dari pekerjaan. Oleh karena itu Anda bisa menolaknya dengan bahasa sopan apabila pimpinan Anda memberikan tugas yang ternyata Anda sendiri tidak mampu melakukannya.
Jangan menimpakan kesalahan ini kepada saya, karena bukan saya pelakunya
Jika Anda sedang berada di posisi sulit atau menjadi kambing hitam atas kesalahan yang tidak Anda lakukan, Anda tidak perlu marah-marah terhadap pimpinan Anda. Anda cukup menjelaskan kepada pimpinan Anda bahwa Anda bukan yang melakukan hal itu dan biarkan pimpinan Anda berpikir jernih.
Saya juga mempunyai keluarga, jadi biarkan saya pulang tepat waktu
Masalah tersebut memang sering kali terjadi di lingkungan pekerjaan. Ketika waktunya Anda pulang kerja, tiba-tiba pimpinan Anda berusaha menahan Anda agar menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas. Anda bisa menjelaskan kepada pimpinan Anda bahwa Anda juga mempunyai keluarga dan Anda sangat merindukan anak Anda setelah satu hari bekerja di kantor. Pimpinan Anda tentu saja tidak akan marah dan justru dia bisa saja ikut pulang ke rumahnya.
(tty)
Seperti dikutip Career Builder, ada lima hal yang tidak seharusnya Anda katakan kepada pimpinan perusahaan Anda, di antaranya:
Saya tidak butuh satu orang pun untuk mengajari saya
Tidak ada gunanya Anda menjadi sosok yang paling pintar atau paling bijaksana, karena bagaimana pun juga pimpinan Anda adalah atasan Anda yang patut dihargai dan didengarkan pendapatnya. Anda jangan sekali-sekali mengatakan Anda tidak membutuhkan pendapatnya.
Pekerjaan ini bukanlah tugas saya
Bukan suatu hal yang menyenangkan apabila Anda harus mengerjakan pekerjaan orang lain. Namun, cobalah Anda berpikir positif bahwa pimpinan Anda akan lebih percaya lagi kepada Anda. Selain itu, Anda bisa menjadi andalan pimpinan Anda ketika ada pekerjaan lain yang harus dikerjakan.
Cari saja karyawan Anda yang lain
Jika pernyataan Anda seperti itu terhadap pimpinan Anda, tentu saja hal ini bisa menimbulkan masalah besar dan bisa-bisa Anda langsung diberhentikan dari pekerjaan. Oleh karena itu Anda bisa menolaknya dengan bahasa sopan apabila pimpinan Anda memberikan tugas yang ternyata Anda sendiri tidak mampu melakukannya.
Jangan menimpakan kesalahan ini kepada saya, karena bukan saya pelakunya
Jika Anda sedang berada di posisi sulit atau menjadi kambing hitam atas kesalahan yang tidak Anda lakukan, Anda tidak perlu marah-marah terhadap pimpinan Anda. Anda cukup menjelaskan kepada pimpinan Anda bahwa Anda bukan yang melakukan hal itu dan biarkan pimpinan Anda berpikir jernih.
Saya juga mempunyai keluarga, jadi biarkan saya pulang tepat waktu
Masalah tersebut memang sering kali terjadi di lingkungan pekerjaan. Ketika waktunya Anda pulang kerja, tiba-tiba pimpinan Anda berusaha menahan Anda agar menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas. Anda bisa menjelaskan kepada pimpinan Anda bahwa Anda juga mempunyai keluarga dan Anda sangat merindukan anak Anda setelah satu hari bekerja di kantor. Pimpinan Anda tentu saja tidak akan marah dan justru dia bisa saja ikut pulang ke rumahnya.
