JAKARTA untuk yang pertama kalinya mengadakan fashion show terbesar yang dimulai pada tanggal 20-24 Agustus 2008 Ajang akbar ini dinamakan Festival Mode Indonesia.
Sebagai acara pembuka, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Wibowo memberikan kata sambutan yang meriah dan Fauzi berharap melalui even ini, Jakarta yang pada saat ini merupakan salah satu pusat mode di tanah air mendorong lebih bergairahnya industri fashion dan industri lain yang terkait di Jakarta untuk ke depan berkembang menjadi fashion kapital di kawasan Asia.
Menurutnya, even ini juga bermakna strategis kerena menjebatani pertemuan para pelaku fashion lokal dan internasional dalam suasana kerjasama dan tukar menukar wawasan, mempertemukan produsen dan konsumen industri fashion di berbagai segmen pasar sekaligus memberi perhatian khusus untuk minat anak muda pada industri fashion.
Jakarta Fashion Week sendiri diselenggarakan oleh Femina Group, bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta, serta Sunsilk dengan tidak lupa menggandeng APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) dan IPMI (Ikatan Perancang Mode Indonesia) serta para desainer ternama asal Australia yang ikut meramaikan perhelatan fashion akbar ini, Pasific Place juga lokasi yang paling strategis.
Sebanyak 37 desainer ternama akan menyumbangkan kontribusinya dalam acara ini dan tidak hanya itu saja, enam desainer asal Australia pun ikut ambil peranan dalam acara Jakarta Fashion Week 2008.
Penggagas acara, Mirta Kartohadiprodjo menyatakan bahwa di banyak negara, industri kreatif termasuk di dalamnya fashion, terbukti menjadi penggerak perekonomian masyarakat yang bernilai besar. Sifat industri kreatif yang luwes, mudah beradaptasi dalam berbagai situasi pasar dan banyak menyerap tenaga kerja menjadikannya sebagai kekuatan ekonomi yang dahsyat.
"Karena itu sudah selayaknya insan kreatif seperti pencinta fesyen dan industri fesyen itu sendiri berbuat sesuatu seperti penyelenggaraan fashion show ini," ujarnya.
Ketua Dewan Pengurus IPMI Sjamsidar Isa juga mengungkapkan, sudah sepatutnya IPMI menyambut gembira Festival Mode Indonesia - Jakarta Fashion Week ini karena segala bentuk kegiatan yang mendukung industri mode adalah bentuk kongkrit dukungan dalam upaya IPMI memperkenalkan kreativitas anak bangsa, sekaligus menyampaikan kepada masyarakat mengenai perkembangan industri mode Tanah Air.
Jakarta Fashion Week 2008 dibuka secara resmi ditandai dengan bunyi pukulan gong sebanyak tiga kali yang dilakukan oleh Gubernur Kota Jakarta, Fauzi Wibowo.
Sebagai pembuka acara fashion show, para desainer bersama modelnya memperagakan satu buah koleksinya. Beberapa desainer tersebut, di antaranya Lenny Agustine, Fenny Mustafa, Jenny Ang, Stephanus Hamy, Priyo Oktaviano, dan lain-lain.
Acara ini juga turut dimeriahkan oleh artis ibukota yang menjadi model para desainer, seperti Ririn Dwi Aryanti, Sigi Wimala, Adrian Maulana, dan Maudy Koesnaedy.
Tidak hanya itu saja selama ajang Jakarta Fashion Week berlangsung juga akan diadakan Lomba Perancang Aksesoris 2008 dengan tiga kategori, di antaranya kategori sepatu, tas, dan aksesoris wanita dan akan dipilih pemenangnya.
Menurut jadwal agenda Jakarta Fashion Week 2008, pada hari pertama sebagai pembukaan Jakarta Fashion Week, hari kedua fashion show busana muslim, gaun etnik, koktail, dan gaun malam, sedangkan pada hari ketiga fashion show busana etnik, kontemporer dan klasik, dan hari ke empat fashion show koleksi busana para desainer Australia sebagai penutup Jakarta Fashion Week.
(jri)
Fashion
Jakarta Fashion Week 2008
Kamis, 21 Agustus 2008 - 11:34 wib
Berita Lain
-
Selasa, 02/12/2008 13:12
Musa Widyatmodjo Absen di 'Fashion Exploration 2009' -
Senin, 01/12/2008 12:12
APPMI Gelar "Fashion Exploration 2009" -
Sabtu, 29/11/2008 16:11
Pesta Kostum ESMOD, 'Wayang A la Mode' -
Kamis, 27/11/2008 13:11
Kemewahan Goddess Parade Elga Naldy
