Griya


Romantis dengan Lilin

Jum'at, 22 Agustus 2008 - 11:50 wib
text TEXT SIZE :  
Foto: Corbis

RUANG romantis dengan cahaya yang temaram tak hanya dihasilkan dari lampu listrik yang redup. Cahaya mungil di ujung lilin pun mampu melakukannya.

Bentuk dan warnanya yang semakin beragam menjadikan lilin elemen pencipta nuansa romantis dan manis dalam ruangan. Bahkan, sebatang lilin dapat menghadirkan aroma menggoda, aroma yang menenangkan pikiran, atau bisa jadi aroma yang tidak menyenangkan.

Tinggal pilih, Anda ingin lilin hias dengan aroma atau tanpa aroma? Jika Anda merupakan orang yang senang wewangian, lilin hias aroma terapi bisa menjadi pilihan.

Namun, jika Anda bukan termasuk golongan yang menyukai wewangian, sebaiknya lilin non aromalah yang dipilih. Lilin biasanya diletakkan di ruang makan atau ruang tidur untuk menciptakan kesan romantis. Namun, warna, bentuk, dan ukuran lilin yang beraneka ragam membuatnya bisa diletakkan di mana pun.

Kendati demikian, sebaiknya peletakan disesuaikan dengan gaya ruangan dan suasana yang ingin dihadirkan. Dengan begitu, akan didapat kesan yang serasi dan diharapkan.

"Sesuaikan peletakan dan bentuk lilin dengan tema ruangan karena akan lebih serasi dan cantik," ucap arsitek dari PT Bangun Rumah Persada, Erlavina.

Lilin berbentuk panjang, menurut dia, bisa dihadirkan di atas meja makan karena akan membuat suasana ruang makan semakin romantis. Sementara itu, lilin berukuran pendek bisa diletakkan di atas meja tamu sebagai focal point untuk mempercantik ruangan.

Lebih lanjut Erlavina mengatakan, jika lilin diletakkan di atas meja tamu, lilin tidak perlu dinyalakan karena fungsinya hanya untuk mempercantik ruangan. Sedangkan lilin yang diletakkan di meja makan sebaiknya dinyalakan menjelang acara makan malam.

Untuk eksterior, lilin yang diletakkan di tempat-tempat yang dibuat khusus dan biasanya diletakkan di dekat kolam renang atau gazebo, saran dia, sebaiknya dinyalakan menjelang malam karena cahaya redupnya akan menciptakan suasana romantis.

Lalu, untuk memperindah tampilan lilin sekaligus ruangan dan demi keamanan, batang lilin sebaiknya diletakkan jauh dari jangkauan anak-anak, tidak didekatkan dengan bahan yang mudah terbakar, dan di wadah yang tepat.

Anda juga bisa membuatkan pelindungan dari bahan kaca berbentuk segitiga atau segiempat tertutup untuk lilin hias agar tidak dijamah oleh si kecil.

Lilin dekoratif ini biasanya ditempatkan dalam wadah yang mungil atau biasa disebut tealight candle. Bentuk wadahnya pun bermacam-macam, ada yang berbentuk gelas mungil dengan berbagai macam motif, seperti mozaik, bunga, atau kulit binatang. Selain itu, ada yang berbentuk mangkuk dengan bagian internal berwarna-warni sehingga dapat memantulkan cahaya yang juga penuh warna.

Wadah berbentuk elips dengan background yang berwarna-warni juga bisa memantulkan cahaya serupa warna background wadah. Jika Anda suka sesuatu yang eksotik atau religius, bisa memilih wadah lilin berbentuk kepala Buddha atau stupa. Mengenai wadah ini, Anda bisa memilih sesuai selera atau diserasikan dengan tema ruangan.

Erlavina mencontohkan, untuk ruangan bergaya klasik, wadah yang mencirikan gaya klasik seperti lengkungan bisa dipilih. Misalnya, lingkaran dengan kaki. Untuk ruangan bergaya modern, bisa memilih wadah simpel, yang terbuat dari tanah liat atau metal berbentuk kotak maupun lingkaran. Untuk ruangan bergaya modern, dapat dipilih wadah dan lilin dengan bentuk apa pun. (sindo//jri)

o1 o2

Berita Lain

o3 o4