TIDAK semua desainer di Tanah Air selalu sukses bekerja sama secara tim membuat rancangan busana. Namun, perancang Ali Charisma dan Sofie tetap ingin berkolaborasi membuat koleksi pria.
Ali dan Sofie tampaknya sudah mantap ingin berduet membuat koleksi busana pria. Mereka pun sudah setahun ini membuat perencanaan yang cukup matang, seperti apakah desain busana yang ingin mereka berdua ciptakan.
"Kami berdua memang sudah cukup lama saling mengenal. Apalagi kini kami bergabung dalam satu organisasi di Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Sehingga kami pun sudah saling mengetahui karakter desain busana masing-masing," tutur Ali Charisma kepada okezone, baru-baru ini.
Ketua APPMI Bali ini menambahkan, merancang koleksi pria memang bukanlah yang pertama kali dilakukannya. Beberapa tahun lalu dia sudah sering menerima pesanan busana pria dan juga wanita dari buyers internasional. Namun, melihat permintaan buyers terhadap koleksi pria yang setiap tahun mengalami peningkatan, maka Ali pun menggandeng Sofie yang sudah sukses menggeluti bisnis busana ready to wear atau siap pakai.
"Kami memang tidak akan meleburkan ide mendesain busana menjadi satu. Kami lebih suka berbagi tugas, misalnya saya membuat celananya sementara Sofie berkosentrasi membuat busana atasan pria," papar Ali yang kini berbasis di Bali ini.
Perancang yang dikenal ramah ini kembali menambahkan, koleksi busana pria tersebut akan kami pasarkan kepada buyers internasional, namun tidak menutup kesempatan suatu saat kami pun akan menjual koleksi tersebut kepada masyarakat di Tanah Air.
"Kalau tidak ada aral melintang kami akan memperkenalkan koleksi tersebut pertama kali di ajang Hong Kong Fashion Week, Juli 2009. Selama penyelenggaraan HFW 2009, kami akan mengikuti pameran dan peragaan busana," tukas Ali yang mengaku belum menemukan nama yang cocok untuk label koleksi prianya tersebut.
(tty)
Ali dan Sofie tampaknya sudah mantap ingin berduet membuat koleksi busana pria. Mereka pun sudah setahun ini membuat perencanaan yang cukup matang, seperti apakah desain busana yang ingin mereka berdua ciptakan.
"Kami berdua memang sudah cukup lama saling mengenal. Apalagi kini kami bergabung dalam satu organisasi di Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Sehingga kami pun sudah saling mengetahui karakter desain busana masing-masing," tutur Ali Charisma kepada okezone, baru-baru ini.
Ketua APPMI Bali ini menambahkan, merancang koleksi pria memang bukanlah yang pertama kali dilakukannya. Beberapa tahun lalu dia sudah sering menerima pesanan busana pria dan juga wanita dari buyers internasional. Namun, melihat permintaan buyers terhadap koleksi pria yang setiap tahun mengalami peningkatan, maka Ali pun menggandeng Sofie yang sudah sukses menggeluti bisnis busana ready to wear atau siap pakai.
"Kami memang tidak akan meleburkan ide mendesain busana menjadi satu. Kami lebih suka berbagi tugas, misalnya saya membuat celananya sementara Sofie berkosentrasi membuat busana atasan pria," papar Ali yang kini berbasis di Bali ini.
Perancang yang dikenal ramah ini kembali menambahkan, koleksi busana pria tersebut akan kami pasarkan kepada buyers internasional, namun tidak menutup kesempatan suatu saat kami pun akan menjual koleksi tersebut kepada masyarakat di Tanah Air.
"Kalau tidak ada aral melintang kami akan memperkenalkan koleksi tersebut pertama kali di ajang Hong Kong Fashion Week, Juli 2009. Selama penyelenggaraan HFW 2009, kami akan mengikuti pameran dan peragaan busana," tukas Ali yang mengaku belum menemukan nama yang cocok untuk label koleksi prianya tersebut.
