LEBARAN tinggal menghitung hari. Sudah saatnya Anda mempersiapkan diri dengan busana nan cantik. Beberapa busana Lebaran dari perancang Tanah Air pun bisa menjadi referensi, salah satunya karya Zaenal Songket.
Bertempat di Grand Indonesia Shopping Town, Rabu (24/10/2008), perancang asal Palembang, Zaenal Songket untuk pertama kalinya memperkenalkan koleksi busana Lebaran. Koleksinya berjumlah 23 set, terdiri atas 19 koleksi wanita dan empat koleksi pria.
"Khusus untuk koleksi Lebaran kali ini saya memperkenalkan busana kebaya karancang dengan setelan songket. Tidak seperti kebaya pada umumnya, kebaya rancangan saya tampil menarik dengan bordir karancang bermotif bunga yang hadir di setiap permukaan kain," kata Zaenal yang mengambil tema pergelaran Harmony in Fitri.
Menurut Zaenal, kebayanya kali ini terlihat jauh lebih menarik karena ia banyak menempatkan detail-detail mewah berupa kristal swarovski, manik-manik, dan bead di bagian depan kebayanya. Detail-detail busana tersebut secara khusus dia kerjakan dengan teknik pengerjaan tangan.
"Saya juga memberikan beberapa alternatif warna kebaya. Ada merah, hijau, oranye, dan warna tanah seperti cokelat," ujarnya.
Zaenal yang kini bergabung dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) ini menambahkan, songket yang berfungsi sebagai bawahan memang terlihat jauh lebih menarik karena kainnya tidak dijahit melainkan masih berupa lembaran kain.
"Jadi untuk pemakaiannya pun sangat mudah, layaknya memakai kain. Hanya yang perlu diperhatikan agar kainnya tidak lepas yakni pada ujung kainnya diikat terlebih dahulu," saran pria berkacamata ini.
Kendati waktunya sangat berdekatan dengan Lebaran, namun Zaenal memastikan koleksinya tersebut masih bisa dikenakan pada acara istimewa lainnya, seperti ke pesta pernikahan.
"Koleksi yang saya perkenalkan kali ini memang lebih banyak untuk koleksi busana nonmuslim. Tetapi karena ini momen Ramadan, saya pun tetap melansir koleksi muslim dengan jumlah minim. Saya berharap koleksi saya ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat di Tanah Air," pungkasnya.
(tty)
Bertempat di Grand Indonesia Shopping Town, Rabu (24/10/2008), perancang asal Palembang, Zaenal Songket untuk pertama kalinya memperkenalkan koleksi busana Lebaran. Koleksinya berjumlah 23 set, terdiri atas 19 koleksi wanita dan empat koleksi pria.
"Khusus untuk koleksi Lebaran kali ini saya memperkenalkan busana kebaya karancang dengan setelan songket. Tidak seperti kebaya pada umumnya, kebaya rancangan saya tampil menarik dengan bordir karancang bermotif bunga yang hadir di setiap permukaan kain," kata Zaenal yang mengambil tema pergelaran Harmony in Fitri.
Menurut Zaenal, kebayanya kali ini terlihat jauh lebih menarik karena ia banyak menempatkan detail-detail mewah berupa kristal swarovski, manik-manik, dan bead di bagian depan kebayanya. Detail-detail busana tersebut secara khusus dia kerjakan dengan teknik pengerjaan tangan.
"Saya juga memberikan beberapa alternatif warna kebaya. Ada merah, hijau, oranye, dan warna tanah seperti cokelat," ujarnya.
Zaenal yang kini bergabung dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) ini menambahkan, songket yang berfungsi sebagai bawahan memang terlihat jauh lebih menarik karena kainnya tidak dijahit melainkan masih berupa lembaran kain.
"Jadi untuk pemakaiannya pun sangat mudah, layaknya memakai kain. Hanya yang perlu diperhatikan agar kainnya tidak lepas yakni pada ujung kainnya diikat terlebih dahulu," saran pria berkacamata ini.
Kendati waktunya sangat berdekatan dengan Lebaran, namun Zaenal memastikan koleksinya tersebut masih bisa dikenakan pada acara istimewa lainnya, seperti ke pesta pernikahan.
"Koleksi yang saya perkenalkan kali ini memang lebih banyak untuk koleksi busana nonmuslim. Tetapi karena ini momen Ramadan, saya pun tetap melansir koleksi muslim dengan jumlah minim. Saya berharap koleksi saya ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat di Tanah Air," pungkasnya.
