MUSIM hujan telah tiba. Saat musim penghujan mulai mewarnai hari, Anda tentu ingin melewatinya tanpa kendala. Pun demikian dengan pakaian yang akan dikenakan, Anda pasti berharap cuaca tak akan menghalangi keinginan untuk tampil gaya.
Saat musim hujan seperti sekarang ini, mengenakan jaket di luar busana harian merupakan salah satu cara ampuh menyiasati penampilan. Selain menjadi penghangat dan pelindung tubuh, jaket juga mampu mendongkrak penampilan.
Mengenai hal itu, Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Taruna K Kusmayadi memberikan beberapa triknya.
"Berbeda dengan orang-orang zaman dahulu yang selalu sedia payung sebelum hujan dengan pakaian pendukungnya, kini general public pada umumnya tidak terlalu memerhatikan musim hujan. Hanya ada beberapa trik khusus saat musim hujan tiba, yaitu lindungi diri dengan payung atau mantel (jas) hujan. Dapat pula dengan menggunakan jaket waterproof," ucap pria yang akrab disapa Nuna ini kepada okezone, saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (6/10/2008).
Ditambahkan alumni ITB jurusan seni lukis ini, saat musim penghujan biasanya jaket dikenakan setiap orang, terutama para pekerja, baik di luar maupun di dalam ruangan.
"Saat musim hujan biasanya cuaca terasa lebih dingin sehingga air conditioner (AC)-nya pun turut dingin. Jadi pada beberapa pekerja kantoran, mereka juga memakai jaket di dalam gedung," terang Nuna yang juga konsultan rubrik fashion di okezone ini.
Masih menurut Nunan, agar Anda tidak salah kostum saat mengenakan jaket di dalam ruangan, ada baiknya untuk memilih material yang tepat.
"Dalam memilih material yang digunakan untuk sebuah jaket sebenarnya tergantung sensitivitas seseorang, karena ada orang yang lebih banyak berkeringat dan ada yang tidak. Tapi yang pasti, sebaiknya pilih bahan-bahan yang tipis dan ringan namun comfort. Jadi lebih baik pilih material cool wool atau polyester. Sebab kini bahan polyester sudah banyak yang bagus tapi tetap terlihat luxurius dan pemeliharaannya pun mudah," bebernya panjang lebar.
Jaket bulu atau berbahan wol tebal, masih menurut Nuna, tidak tepat digunakan di negara tropis seperti Indonesia. Karena itu, kendati senang dengan model jaketnya, pemilihan material yang digunakan pun harus disesuaikan dengan negara tropis.
"Kalau ragam pilihan model sudah tentu banyak, tapi paling tepat dilakukan ialah memilih material sesuai negara yang bersangkutan. Karena kalau di negara dengan empat musim yang berbeda, pakaian yang digunakan pun harus disesuaikan dengan pergantian di setiap musimnya," ucap Nuna seraya menuturkan pemakaian syal tipis dapat melengkapi penampilan saat musim hujan.
Kendati tidak ada tema khusus model pakaian yang dikenakan saat musim hujan, Anda yang ingin mengenakan rok tetap harus berhati-hati.
"Kalau pakai rok saat musim hujan harus lebih perhatian sebab angin kencang sering terjadi kala itu. Selain itu, saat Anda menggunakan sepatu atau higheels sebaiknya membawa lap atau tissue untuk membersihkan air hujan," tandasnya.
Musim hujan tak menjadi kendala untuk Anda tampil gaya, bukan?
(nsa)
