o1 o2

Food & Resto


Sehat ala Menu Mediterania

Senin, 17 November 2008 - 16:44 wib
text TEXT SIZE :  
Share

SELAIN sarat akan minyak zaitun, makanan khas kawasan Mediterania juga dikenal menyehatkan. Cocok untuk Anda yang ingin menjalani pola hidup sehat.

Kawasan Mediterania atau disebut juga Laut Tengah mencakup banyak negara. Laut ini memisahkan tiga benua secara langsung, yakni Asia, Eropa, dan Afrika. Di kawasan ini, berdiri negaranegara seperti Italia, Yunani, Mesir, Maroko, Prancis, Spanyol, Albania, Aljazair, Bosnia, Israel, Kroasia, Lebanon, Libia, Malta, Monako, Montenegro, Serbia, Siprus, Slovenia, Suriah, Turki, dan Tunisia.

Kuliner dari kawasan ini memiliki satu kekhasan, yakni penggunaan minyak zaitun di hampir semua hidangan. Di Jakarta sendiri, menu-menu Mediterania belakangan semakin populer. Apalagi sajian khas kawasan tersebut dikenal baik untuk kesehatan.

Hasil penelitian itu menunjukkan, kebiasaan mengonsumsi masakan sehat ala Mediterania dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang secara keseluruhan dengan cara membantu menurunkan berat badan dan menjaganya tetap stabil. Sementara itu, pengarang buku "Hidangan Favorit ala Mediterania", Hartati Nurwijaya, menulis bahwa rata-rata orang Yunani mempunyai tingkat usia hingga 80, 90, bahkan 100 tahun.

"Sama seperti masyarakat di Jepang. Penduduknya banyak yang mempunyai umur panjang karena terbiasa mengonsumsi makanan Mediterania yang sehat," kata Hartati.

Menu Mediterania dianggap menyehatkan karena bahan dasar yang digunakan kebanyakan adalah buah segar, sayur-mayur, kacang-kacangan, beras, pasta, biji-bijian, dan yang utama adalah minyak zaitun.

Hartati mengungkapkan, masyarakat di kawasan Mediterania memasak makanan dengan cara serta resep tradisional. Cara dan resep itu sudah ada sejak ribuan tahun lalu, yang diwariskan secara turuntemurun. Setiap keluarga pasti menyediakan minyak zaitun di dapur dan meja mereka. Selain digunakan sebagai bahan masakan, masyarakat di kawasan itu juga kerap menyantap buah zaitun secara langsung, tanpa makanan pendamping lain.

"Buah zaitun banyak sekali keunggulannya. Selain menjadi bahan masakan, zaitun juga bagus untuk kesehatan dan bisa dijadikan obat. Bahkan di Yunani, beberapa masyarakat ada yang menggunakan pohon zaitun sebagai mas kawin," beber Hartati.

Hartati memiliki banyak resep menu Mediterania, yang beberapa di antaranya merupakan hasil kreasi sendiri selama dia tinggal di Yunani. Contohnya, menu bernama moussakas atau terung dan daging saus besamel. Moussakas adalah jenis hidangan yang sangat populer di Yunani dan Turki. Moussakas dibuat dari berbagai jenis sayur, daging giling, dan saus kental. Selain terung, kentang juga bisa dijadikan bahan dasar menu ini.

Ada lagi masakan khas Turki yang disebut pilav atau nasi Turki yang biasa dihidangkan dengan kismis, kacang-kacangan, dan berbagai bumbu. Nasi pilav dimasak menggunakan mentega sehingga teksturnya lembek dan mempunyai rasa agak asin. Selain itu, terdapat pula menu bernama firinda karides atau udang oven.
(sindo//tty)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2