Lele Bakar Bumbu Spesial

|

sindo -

Foto: Eko Purwanto/Sindo

Lele Bakar Bumbu Spesial
PARA penggemar ikan pasti kenal lele. Menu yang satu ini layak dicoba. Daging yang empuk dengan bumbu spesial membuat ikan ini tambah menggigit lidah.

Mengusung cita rasa Jawa Timur, Rumah Makan Nasi Uduk Barokah di Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, mempersembahkan berbagai menu bercita rasa tinggi. Rumah makan berkapasitas lebih kurang 40 kursi ini menghadirkan menu spesial yang menggoda selera.

Bagi penggemar ikan, rumah makan yang memiliki dua cabang lainnya di Jakarta ini memberikan berbagai pilihan menu berbahan baku ikan. Namun, lele bakar menjadi menu unggulan yang digemari pengunjung. Bahkan, para pencinta kuliner yang datang, selain dari Jawa Timur, rumah makan ini juga banyak dikunjungi warga keturunan Arab, India, bahkan dari Papua,Irian Jaya.

Hal tersebut cukup beralasan karena ikan adalah salah satu menu yang digemari berbagai kalangan. Namun, keberadaan lele bakar yang diolah dengan bumbu spesial, termasuk tambahan jintan, jahe, dan lada, membuat lele bakar ini terasa pedas dan menggigit lidah. Apalagi ketika dikombinasikan dengan sambal terasi.

"Di Jakarta tidak sulit mendapatkan lele, namun untuk lele yang berkualitas, kami harus menyeleksi ikan-ikan itu terlebih dahulu," kata Ahmad Sulaekan, pemilik Rumah Makan Nasi Uduk Barokah.

Agar lele bakar yang dibuatnya memiliki rasa yang menggigit lidah, pria yang biasa disapa dengan panggilan Cak Mamat itu sengaja memilih ikan lele yang tidak terlalu besar. Menurut penilaiannya, lele berukuran besar malah memiliki daging yang tidak gurih.

"Kalau terlalu besar, dagingnya sudah tidak manis. Jadi kita pilih lele berukuran sedang saja, " katanya.

Selain lele bakar, sajian menarik lainnya di rumah makan ini adalah menu-menu seperti ikan gurami bakar, ayam bakar, rawon khas Jawa Timur, dan tentu saja aneka sambal goreng dan terasi. "Selain rasa, kami juga memperhatikan penampilan menu.Untuk lele bakar,kami lebih banyak menyajikannya di dalam cobek sehingga terasa lebih tradisional," kata Mamat.

Rumah makan ini juga memanjakan pengunjungnya dengan aneka olahan daging bebek. Untuk mendapatkan daging bebek yang gurih dan terhindar dari bau amis, Mamat mengaku merebus bebek-bebeknya terlebih dahulu dengan air kelapa.

"Hampir sama dengan lele, bebek yang kami pilih adalah bebek muda. Agar lebih empuk dan tidak amis, air kelapa menjadi solusinya," kata ayah dari dua putra tersebut.
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Wisata Indonesia Harus Datangkan Ribuan Turis