Getting Time...

Rumah Susun untuk Pasangan Muda

Kamis, 22 Mei 2008 17:04 wib

PAK ERWIN, perkenalkan saya Dwi (23). Saya bekerja di perusahaan swasta di Jakarta. Saya dan tunangan saya ingin menikah. Mengingat perumahan di Jakarta harganya cukup mahal, maka pasangan saya menyarankan agar kami setelah menikah tinggal di rumah susun saja.

Kira-kira rumah susun cocok tidak untuk pasangan yang baru menikah? Terima kasih.

Dwi Mawaddah
[dwi_dinamika@yahoo.co.id]

Jawaban:

Rumah susun atau apartemen, sebenarnya masih sangat ideal untuk pasangan muda, mengingat kegiatan dan kesibukan Anda berdua yang sama-sama bekerja, pasti menuntut waktu dan kesempatan untuk merawat rumah yang sangat minim.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila memilih tinggal di rumah susun atau apartemen.

1. Keamanan mengingat kesibukan Anda berdua, berarti keadaan hunian akan sangat banyak keadaan tanpa penghuni. Anda dapat perhatikan dari keluar masuknya tamu, apakah harus melalui security atau dengan bebas tamu/orang asing bisa keluar masuk.

2. Apakah setiap tamu yang akan masuk/naik ke hunian harus melapor / diinformasikan terhadap penghuni?

3. Apakah tamu atau delivery service yang akan mengantarkan sesuatu mendapatkan pengawalan untuk mencapai unit?

4. Parkir kendaraan, apakah dalam pengawasan security.

5. Status pengelola, apakah dikelola oleh manajemen yang berpengalaman, ataukah diurus oleh internal manajemen.

6. Biaya service charge, listrik dan air (ini harus dibandingkan dengan rusun atau apartemen yang setingkat)

7. Jangan lupa untuk terlebih dahulu melakukan survei terhadap "kualitas dan perilaku" (behavior dan culture) dari lingkungan dan penghuni yang tinggal di sana, karena ini akan berpengaruh terhadap kenyamanan dalam penggunaan berbagai macam fasilitas yang ada di sana.

Mungkin info ini dapat membantu Dwi untuk memilih hunian.

Salam

Erwin Hawawinata
General Manager dan Chief Designer Da Vinci Indonesia
(tty)

Beri komentar