Ciptakan Hunian Natural dengan Parket

Jum'at, 8 Agustus 2008 - 17:25 wib | sindo -

Foto: Corbis

Ciptakan Hunian Natural dengan Parket
LANTAI tidak hanya berfungsi sebagai tempat pijakan. Tampilan lantai juga bisa memperkuat desain interior sebuah hunian atau ruangan. Material lantai banyak macamnya, sehingga bisa dipilih sesuai selera penghuni rumah.

Material lantai juga dapat diselaraskan dengan konsep arsitektur bangunan. Tidak harus selalu keramik, lantai parket (papan) pun bisa menjadi pilihan.

Lantai parket dewasa ini semakin diminati karena memiliki nilai estetika alami. Lantai jenis ini juga menawarkan kenyamanan karena mampu membuat ruangan menjadi hangat dan natural. Jika tertarik mengubah tampilan lantai dengan parket, Anda tidak perlu ragu melakukannya lantaran lantai berbahan kayu ini cocok diterapkan pada semua gaya bangunan; minimalis, modern, etnik, mediterania, tropis, maupun minimalis tropis.

Seperti yang terlihat dalam hunian keluarga Sukoyo, di kawasan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Bapak berputra tiga itu memilih mengaplikasikan parket dengan material kayu jati di lantai rumahnya yang bergaya tropis. Sebelumnya, lantai rumahnya menggunakan material keramik, kecuali di teras belakang.

"Kami ingin menyesuaikan dengan konsep bangunan yang bergaya tropis sehingga kesan itu semakin menonjol. Lagi pula, tekstur parket kayu lebih alami, cantik, dan hangat," katanya.

Namun, untuk mengaplikasikan kayu pada lantai kita perlu mempertimbangkan pola lantai. Hal ini terkait dengan jenis material yang disesuaikan dengan aktivitas atau kegiatan dalam ruang. "Pertama dari aktivitas fisik, ditentukan material apa saja yang bisa diterapkan. Setelah itu, untuk memenuhi kebutuhan psikis agar aman dan nyaman dipilih material yang paling sesuai," kata desainer interior dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Nuarista Edi Nugraha.

Desainer interior Annahape menambahkan, material kayu lokal untuk parket biasanya berjenis kayu jati, kayu merbau, kayu kelapa, kayu sungkai, kayu sonokeling, kayu bengkirai, dan kayu ulin. Menurut dia, dari sekian banyak kayu yang ada, kayu ulin merupakan jenis kayu yang mahal dan agak sulit dicari. Sementara itu, material parket impor berjenis oak, lime, cherry, walnut, atau maple.

Bentuk parket juga beragam. Ada yang berbentuk bujur sangkar, empat persegi panjang, dan segi tiga. Kendati demikian, parket juga bisa dipesan secara khusus, seperti dengan bentuk kurva atau lingkaran. Jenis parket ada tiga, yakni solid parquet (parket kayu solid), laminate parquet, dan veneer parquet. Annahape menjelaskan, pada parket kayu solid, seluruh lantai parketnya terbuat dari potongan kayu solid dengan ketebalan sekitar 1,5 cm.

Sesuai dengan harganya yang jauh lebih mahal dari parket laminate, parket kayu solid dapat di-refinishing sesering mungkin. Bahkan, Anda pun dapat menikmati tampilannya yang mewah dan empuk. Sayang, untuk jenis kayu tertentu, parket kayu solid rentan terhadap rayap dan cuaca.

Jika ingin yang lebih tahan terhadap rayap dan cuaca, Anda bisa memilih menggunakan parket laminate. Sebab, material parket ini bukan dari kayu (faux wood). Material parket laminate berasal dari fiber yang diolah menyerupai kayu, yang kadang-kadang dilapisi plywood di bagian bawahnya.

Harga parket laminate paling murah. Namun, parket ini tidak bisa di-refinishing, sehingga terpaksa diganti jika mengalami kerusakan. Kendati bukan terbuat dari kayu, karena kecanggihan teknologi, motif parket laminate dapat dibentuk menyerupai motif bambu. Parket yang merupakan kombinasi solid kayu berketebalan sekitar 5 mm di permukaannya dengan plywood atau kayu kualitas rendah di bagian bawahnya adalah parket vinir (veneer parquet). Parket vinir dapat di-finishing ulang, tetapi tidak sesering parket solid.

Saran Annahape, jika suatu saat Anda bermaksud membeli rumah dengan iming-iming lantai parket, ceklah jenis parketnya serta kapan parket itu dipasang. "Kalau itu terbuat dari kayu solid, semakin tua harganya semakin mahal. Kalau dari laminate, semakin tua umur pemasangan, siap-siaplah merogoh kocek untuk menggantikannya," tutur Annahape.

Diakuinya, keistimewaan lantai parket ini adalah bisa diaplikasikan di hampir semua interior desain rumah atau dekorasi ruang. Mulai desain teras luar, desain foyer, desain ruang tamu, desain ruang keluarga, ruang makan, ruang tidur, sampai desain interior home theater. Pasalnya, selain berfungsi membuat ruang lebih hangat, lantai parket juga menjadi simbol kemewahan dan keeleganan sebuah hunian.
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Busana Tepat bagi si Tubuh Gemuk