Tampil Etnik dengan Pagar Kayu

Sabtu, 20 Desember 2008 - 15:01 wib | sindo -

Foto : Corbis

Tampil Etnik dengan Pagar Kayu
APAKAH Anda ingin melindungi tempat tinggal sekaligus menciptakan privasi secara bersamaan? Pagar kayu bisa menyediakannya untuk Anda. Anda hanya harus mencari kayu yang solid dan kuat untuk mengamankan pekarangan.

Pagar kayu tidak hanya dapat memberi keamanan, juga menambah keindahan dan kecantikan pekarangan. Lantas, bagaimana Anda mengetahui bahwa pagar kayu cocok untuk diaplikasikan di pekarangan Anda? Itu dapat diketahui dengan memperhatikan tema dan desain rumah Anda sendiri.

"Di Indonesia memang jarang rumah yang memakai kayu sebagai material pagar. Kalaupun ada, biasanya rumah-rumah di perumahan mewah dan elite," ujar Irwan Soeryopati. Umumnya, pagar kayu di perumahan di Indonesia berwarna cokelat dan berbentuk kotak besar.

Padahal, Anda juga bisa sedikit meniru orang-orang "bule" yang rata-rata memiliki rumah berpagar kayu, atau bahkan tidak punya pagar sama sekali karena tingkat kejahatan di luar negeri tidak setinggi di sini. Di negara lain, pagar kayu biasanya berbentuk picket fence atau cagak pagar kayu yang ditanam ke dalam tanah mengitari pekarangan rumah.

Pada suatu titik dibangun pintu pagarnya yang bisa diayun ke dalam atau ke luar. "Pagar jenis ini akan mempermanis tampilan rumah minimalis. Selain itu, akan memberi kesan village," ujar Irwan. Kayu yang biasa digunakan di negara lain lebih beragam dibandingkan di Indonesia.

Di sana ada sejenis cedarwood, kayu jati dan kayu pohon oak. Tapi di sini, kayu yang umum dipakai adalah kayu jati saja karena memang hanya pohon jati yang banyak terdapat di hutan-hutan Indonesia. Pagar kayu juga akan lebih menonjolkan taman Anda.

"Kayu kan berasal dari pohon yang notabene termasuk tanaman. Jadi, pagar kayu akan memberi kesinambungan terhadap unsur alam di rumah Anda," papar Irwan.

Pagar kayu lebih mudah dimodifikasi dibandingkan pagar jenis lain. Pagar besi mungkin hanya bisa diganti warna catnya. Namun, pagar kayu bisa diberi ornamen penghias, seperti misalnya tanaman rambat yang dililitkan memanjang searah dengan panjang pagar. Ini juga bakal memberikan kesan yang unik bagi rumah Anda.

Perawatan pagar kayu sebenarnya tidak sulit. Hanya, memang membutuhkan perhatian lebih besar ketimbang pagar jenis lain.

"Kayu itu kan elemen hidup. Jadi kalau terkena panas dan hujan pasti akan bereaksi. Entah itu menjadi berjamur atau berlumut atau bahkan retak. Mungkin itu adalah salah satu kelemahan pagar kayu ya," sebut Irwan.

Bila Anda ingin pagar kayu tetap awet dan tahan lama, perawatannya mudah saja. Satu minggu sekali luangkan waktu untuk merawatnya. Mungkin bisa digabungkan dengan kegiatan berkebun Anda.

Pastikan Anda mengelap pagar kayu Anda dengan obat khusus untuk kayu agar terhindar dari jamur dan lumut. Anda juga bisa mengoleskan vernis di permukaan pagar kayu. Vernis akan mencegah tumbuhnya organisme hidup pada kayu. (nsa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Terungkap Rahasia Regina 'Idol' Susut 17 Kg