Serba-Cokelat di Chocolate Spa

LULUR cokelat mungkin sudah biasa di telinga Anda, tetapi bagaimana dengan paket perawatan cokelat all in one?

Di Chocolate Salon & Spa yang terletak di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Anda bisa menemukan perawatan serba-cokelat ini. Pemiliknya, Dewi Rahayudi mengatakan, keistimewaan salon dan spa tersebut memang perawatan yang serba-cokelat, mulai ujung kepala hingga ujung kaki.

Memasuki Chocolate Salon & Spa, aroma manis cokelat langsung memenuhi hidung. Selain itu, sejauh mata memandang, hanya ada cokelat. Dinding, meja resepsionis, sofa, bahkan lemari produk semua berwarna cokelat yang memancarkan kehangatan. Bahkan, para terapis pun menggunakan seragam berwarna cokelat.

"Konsepnya memang sengaja kami hadirkan serba-cokelat," ujar Dewi, sembari mengakui spanya baru beroperasi semenjak Desember lalu. "Karena itu, kami masih memberi harga promosi," imbuhnya. Kenapa cokelat? Dewi menjelaskan, selain sebagai kudapan favorit kaum wanita, cokelat ternyata memiliki segudang manfaat untuk kecantikan, terutama bagi kulit.

"Cokelat itu bagus untuk kulit, membuat kulit lebih sehat juga terasa lebih halus, lembut dan wangi," sebut wanita yang juga memiliki salon di kawasan Mampang ini. Cokelat memang mengandung antioksidan yakni polyphenol, yang juga terdapat pada buahbuahan, sayur-sayuran, dan anggur merah. Dari segi kesehatan, antioksidan ini mampu mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung. Dari segi kecantikan, polyphenol membantu menunda penuaan dini. Selain itu, cokelat juga kaya vitamin A dan E yang sangat penting untuk perbaikan sel-sel kulit, peremajaan kulit, dan memperlancar sirkulasi darah. Dari luar, seluruh manfaat ini menjadikan kulit terlihat lebih segar dan lembut, serta menjadikan kulit beraroma manis cokelat yang menggoda.

Chocolate Salon & Spa merangkum semua manfaat tersebut dalam paket perawatan lengkap yang terdiri dari pijat, lulur, masker, mandi cokelat, serta hair spa cokelat. Sebagai bonus, pelanggan yang datang akan diberi welcome drink berupa minuman cokelat hangat yang lezat dan menenangkan pikiran Anda.

Untuk perawatannya, pertama, terapis akan melakukan scrubbing ke seluruh tubuh dengan menggunakan lulur cokelat yang tidak hanya beraroma legit, juga kaya dengan cocoa butter, lemak tumbuhan yang disarikan dari biji cokelat. Cocoa butter ini memiliki manfaat melembapkan, mengurangi stretch marks, garis-garis kerutan halus, serta meningkatkan elastisitas kulit. Adapun butiran kasar scrub dapat membantu mengangkat kotoran dan sel kulit mati, meninggalkan lapisan kulit yang lebih lembut dan segar di bawahnya.

Langkah kedua, dilakukan body massage menggunakan minyak esensial beraroma cokelat. Dalam tahap ini, pijatan yang dilakukan terapis mampu membuat tubuh menjadi rileks, melepaskan ketegangan setelah seharian beraktivitas. Sementara aroma terapinya mengirim sinyal menenangkan ke otak.

Memberi perintah untuk rileks sekaligus membuat otak melepaskan hormon-hormon phenethylamine dan serotonine yang merangsang perasaan bahagia serta mengurangi stres. Minyak esensial ini juga mengandung antioksidan yang berfungsi mengurangi kerusakan kulit akibat polusi udara.

Setelah tubuh rileks, selanjutnya dilakukan masker cokelat dan mandi cokelat yang selain membuat kulit lebih halus, juga menjadikan tubuh beraroma cokelat nan manis. Nah, sebagai finishing touch, ada moisturizer cokelat yang bukan hanya melembapkan kulit, juga menebarkan aroma semerbak cokelat yang diklaim Dewi bisa bertahan hingga tiga hari.
Terakhir, mereka juga menawarkan hairspa dengan bahan dasar cokelat yang dipercaya bisa membuat batang rambut lebih kuat, sehat, dan tentu saja beraroma cokelat.

Puteri, salah seorang pelanggannya mengatakan, selain pelayanan dari terapis yang memuaskan, bahan cokelat yang digunakan di tempat ini membuatnya ketagihan mendapatkan perawatan yang sama. "Kalau secara rutin melakukan perawatan, kulit kita jadi lebih halus. Aroma cokelatnya itu loh yang saya suka, wangi banget!" katanya.
()
Berita Rekomendasi

Baca Juga

Terlalu Sibuk, Lenny Agustin Tak Sempat <i>Nyalon</i>

Terlalu Sibuk, Lenny Agustin Tak Sempat Nyalon