SENTUHAN Oriental saat ini banyak diaplikasikan untuk rumah, perkantoran, bahkan istana. Unsur alam yang kuat menjadikan ornamen Oriental banyak diminati untuk mempermanis interior hunian.
Manakala Anda merasa lelah selepas menghadapi hari yang sibuk, ke mana tempat utama yang ingin dituju? Sebagian besar orang menjawab: rumah. Ya, saat tubuh penat, rumahlah yang kerap terbayang untuk segera disinggahi, tempat kita bisa bersantai dan merasakan kenyamanan. Tak heran muncul ungkapan home sweet home ataupun feels like home yang mencerminkan betapa rumah memiliki makna mendalam bagi setiap pemiliknya. Untuk itu, amatlah penting menjadikan rumah kita senantiasa hangat, nyaman, dan ngangeni. Salah satunya dengan gaya maupun tata ruang serta ornamen yang unik dan tidak menjemukan.
Nah, jika selama ini Anda bosan dengan tampilan interior yang itu-itu saja dan ingin mendekorasi ulang rumah, sentuhan Oriental merupakan pilihan tepat. Di Indonesia, istilah Oriental terlanjur identik dengan sesuatu yang berbau China. Padahal, jika berbicara dalam tataran bangunan atau gaya dekorasi rumah, Oriental yang bermakna "ketimuran" memiliki cakupan lebih luas, semisal Jepang, Korea, Vietnam, Thailand, hingga Persia.
"Gaya Oriental ini mungkin saja memiliki ornamen berbeda, tapi akarnya masih mirip," ujar Dwi D Noviantoro dari Orange Design.
Karakter Oriental bisa diamati dari bentuk dasar (vernakular) bangunan. Menurut Dwi, rumah Oriental gaya Jepang umumnya lebih simpel dibanding China dan Korea. "Ornamennya lebih ramai dengan perpaduan warna merah, hitam, dan putih," sebut Dwi.
Dia mengungkapkan, saat ini di Indonesia jarang yang mengadopsi rumah tradisional China secara utuh. Kebanyakan merupakan rumah modern. Kalaupun mengadopsi konsep Oriental, biasanya hanya dasarnya, seperti unsur pintu gerbang atau ornamen dan furnitur serta kaligrafi China. "Untuk rumah klasik modern, biasanya hanya menambahkan sedikit unsur Oriental, semisal logo tantra atau unsur warna merah dan emas," imbuhnya.
Sentuhan Oriental memiliki kelebihan dalam memberi kesan elegan pada ruangan. Tak heran, istana dan kantor-kantor kedutaan di seluruh dunia umumnya diberi sentuhan Oriental. Keindahan dan kesederhanaan dekorasi Oriental juga dapat membantu meringankan kesan berat pada sebuah apartemen sehingga menjadi semacam apartemen studio yang lapang. Pertimbangan lainnya, dekorasi Oriental dinilai tak akan lekang oleh kemajuan zaman.
Desain Oriental senantiasa menyajikan sentuhan unik yang seolah merepresentasikan kekhasan tersendiri. Dekorasi rumah Oriental juga cocok diterapkan pada hunian kontemporer dan modern mengingat kesan antiknya. Jika ingin mengaplikasikannya pada hunian, ada banyak ragam pilihan yang sesuai selera dan tepat diterapkan sesuai ukuran rumah Anda. Kesan Oriental ini bisa dimunculkan melalui pengaturan motif lantai, dekorasi dinding, furnitur, bahkan tirai maupun penyekat ruangan.
"Jepang dan China cenderung menyukai dekorasi interior dan furnitur dari kayu. Mereka suka dengan warna natural, jarang yang memakai plastik atau kaca. Unsur alam seperti kayu, batu alam, bambu, dan lukisan dinding dari kertas lebih sering dipakai," sebut Erlavina dari Bangun Rumah Persada.
Hal lainnya yang juga populer dalam interior bergaya Oriental ataupun dekorasi ala Victoria adalah abjad China atau dikenal dengan Conji (huruf Kanji), yang mana setiap simbol dapat mencerminkan makna berbeda. Sementara masing-masing karakter yang disebut ideogram merupakan simbol yang menggambarkan konsep atau tatanan kalimat utuh.
Beberapa item Oriental yang dapat digunakan untuk mendekorasi rumah misalnya bunga segar, bambu, simbol keagamaan, ornamen etnik, dan hiasan dinding bergambar naga atau bunga teratai. Tak masalah apa atau seberapa banyak ornamen yang Anda punya, asalkan pandai mengaturnya niscaya hasilnya akan memuaskan. Untuk rumah yang kecil, misalnya, Anda harus menempatkan semacam hiasan dinding vertikal berukuran kecil untuk mengakali keterbatasan ruang agar tetap terlihat lapang.
Saat memilih hiasan rumah, semua berpulang pada selera pribadi serta warna dinding rumah Anda. Pertimbangan lainnya adalah jumlah penghuni rumah dan tipe lantai serta ukuran ruangan yang ada. Selanjutnya, tirai atau gorden juga harus diperhatikan keserasiannya.
Dalam pemilihan gorden, pastikan untuk tidak memilih warna atau bahan yang terlalu terkesan dramatis atau sebaliknya terlalu semarak. Untuk kamar tidur dan ruang tengah, pilihlah gorden berbahan tebal, sedangkan pintu sebaiknya memakai bahan kain yang ringan dan melambai saat terembus angin.
(tty)