SIAPA yang tidak mengetahui Puspita Internasional Martha Beauty School (PIMBS)? Sekolah yang didirikan pengusaha kosmetika Dr Martha Tilaar itu selalu sukses mencetak sederet pakar kecantikan dan tata rambut di Indonesia.
Sebut saja Chenny Han, Gusnaldy, Sugimartono, dan May May. Mereka tidak hanya sukses sebagai beautypreneur, tetapi karya-karyanya juga menjadi acuan tren masyarakat seantero Nusantara. Hebatnya lagi, karya mereka juga sering menghiasi media massa ternama, baik koran, majalah, tabloid, internet, dan televisi.
Selain mereka, muncul sosok Novi Linlin Endang Sulastri. Alumni siswa PIMBS ini sukses mengukir prestasi di kancah internasional di ajang berjudul "33 Asian Hairstylish & Make Up Competition 2009" di Hong Kong, 20 Juni lalu.
Ajang bergengsi yang diprakarsai Asian Hair and Beauty Association itu berhasil menghantarkan Novi sebagai "The Best Most Outstanding Make Up Artist".
"Selamat kepada Novi dan tim Puspita Martha lainnya yang berangkat ke Hong Kong. Ajang tersebut dapat meningkatkan ketrampilan para pakar di bidang tata rambut dan kecantikan, memperkenalkan produk lokal, sekaligus untuk saling bertukar informasi mengenai beragam aktivitas sosial dan budaya dari para praktisi dunia kecantikan di negara-negara kawasan Asia," tutur Dr Martha Tilaar memberikan sambutan di Martha Tilaar Center, Graha Irama, Kuningan, Jakarta, Jumat (26/6/2009).
Ajang yang dihelat di Queen Elizabeth Stadium 18 Qi Kwan Road itu diikuti sekira 16 negara, seperti Indonesia, Jepang, Korea, China, Singapura, Macau, Taiwan, Malaysia, dan lain-lain. Saat itu ada beberapa kategori yang dilombakan, meliputi Ladies Hairstyle, Men Hairstyle, Ladies Make Up, Young Ladies Hairstyle, dan Performence (fantacy make up and hair trend show).
Kali ini peserta dari Indonesia diwakili Michelle Albertine Darmawan, Novi Linlin Endang Sulastri, Wanny Wikarman (Bridal Make Up), Shinta Antonia Lorensa (Youngsters Group Ladies Fashion Haircut & Style), dan Sudirman (Evening Party Make Up). (tty)