Cara Tradisional Atasi Saraf Terjepit

|

Koran SI - Koran SI

Foto: Ist

Cara Tradisional  Atasi Saraf Terjepit
JANGAN sepelekan gangguan saraf terjepit. Meski sepele, gangguan ini akan mengganggu kegiatan Anda sehari-hari. Untuk mengatasinya, cara tradisional bisa Anda lakukan.

Sudah lebih dari setahun, Andriyani, 35, mengalami nyeri sendi di bagian leher dan tulang belakang. Rasa sakit plus nyeri kerap menghampirinya. Apalagi saat dia harus berjalan jauh, bangun tidur, atau saat membungkukkan badan. "Rasanya nyeri sekali bagian belakang tubuh saya jika digerakkan dalam posisi seperti itu (merunduk), rasanya seperti nenek-nenek saja" tuturnya. Derita nyeri karena syaraf terjepit dialaminya sejak dia terjatuh beberapa tahun lalu.

Meskipun sepele, gangguan saraf terjepit ini cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Gangguan ini merupakan suatu gangguan yang terjadi pada saraf karena terjepit yang akan menimbulkan rasa berupa nyeri. Kondisi ini terjadi karena adanya kerusakan atau bergesernya susunan tulang atau sendi, misal pada sendi di daerah leher.

"Di umur 30 tahun ke atas, banyak orang yang mengalami keluhan berupa sakit pinggang atau nyeri pada leher. Dan itu biasanya terjadi karena adanya saraf yang terjepit," tutur Danna, ahli massage atau ahli pengobatan tradisional dari Tung Mei Body Repair Massage, yang langsung didatangkan dari China.

Biasanya mereka yang datang ke klinik pengobatan tersebut memiliki keluhan yang parah. Rata-rata mereka berusia di atas 30 tahun. Padahal, bisa jadi pemicu saraf terjepit tersebut sudah terjadi sejak muda. Misalnya jatuh dari sepeda. Bila diketahui sejak awal, sebaiknya periksakan saat itu juga. Karena semakin muda usia penderita yang datang berobat, semakin cepat hasil perbaikan yang dapat tercapai atau berhasil.

"Mereka yang menderita saraf terjepit juga biasanya karena jatuh saat usianya masih muda, dan akhirnya mempunyai dampak jangka panjang. Karena dampak jangka panjang tersebutlah, pasien datang dengan keadaan yang parah. Misalnya postur tubuh berubah," ujarnya.

Keluhan-keluhan yang dirasakan pada penderita tulang belakang tidak lurus atau bengkok dan saraf terjepit atau pengapuran pada leher ini, di antaranya adalah rasa pegal dan nyeri di bagian leher dan atau tulang belakang. Kesemutan dan sakit pada tangan. Berkurangnya tenaga pada tangan untuk melakukan aktivitas, misalnya mengangkat barang seperti gelas, gayung, membawa tas dan lainnya. Selain itu, rasa nyeri pada tulang belikat.

Sementara itu, keluhan pada penderita sakit pinggang atau saraf terjepit pada pinggang biasanya adalah pegal atau sakit di bagian pinggang bawah. Selain itu, juga merasakan sakit pada saat membungkukkan badan, atau sedang duduk.

"Seseorang yang mengalami hal seperti itu biasanya tidak kuat berjalan atau berdiri lama," ujar pemilik atau Direktur Klinik dari Tung Mei Body Repair Massage, Nelly Suhirman SE. Nelly mengatakan, pengobatan saraf terjepit tak harus diobati di rumah sakit. Penderita cukup ke Tung Mei Body Repair Massage. Sebuah klinik pengobatan pusat perawatan yang menangani masalah tulang dan saraf.

"Cara tradisional biasanya dilakukan bagi mereka yang sudah kapok berobat ke dokter," tutur Nelly yang sudah membuka klinik tersebut sejak akhir 2007.

Dalam praktiknya, Nelly menjelaskan bahwa setelah melakukan serangkaian tanya-jawab dan pengukuran tekanan darah, praktisi Tung Mei harus dapat menemukan tulang belakang atau persendian yang memerlukan perawatan. Caranya dengan melakukan palpasi (meraba) tulang belakang atau persendian juga syaraf-syaraf. Perabaan itu diperlukan untuk memeriksa ada tidaknya penyimpangan gerakan normal.

Masih dijelaskan Nelly, Tung Mei merupakan gabungan penyembuhan ala China dengan metode tuina dan penyembuhan ala Barat, dengan metode sejenis kiropraktik. Metode Tung Mei ini merupakan gabungan antara ilmu dan seni. Unsur ilmiahnya meliputi teknik diagnosis yang berdasarkan ilmu kedokteran Timur dan Barat. Sementara seninya adalah teknik manipulasi yang dilakukannya.

Tujuan metode pengobatan seperti ini adalah untuk melancarkan sirkulasi daerah pada bagian tubuh yang bermasalah, mereposisi, atau merelokasi tulang pada tempat yang semestinya, melemaskan kembali otot dan urat yang kaku.

"Tung Mei terapi memberikan perawatan untuk tulang bengkok dan syaraf terjepit dengan metode perpaduan massage (anmo) yang sangat spesifik dan teknik gerakan sedemikian rupa yang diperlukan merelokasi atau mereposisi tulang yang berasal dari Shen Zhou, China," jelasnya.

Di dalam Tung Mei, ada beberapa teknik stimulasi yang dilakukan, seperti menarik, mendorong, menggetarkan, menekan, memutar, dan melipat, di mana tujuan dari gerakan tersebut adalah untuk mereposisi tulang.

"Perawatan ini aman,tidak mahal, tidak disuntik, tidak operasi dan memberikan kesembuhan yang nyata dalam waktu relatif singkat," tandasnya.

Manfaat dari perawatan Tung Mei Therapy yang berlokasi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini sudah dapat dirasakan penderita saat perawatan pertama kali, di mana penderita merasakan sakit atau pegal berkurang, napas menjadi lebih lega, tidur menjadi lebih nyenyak.

"Untuk ukuran berapa kali treatment ini harus dilakukan, itu semua bergantung dari ringan dan beratnya masalah yang diderita. Tapi, umumnya lebih dari lima kali datang dengan waktu 50 menit per satu kali treatment," jelas Nelly.
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Masakan Tiongkok Enak Disantap Selagi Hangat