o1 o2

Karir dan kepribadian


Tipe Pencari Kerja yang Manakah Anda?

Selasa, 8 September 2009 - 09:03 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Foto: Corbis

SETIAP orang punya tingkat semangat yang berbeda-beda saat mencari pekerjaan. Ada yang sangat detail memerhatikan tiap prosesnya, ada pula yang hanya sekadar menjalankan.

Anda tipe yang mana? Setiap orang, baik yang baru lulus kuliah maupun yang mencari pekerjaan atau mereka yang ingin mencari pekerjaan baru, tentu memiliki proses pencarian kerja yang beragam. Ada yang begitu bersemangat, ada pula yang sekadar menguji nasib. Setiap cara yang digunakan sebenarnya memiliki arti tertentu.

Tak hanya menggambarkan karakter orang tersebut, juga bisa digunakan untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan mereka dalam mencari kerja. Tentunya, dengan memaksimalkan kekuatan dan meminimalkan kekurangan, setiap pribadi bisa lebih siap dan lebih cepat mendapatkan pekerjaan.

Seperti apa sebenarnya tipe para pencari kerja? John Liptak, penulis buku Career Quizzes, membaginya dalam empat kategori, yaitu si aktif (doers), si penuh persiapan (preparers), si penuh semangat (energizers), dan si pemikir (thinkers).

Menurut John, masing-masing tipe ini tak ada yang lebih baik atau lebih buruk dari yang lain. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. "Strategi mencari kerja yang terbaik ialah yang bisa memaksimalkan kelebihan yang Anda punya dan belajar dari kelemahan dari tipe-tipe yang ada," tegas Liptak, seperti dikutip dari aol.com.

Agar Anda bisa lebih maksimal dalam mencari kerja sekaligus mendapatkan pekerjaan terbaik, berikut tipe-tipe pencari kerja tersebut, berikut kelebihan dan kelemahan yang dimilikinya.

Si Aktif

Ia adalah orang yang senang berkompetisi, senang jika berada dalam tekanan pekerjaan, dan merasa tertantang dengan pekerjaan atau tugas yang rentan stres. Ia juga senang melakukan pekerjaan yang berisiko. Dalam proses mencari kerja, orang dengan tipe ini sangat lihai mempromosikan dirinya sendiri.

Ia selalu aktif memantau lowongan pekerjaan yang ada, pintar membangun network, dan gemar menonjolkan keahlian dan pengalaman mereka. Si aktif juga tergolong agresif dalam mencari pekerjaan. Ia tak ragu untuk menelepon orang yang memiliki wewenang dalam proses pencarian orang atau karyawan.

Kelemahan dari tipe ini ialah, mereka cenderung tak sabar jika mencari kerja. Saat proses wawancara pun mereka kerap terlalu percaya diri hingga lupa mendengarkan apa yang disampaikan pewawancara. Coba juga untuk berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara, dan harus lebih tenang dan bersabar saat proses mencari kerja. Jangan lupa juga untuk membuat surat lamaran kerja yang bisa mencerminkan keahlian dan pengalamannya.

Si Penuh Persiapan

Mereka adalah orang-orang yang sangat terorganisir, senang dengan rutinitas, dan cenderung untuk tetap rendah hati. "Mereka juga cenderung kaku dan sering menganggap perubahan sebagai sesuatu yang bisa membuat mereka lemah. Tapi jika berada dalam situasi yang normal,mereka adalah orang-orang yang bersahabat, hangat, dan sangat ingin sukses dalam karier mereka," tegas Liptak.

Saat mencari pekerjaan, tipe ini biasanya cenderung tidak terburu-buru. Jika ada penolakan, mereka juga dengan mudah menerimanya. Saat wawancara kerja, orang seperti ini adalah orang yang menyenangkan, responsif, dan bisa menciptakan suasana wawancara kerja yang menyenangkan.

Sayangnya, si penuh persiapan sering merasa tak percaya diri hingga sulit mempromosi kan dirinya sendiri. Ia juga sedikit sulit berlaku aktif dalam proses mendapatkan pekerjaan, seperti menelepon pemberi pekerjaan atau membangun jaringan kerja.

Si Penuh Semangat

Mereka adalah para "risk-taker", selalu antusias dengan berbagai hal baru, dan terbuka terhadap perubahan apa pun. Dalam mencari kerja, mereka senang menggunakan segala metode, termasuk menciptakan cara mereka sendiri. Mereka juga sering terlihat karismatik dan penuh antusias saat wawancara kerja.

Namun, mereka sering kesulitan dalam mengorganisasikan pekerjaan mereka karena gaya mereka yang impulsif dan kurang peduli. Karena itulah, mereka harus pandai mengontrol sifat impulsif ini. Termasuk juga mulai membuat surat lamaran kerja yang profesional, dan memerhatikan detail dalam proses pencarian kerja. Terakhir, mereka juga harus terbuka terhadap kritik dan penolakan.

Si Pemikir

Mereka selalu berpikir logis, perfeksionis, dan terlalu sibuk dengan detail hingga lupa "gambaran utuh" dari sebuah situasi. Dalam proses mencari kerja, mereka adalah orang-orang yang pandai membuat surat lamaran kerja dengan penuh persiapan dalam wawancara kerja. Tak heran jika mereka cenderung menggunakan langkah konservatif dalam mencari kerja, misalnya dengan mengirim surat lamaran ketimbang menelepon langsung si pemberi pekerjaan.(Koran SI/Koran SI/nsa)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2