Inilah Alat Perangsang Wanita!

|

Adhini Amaliafitri - Okezone

Foto: Cosmopolitan

Inilah Alat Perangsang Wanita!
FREKUENSI setiap pasangan suami istri (pasutri) untuk bercinta tidak pernah sama. Ada pasangan yang kuat melakukan hubungan seks sehari tiga kali, tetapi ada pula yang merasa cukup sekali dalam sepekan.

Jika Anda termasuk "rajin" bersenggama, maka dibutuhkan alat perangsang yang bisa memudahkan ajang pergumulan. Sehingga membuat pasangan tak kuasa menolak ajakan untuk segera bercinta.

Apa saja alat perangsang hasrat kaum hawa? Pemaparan She Knows berikut bisa menjadi referensi Anda:

Toys

Alat perangsang yang digunakan saat "pemanasan" tak hanya seputar vibrator atau bulu. Namun ternyata busa sabun, whipped cream juga bisa menjadi mainan untuk alat perangsang satu sama lain. Saat bercumbu, Anda dapat memijatnya diiringi suara-suara menggoda.

Dengan aksi Anda ini, dijamin akan membuat wanita merasa "tertantang" dan tak sabar untuk segera melalui petualangan seru bersama.

Buku panduan seks

"Untuk urusan seks, tidak akan pernah cukup ilmu yang dibutuhkan. Itulah mengapa Anda membutuhkan buku panduan seputar seks dari mulai anatomi tubuh, sampai vibrator. Baca di waktu senggang, dan diskusikan tentang isi buku tersebut dengan pasangan," ujar Em, pengarang buku Sex: How to Do Everything.

Minyak lubrikasi

Saat wanita terangsang, maka vagina akan mengeluarkan sejenis cairan yang dapat melenturkan. Sehingga, ketika penetrasi tiba. Mr P si dia tak mengalami kesulitan untuk "menjelajahi" setiap sudut Miss V-nya.

Nah, jika Miss V kesulitan untuk "menyambut" kedatangan Mr P, saatnya untuk memberikan minyak lubrikasi sebagai salah satu alat perangsang seksual.

"Minyak lubrikasi tak hanya membuat vagina lebih 'luwes', sehingga Mr P bisa masuk dengan lancar. Tapi juga bisa membuat hubungan seks berjalan lebih lama," tutur Sexologist Pepper Schwartz, Ph.D.

Tertarik mencoba?
(nsa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Inul Daratista Berani Bereksperimen Gaya