BERBAGAI jenis sup tersedia di negeri ini, mulai sup daging hingga sup jagung. Lalu, bagaimana dengan sup ikan?
Hidangan berkuah ini bisa ditemukan dengan mudah di sini. Mulai restoran mewah, kafe, hingga warung makan kaki lima, sup kerap dijajakan dan menjadi hidangan yang sangat familier bagi lidah siapa pun. Jika ditelisik sejarahnya, sup telah dikenal di Jepang sejak ratusan tahun lalu.
Pada waktu itu, sup disajikan dengan bahan dasar dashi ditambah isi sup berupa sedikit makanan laut atau sayur-sayuran, dan diberi bumbu sebagai perasa. Sup di negeri matahari terbit biasa dinikmati dengan cara menyeruput kuahnya dari dalam mangkuk, serta memakan isi sup menggunakan sumpit.
Sementara di Indonesia, pada umumnya sup dihidangkan bersama nasi putih sebagai menu utama untuk santap siang ataupun malam. Sup termasuk masakan yang sederhana dan sangat mudah dibuat. Bahan-bahannya pun beragam serta gampang didapat. Kaldu, isi sup yang bervariasi, ataupun mi bisa dijadikan tambahan pembuatan menu yang satu ini. Rasa yang dihasilkan berbeda-beda, tergantung jenis bumbu yang digunakan.
Seiring kian berkembangnya pengetahuan manusia tentang kuliner, maka sup tidak saja dibuat menggunakan sayur-sayuran. Melainkan juga dengan tambahan berbagai bahan utama, seperti pada menu sup jagung yang gurih atau sup ikan yang sehat karena memiliki protein yang tinggi.
Jangankan di Jepang yang masyarakatnya dikenal gemar mengonsumsi ikan, di Indonesia, sup ikan juga sudah menjadi menu keseharian yang dapat dinikmati setiap waktu.
"Biasanya kita membuat sup ikan dengan ikan yang berkualitas. Tidak boleh sembarangan, karena akan memengaruhi rasa sup. Terkadang masing-masing jenis ikan membutuhkan pengolahan yang berbeda," ungkap Chef Budiman Atmaja.
Menurut Budiman, untuk mendapatkan sup ikan yang bermutu dan berkualitas baik, selain ikan sebagai bahan dasar haruslah segar, bumbu yang digunakan juga bakal menentukan rasanya.
"Sup identik dengan bumbu seperti merica, ketumbar, dan bawang putih. Jumlah bumbu akan sangat memengaruhi rasa," jelasnya.
Selain sup ikan, masih ada banyak hidangan tradisional Indonesia yang terbuat dari ikan. Misalnya yang paling sederhana adalah gurame goreng. Hanya dengan menggoreng ikan gurame, ditambah sedikit sambal tomat atau sambal terasi, hidangan sederhana ini sudah bisa dikonsumsi.
Selain gurame, bawal, atau ikan mas, ikan yang juga memiliki daging berasa gurih, menurut Budiman, adalah nila. Ikan ini mempunyai tekstur daging lembut. Selain digoreng dan dibakar, ikan nila juga bisa dimasak dengan cara dikukus.
"Ikan ini rasanya akan semakin lezat jika sebelum dikukus, nila dibungkus dengan daun pisang serta dibumbui secara lengkap," kata chefyang telah mendalami ilmu pembuatan menu tradisional Indonesia sejak enam tahun lalu. (uky)