o1 o2

Fashion


Mode China Banjiri Paris

Selasa, 10 November 2009 - 17:47 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Foto: Ist

PERKEMBANGAN industri mode China yang melaju pesat memungkinkan migrasi para pelaku fesyen keluar negaranya, termasuk merambah Eropa. Dalam beberapa waktu terakhir, industri manufaktur China semakin membuktikan kualitasnya. Tidak lagi menyasar produksi massal, China kini bergerak menuju target high-end di kalangan pelaku fesyen Eropa, terutama di pusat mode layaknya Paris, Milan, serta London.

Buktinya, pada ajang "Paris Fashion Week", model berkewarganegaraan China ikut melenggang di atas catwalk dengan berbalut koleksi terbaru desainer ternama. Salah satunya Zhang Xinghe, yang juga mantan Miss China 2003 dan 2006.

"Kami berusaha sangat keras untuk mencapai level ini," ungkap Pemimpin China National Textile and Apparel Council (CNTAC) Du Yu Zhou. Selain jajaran para model oriental, label asal China pun tak kalah ketinggalan unjuk gigi dengan menampilkan top fashion brand layaknya Jefen untuk beraksi di catwalk Paris.

"Hal ini kami lakukan untuk menghilangkan anggapan industri massal yang identik dengan produk China, sebaliknya kami ingin menunjukkan bahwa kualitas China pun tak kalah dengan produksi Eropa," sambung Du.

Tampaknya, hal tersebut menunjukkan hasil yang diinginkan. Pasalnya, tahun ini ekspor tekstil China ke wilayah Eropa meningkat hingga 15 persen dibanding tahun lalu dengan penjualan yang mencapai angka lebih dari 400 miliar euro. Dengan material kashmir sebagai kontributor terbesar. "Pendapatan tersebut semakin membuktikan bahwa tekstil merupakan sektor terpenting dalam ekonomi China," terang Du.
(Koran SI/Koran SI/tty)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2