Getting Time...

'Symphony of My Dream' Ivan Gunawan

Dewi Arta - Okezone
Rabu, 18 November 2009 10:06 wib
detail berita
Koleksi Ivan Gunawan (Foto: Dewi Arta/Okezone)

SUKSES menjadi presenter andal tak menyurutkan langkah desainer muda Ivan Gunawan menggelar pergelaran busana tunggal. Konon, puluhan busana cantik yang ditampilkan di ajang Jakarta Fashion Week 2009/2010 merupakan perwujudan mimpi Ivan selama ini.

"Saya adalah seorang pemimpi. Kalau saya menjadi perempuan, banyak sisi unik yang bisa saya eksplor. Ini merupakan pergelaran busana saya untuk kali pertama, setelah menunggu setahun lalu," tutur Ivan Gunawan saat konferensi pers di Mal Pacific Place, Jakarta, Selasa (17/11/2009).

Ivan mengusung tema menarik, "Symphony of My Dream". Tema tersebut diterjemahkan dalam gaun-gaun cantik dengan warna-warna cerah.

"Mimpi saya penuh warna. Gaun-gaun ini adalah khayalan yang ada di dalam imajinasi ketika menyiapkan peragaan busana. Saat diwujudkan menjadi rancangan busana, dan saya susun satu per satu menjadi sebuah koleksi, terlihatlah sebuah simfoni karya, bagai orkestrasi busana yang kaya rupa," ungkapnya.

Walau terbilang sudah banyak peragaan busana yang ia ikuti sejak membuka studio kerja tahun 2004, namun Ivan mengaku ini merupakan peragaan perdana dengan koleksi lebih lengkap. Persembahan istimewa bagi pecinta mode, agar bisa menikmati karyanya secara lebih utuh.

Tak tanggung-tanggung, Ivan menampilkan dua label busana pribadi bertitel "Ivan Gunawan" dan "Love". Merek Ivan Gunawan banyak memamerkan koleksi gaun cocktail dan busana malam siap pakai yang eksklusif. Sementara itu, sederet busana pengantin yang dikemas begitu cantik masuk dalam koleksi Love.

Koleksi label Ivan Gunawan hadir dengan bahan material kain tenun jacquard yang dijumpai Ivan saat mengunjungi Bangkok. Melihat keindahan komposisi warna, tekstur, dan motif kaya ragam pada tekstil itu, imajinasi Ivan pun bangkit. Sehingga tak terasa mengalirlah ide-ide kreatif untuk mengemasnya menjadi koleksi yang indah.

"Saya mengenakan tenun dari Bangkok. Kala itu saya sedang jalan-jalan ke Bangkok, menyambangi sebuah toko kecil yang menjual tenun, dan ketika diolah hasilnya memuaskan. Saya pun kembali lagi ke Bangkok membeli kain tersebut dengan skala lebih besar. Saya juga senang bermain warna, karena saya menganggap semua baju saya bernyawa," lanjutnya.

Rok pensil berpotongan mini hadir sebagai primadona diselingi celana panjang lurus dari tenun jacquard. Ada juga kombinasi blus organsa dengan detail ruffles berlapis-lapis yang dramatis atau blus berlengan gelembung dengan kerut draperi yang cantik. Blus bluson yang menggembung di pinggul pun ikut menyemarakkan koleksinya.

Ivan terlihat piawai menata rancangannya secara total look. Sisi femininnya tampil dalam tata rambut apik dengan riasan mata smokey, beranting besar, mengenakan rok ketat mewah yang dipadu blus cantik bervolume. Sebuah konsep rancangan yang universal, elegan mewah, sekaligus seksi.

Agar terlihat maskimal dan sempurna, pria kelahiran 31 Desember 1981 ini pun bermain dalam palet warna-warni permata, seperti fuchsia mencolok, biru azura, hijau limau sampai kuning matahari. Warna hitam tidak dibiarkan sendiri, melainkan berpasangan dengan biru malam, ungu terong, perak berkilau dan emas.

Untuk rancangan gaun pengantin, Ivan menampilkan dengan siluet beragam, mulai lebar, duyung, dan ramping. Ivan menawarkan detail baru yang berbeda dari pakem yang lazim dikenal.

Menurutnya, terlalu mengikuti pakem gaun pengantin juga membosankan, oleh karena itu ia menampilkan warna yang berbeda. Tak hanya fokus pada warna putih atau off white, tetapi Ivan memperkenalkan gaun pengantin berwarna perak dan dusty pink. Bros besar, korsase, dan pita terlihat apik mempercantik rancangannya. Tidak ketinggalan aksen bulu, serta permainan frill yang disusun unik membuat semuanya terlihat begitu sempurna.

"Terlalu mengikuti pakem juga bosan, jadi ada sentuhan warna lain seperti perak atau merah. Kali ini saya juga menggunakan teknik laser cut, serta kristal dengan enam sampai tujuh warna, karena efek dipanggung akan menampilkan sesuatu yang berbeda," tambahnya.

Untuk memeriahkan acara peragaan busana, Ivan melibatkan penyanyi senior Vina Panduwinata dan Mulan Jameela. Vina menyanyikan lagu "Aku jatuh Cinta" dan Mulan mengusung lagu "Cinta Mati". Selain mereka berdua, Ivan masih mengajak pemetik harpa Ussy Pieters dan model cantik Luna Maya untuk memuaskan ratusan tamu undangan.
(tty)

Beri komentar