Foto: Ist
TUBERCULOSIS (TB) pada si kecil sering kali tidak menimbulkan gejala khusus. Batuk dengan durasi yang lama bukan merupakan gejala utama TB pada bayi dan anak-anak. Hal tersebut bisa jadi merupakan manifestasi alergi yang diidap anak Anda.
Menurut Pedoman Nasional Tuberkulosis (2002), gejala umum TB pada anak-anak adalah sebagai berikut :
1. Batuk selama lebih dari 30 hari (setelah disingkirkan penyebab lainnya), disertai nyeri dada ketika bernafas atau batuk.
2. Berat badan turun selama 3 bulan berturut-turut tanpa sebab yang jelas dan tidak naik dalam 1 bulan meskipun sudah dengan upaya perbaikan gizi. Namun, masalah berat badan yang tak kunjung naik juga bisa disebabkan oleh penyakit lain. Karena itu, pastikan terlebih dahulu kemungkinan penyakit lain tersebut, dibarengi dengan upaya perbaikan gizi selama 1 bulan. Bila berat badan anak meningkat, kemungkinan anak tidak mengidap TB. Tapi bila berat badan tidak meningkat dan malah semakin turun, maka orangtua "wajib" untuk curiga.
3. Nafsu makan sama sekali tidak ada. Moms harus bisa membedakan antara susah makan dengan kehilangan nafsu makan. Bila anak sampai tidak mau makan sama sekali dalam jangka waktu yang lama bahkan semakin memburuk, terlebih jika ada orang dewasa di sekitar anak mengidap TB, maka orangtua wajib waspada dan memeriksakan kondisi kesehatan si kecil.
4. Demam dalam waktu yang lama serta berulang disertai keringat yag berlebihan pada malam hari tanpa sebab yang jelas.
5. Pembesaran kelenjar getah bening yang tidak sakit di leher (bukan bagian belakang terlinga), ketiak dan lipatan paha dengan ukuran pembengkakan berdiameter lebih dari 1 cm.
6. Bila bakteri TB menyebar ke organ-organ tubuh yang lain, gejala yang ditimbulkan bervariasi, antara lain, kaku pada tengkuk, muntah-muntah serta kehilangan kesadaran pada TB otak dan syaraf (meningitis TB). Terjadi pembengkakan tulang pinggul, lutut, kaki serta tangan, pada kasus TB tulang dan sendi.
(Mom& Kiddie//tty) Menurut Pedoman Nasional Tuberkulosis (2002), gejala umum TB pada anak-anak adalah sebagai berikut :
1. Batuk selama lebih dari 30 hari (setelah disingkirkan penyebab lainnya), disertai nyeri dada ketika bernafas atau batuk.
2. Berat badan turun selama 3 bulan berturut-turut tanpa sebab yang jelas dan tidak naik dalam 1 bulan meskipun sudah dengan upaya perbaikan gizi. Namun, masalah berat badan yang tak kunjung naik juga bisa disebabkan oleh penyakit lain. Karena itu, pastikan terlebih dahulu kemungkinan penyakit lain tersebut, dibarengi dengan upaya perbaikan gizi selama 1 bulan. Bila berat badan anak meningkat, kemungkinan anak tidak mengidap TB. Tapi bila berat badan tidak meningkat dan malah semakin turun, maka orangtua "wajib" untuk curiga.
3. Nafsu makan sama sekali tidak ada. Moms harus bisa membedakan antara susah makan dengan kehilangan nafsu makan. Bila anak sampai tidak mau makan sama sekali dalam jangka waktu yang lama bahkan semakin memburuk, terlebih jika ada orang dewasa di sekitar anak mengidap TB, maka orangtua wajib waspada dan memeriksakan kondisi kesehatan si kecil.
4. Demam dalam waktu yang lama serta berulang disertai keringat yag berlebihan pada malam hari tanpa sebab yang jelas.
5. Pembesaran kelenjar getah bening yang tidak sakit di leher (bukan bagian belakang terlinga), ketiak dan lipatan paha dengan ukuran pembengkakan berdiameter lebih dari 1 cm.
6. Bila bakteri TB menyebar ke organ-organ tubuh yang lain, gejala yang ditimbulkan bervariasi, antara lain, kaku pada tengkuk, muntah-muntah serta kehilangan kesadaran pada TB otak dan syaraf (meningitis TB). Terjadi pembengkakan tulang pinggul, lutut, kaki serta tangan, pada kasus TB tulang dan sendi.
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com