PERGELARAN trend show IPMI 2010 telah usai. Sesuai dengan tema besarnya "INTUITION", perancang yang tampil lebih menawarkan rancangan komersial.
"Aku lihat yang lebih keluar karakter dari masing-masing perancang. Aku menduganya mereka sudah mempunyai market, jadi mereka tidak berani jauh-jauh dari keinginan si konsumen. Baju yang ditampilkan lebih komersial, belum mencapai keinginan editor-editor mode yang menginginkan rancangan lebih trendi atau menawarkan sesuatu yang baru," tutur pengamat mode Muara Bagja kepada okezone di Ballroom Hotel Gran Melia, Jakarta, Jumat (4/12/2009) malam.
Muara merasakan perilaku dari perancang lokal selama ini masih mengikuti apa yang lagi banyak disukai desainer lain. Mereka kurang berani keluar dari arus besar mode.
"Begitu ada satu perancang yang berani dan sukses, kemudian lainnya ikut. Masih dalam pola pikir seperti itu. Kita merasa (rancangan desainer Tanah Air) kok seperti itu-itu saja, tidak menawarkan sesuatu yang lain. Perancang tidak berani tampil beda," tambah pria ramah ini.
Muara berpendapat, pergelaran trend show IPMI tahun ini akan lebih semarak dan menawarkan banyak kejutan bila yang berpartisipasi tidak hanya 10 perancang.
"Tahun ini banyak perancang tidak show, padahal mereka sangat berpengaruh di asosiasinya (IPMI). Jadi, enggak terasanya itu karena mungkin tidak terlibatnya desainer-desainer yang berpengaruh itu. Kalau mereka ikut, hasilnya pasti berbeda," tandas Muara.
(tty)