Air Pegunungan Lebih Menyehatkan

Selasa, 8 Desember 2009 - 08:25 wib | Koran SI - Koran SI

Air Pegunungan Lebih Menyehatkan Foto: Ist

FUNGSI air bagi tubuh yang begitu vital, membuat kita harus hati-hati memilih air minum untuk dikonsumsi. Sebaiknya pilih air yang berasal dari sumber yang baik, air pegunungan misalnya.

Semua orang tahu bahwa air penting untuk kehidupan. Bayangkan saja, sebagian besar tubuh kita tersusun dari air. Tak heran bila tanpa air manusia akan lebih cepat mati dibandingkan tanpa makanan. Air berfungsi untuk mentransportasi mineral, vitamin, protein, dan zat gizi lainnya ke seluruh tubuh. Keseimbangan tubuh dan temperatur juga sangat bergantung air. Air merupakan pelumas jaringan tubuh, sekaligus bantalan sendi, tulang, dan otot.

Begitu besarnya peran air di dalam tubuh, sehingga kadang-kadang air dimasukkan sebagai zat gizi yang keenam setelah karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Air adalah sumber kehidupan bagi semua makhluk. Tidak akan ada yang mampu hidup dalam ketiadaan air, dan manfaatnya tak pernah terhitung lagi banyaknya.

Khusus bagi manusia, air minum memiliki beberapa fungsi antara lain menjaga kelembapan organ di dalam tubuh. Air juga berfungsi menjaga agar darah dan getah bening dalam tubuh mempunyai volume dan kekentalan yang cukup. Fungsi lainnya adalah untuk mengatur suhu tubuh. Air minum dalam jumlah yang cukup banyak akan mendorong terbuangnya racun atau toksin yang ada di dalam tubuh melalui keringat, air seni atau urine,dan pernapasan. Belum lagi keberadaan darah yang 95 persen terdiri atas air, sebagai pengangkut zat gizi sangat penting agar sel-sel tubuh tidak kelaparan. Otak yang mengalami kelaparan karena gangguan suplai glukosa dan oksigen menyebabkan perasaan lesu, lelah, dan bahkan mungkin menimbulkan stroke (biasanya karena sumbatan pembuluh darah).

"Sekitar 80 persen tubuh manusia terdiri atas air. Di antara organ-organ tubuh manusia, darah dan otak adalah yang paling tinggi kandungan airnya, masing-masing mencapai 95 persen dan 90 persen," papar Ilmu Pangan dan Gizi Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Ali Khomsan Ms.

Banyak orang menyangka bahwa kita perlu mengonsumsi air hanya ketika merasa haus. Padahal, ketika rasa haus muncul sesungguhnya tubuh sudah sangat kekurangan air. Jadi, biasakan minum sebelum datang haus.

"Mengonsumsi air secara cukup dapat meningkatkan fungsi hormon, memperbaiki kemampuan hati untuk memecah dan melepas lemak, serta mengurangi rasa lapar," jelas guru besar yang mengambil gelar PhD di Home Economics Education Iowa State University, USA pada 1991.

Ketika tubuh mengeluarkan cairan, dan kemudian otak mendeteksinya sebagai keadaan dehidrasi, maka tubuh akan merespons dengan mengatakan "saya haus". Sebenarnya rasa haus dipicu sel-sel yang mulai kekurangan air, bahkan ada yang menyebutkan bila rasa haus muncul sebenarnya kita sudah kehilangan 1 persen air tubuh.

"Mengingat begitu pentingnya peran air di dalam tubuh, minumlah air secara cukup. Dalam kondisi- kondisi tertentu dianjurkan minum air lebih banyak, misalnya ketika udara terik, sedang sakit demam, dan ketika menderita penyakit asam urat," pesannya.

Ahli hidrogeologis dari Universitas Gajah Mada, Dr Ir Heru Hendrayana, menuturkan bahwa mengonsumsi air untuk diminum perlu diperhatikan juga asal air yang dikonsumsi, karena tidak semua air baik untuk kesehatan tubuh.

"Sumber air terbaik berasal dari mata air pegunungan vulkanik. Hal ini berdasarkan pada penjelasan bahwa mata air pegunungan vulkanik memenuhi ketiga syarat karakteristik sumber air tanah, yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas," jelasnya saat menghadiri acara diskusi media bertema "Sumber Air Terbaik adalah Mata Air Pegunungan" yang diadakan Aqua-Danone di Hotel Crowne, Jakarta, belum lama ini.

Heru menuturkan, selama pengalirannya, air tanah mengalami berbagai proses yang membuat air tanah mengandung berbagai macam mineral dan akhirnya mempunyai kualitas yang berbeda di setiap tempat. Sebagai kelanjutan proses alamiah, air tanah kemudian ada yang muncul di permukaan dan disebut sebagai mata air. Dalam hal ini, mata air di pegunungan dianggap sebagai sumber air yang sempurna, baik kuantitas maupun kualitasnya.

Debit mata air di pegunungan umumnya besar dan terus-menerus, karena di daerah ini umumnya merupakan daerah basah dengan intensitas curah hujan tinggi serta masih memiliki daerah tangkapan air yang relatif baik. Kualitas air yang didapatkan sangat baik, karena belum banyak dipengaruhi oleh berbagai aktivitas manusia yang dapat menurunkan kualitas air tanah. "Maka jelaslah bahwa sumber air yang terbaik berasal dari mata air pegunungan," tandasnya.
(tty)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »