Supaya Menarik, Bentuk Alis Sesuai dengan Wajah

Sabtu, 23 Januari 2010 - 10:00 wib | Genie - Genie

Alis yang rapi dan sesuai dengan bentuk wajah bisa menambah kecantikan seorang perempuan. (Foto: Ist) Alis yang rapi dan sesuai dengan bentuk wajah bisa menambah kecantikan seorang perempuan. (Foto: Ist) ALIS yang rapi dan sesuai dengan bentuk wajah bisa menambah kecantikan seorang perempuan. Bisa membuat seorang perempuan terlihat menarik di mata lelaki atau orang lain. Sayang sekali, banyak perempuan yang tak mengerti dan tak tahu harus bagaimana membentuk alisnya.  
Bentuk alis sering pula dijadikan patokan dalam menentukan karakter seseorang. Misalnya, bentuk alis yang tebal dan hitam memberikan kesan tegas dan  galak. “Karena itu, jangan salah langkah dalam membentuk alis,” kata Danny Armada, make up artist dari D`Glam Boutique Salon. Dengan langkah yang tepat, wajah seorang perempuan akan terlihat semakin cantik.
 
Ada beberapa tahapan dalam membentuk alis. Pertama, tentukan bentuk alis yang berbeda kanan dan kiri. Jadi, kita harus menentukan alis mana yang mau kita bentuk,” terang Danny. Jika sudah dapat menentukan alis yang ingin dibentuk, alis dapat dicukur dengan pencukur alis.
 
Ketika mencukur alis, saran Danny, jangan terlalu tipis. “Kalau terlalu tipis, akan terlihat lebih tua daripada umur sebenarnya,” katanya. Setelah mencukur alis, isilah bagian alis yang kosong dengan pensil alis. Pensil alis terlihat lebih alami dan tegas.
 
Jika alis tipis, ada baiknya ditambahkan sedikit guratan pensil alis. Setelah itu, gunakan pensil alis yang warnanya senada dengan warna rambut. Warna dark brown dapat memunculkan kesan alami pada alis. “Kalau tidak ada pensil alis, cara lainnya bisa pakai eye shadow warna cokelat tua untuk alis,” jelasnya.
 
Setelah mengukir dengan pensil alis, lanjut Danny, gunakan sikat khusus alis, atau yang biasa disebut spooly, untuk menyikat alis. Sikat alis secara perlahan-lahan agar garis dari bentuk alis terlihat alami dan sempurna.
 
Ingat,  bentuk alis yang tepat dapat untuk mengoreksi bentuk wajah. Untuk yang berwajah bulat, bentuklah alis menjadi agak lebih pendek. Namun bagian lengkungan alis dibentuk lebih tinggi dan ujungnya dibuat lancip. Alis yang terlalu panjang atau terlalu melengkung ke bawah akan membuat wajah terlihat lebih bulat. “Alis digambar mulai dari sudut bagian dalam mengarah ke ujung telinga bagian atas untuk menutupi pipi yang bulat dan agar terkesan tirus,” terang Danny.
 
Sedangkan untuk wajah persegi, lanjut Danny diusahakan pada titik di telinga tengah, sehingga wajah yang persegi terlihat menyempit. Setelah itu, bentuklah alis seperti sebuah busur dengan titik lengkungan yang sedikit melewati pupil mata.
 
Untuk bentuk wajah panjang, alis dibentuk horizontal dengan sedikit lengkungan pada ujung luar alis. Cara ini dapat meminimalisir bentuk wajah yang panjang. Bentuk lengkung alis yang tertinggi terletak lebih dekat dengan ujung alis.
 
Untuk bentuk wajah oval, bentuklah alis dengan ujung yang melengkung dan mengarah pada ujung telinga bawah. Bentuk alis melengkung seperti busur, agak memanjang, dan mengarah ke ujung telinga bawah. “Alis bukan hanya untuk mengoreksi bentuk wajah saja, tapi juga dapat digunakan untuk mengoreksi mata,” imbuhnya.
 
Untuk perempuan yang memiliki jarak mata yang berjauhan, siasatnya adalah merapikan ujung alis bagian luar dan membuat garis dengan pangkal melewati ujung mata bagian dalam. Sehingga pangkal alis terlihat lebih dekat. Sedangkan wanita yang memiliki jarak mata yang terlalu berdekatan dapat menyiasatinya, supaya mata terkesan agak menjauh, dengan cara mencabut atau mencukur ujung alis bagian dalam. Untuk yang bermata kecil, cabut atau cukur bulu-bulu alis bagian bawah sehingga jarak antara mata terlihat lebih besar.
 
Yang perlu diperhatikan adalah jarak alis. Usahakan agar jaraknya tidak terlalu lebar. “Batas maksimal itu 1,5 cm,” kata Danny. Jika jarak alis lebar, hidung akan terlihat lebih besar. Karena itu, jangan mencabut alis dari bagian ujung luar alis. Untuk mendapatkan hasil yang lebih natural dan proporsional, cabutlah alis dari bagian dalam mata ke luar dengan gerakan searah.
 
Ada beberapa hal yang perlu diketahui seputar alis. Panjang alis setiap orang berbeda-beda, sehingga tidak dapat disamakan bentuk alis yang satu dengan yang lainnya. “Cara mengukusnya, letakkan pensil alis secara vertikal dari sisi kuping hidung ke arah sudut mata. Dan rambut atau bulu alis yang berada di luar daerah tersebut harus dihilangkan,” ungkapnya.
 
Ketebalan alis juga merupakan hal yang penting. “Jangan sampai alis terlihat tipis,” katanya. Yang perlu diperhatikan adalah bagian alis dekat dengan pangkal hidung harus lebih tebal daripada ujung bagian alis bawah.
 
Agar bentuk alis terlihat seperti lengkungan bulan sabit, bentuk alis harus naik sebanyak tiga per empat dan menurun pada seperempat di bagian ujung. Sedangkan untuk pemilik alis tipis, Danny menyarankan agar lebih berhati-hati ketika membentuknya. “Usahakan jangan mencabut rambut terlalu banyak. Karena alis akan semakin terlihat tipis,” lanjutnya.
 
Cara lain untuk mencabut alis adalah dengan wax. Wax atau lilin panas dapat membuat bentuk alis terlihat lebih rapi. Sistem kerjanya hampir sama seperti pencabut alis atau tweezers. “Wax dapat membuat bentuk alis terlihat lebih rapi dan lebih cepat dalam pengerjaannya dibandingkan dengan pinset,” katanya.
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »