Getting Time...

Sering Patah Hati, Pria Wajib Ikut Kontak Jodoh

Adhini Amaliafitri - Okezone
Senin, 8 Februari 2010 14:16 wib
detail berita
Sering patah hati, pria perlu mengikuti acara kontak jodoh. (Foto: Cosmopolitan)

PERKEMBANGAN teknologi mampu memberi efek luar biasa bagi kehidupan pria. Melalui reality show, seseorang dapat bereksplorasi untuk menambah kawan dari berbagai belahan dunia. Bahkan, untuk mencari jodoh lewat acara TV atau ajang kontak jodoh pun sangat mudah dilakukan.

Biasanya, pria mengikuti kontak jodoh memiliki beragam alasan. Apa saja? Berikut ini beberapa alasannya yang dirangkum dari ”Why Men Fall Out of Love” karangan Michael French.

Malas mencari

Terlalu sering berganti pasangan membuat pria setuju mengikuti kontak jodoh. Ketika pernah ditinggalkan sang kekasih, maka menjadi pukulan hebat untuk seorang pria. Apalagi, jika dia sangat mencintai sang mantan dan ingin membina hubungan dalam ikatan pernikahan. Berdasarkan alasan tersebut, ia menjadi malas untuk mencari kekasih hati.

Tuntutan usia

Siapa yang suka diceramahi oleh orangtua untuk segera berkeluarga karena usia yang semakin bertambah? Selain itu, mereka berpikir tak ada ruginya untuk mencoba. Toh, menemukan cinta sejati bisa di mana saja. Itu pikir mereka.

Si dia ikut kontak jodoh

Terjadi karena sang pria menemukan si wanita pujaan ikut program sejenis.

Patah hati

Pria yang sering gagal membina hubungan asmara, biasanya jadi tak memiki nyali untuk memulai hubungan baru dengan wanita. Rasa percaya dirinya memudar seiring kegagalan bertubi-tubi yang menimpanya di masa lalu.

Alasan lain, ia bisa jadi selalu bersikap "bodoh" saat melalui ajang kencan pertama. Entah itu grogi, atau merasa takut yang berlebih untuk memulai pendekatan sehingga kencan pertama selalu berakhir dengan kekecewaan.

Pengalaman-pengalaman itulah yang memicu pria sulit memulai hubungan asmara baru. Perkara inilah yang banyak membuat pria mengikuti kontak jodoh karena terlalu sering patah hati. (tty)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.