Vagina "Cantik", Seks Makin Menarik

|

Fitri Yulianti - Okezone

Masalah seperti vagina berbau tak sedap, tampilannya jelek, dan sebagainya siap mempertemukan Anda dengan berbagai penawaran industri kecantikan. (Foto: Ist.)

Vagina
BICARA seks bukan hanya soal gaya bercinta, cara merangsang, dan klimaks. Ada satu perangkat yang tak boleh luput dalam perhatian wanita jika ingin memuaskan hasrat seks pasangan.

Apa itu vaginal rejuvenation? Apa jadinya kalau vagina di-bleaching? Zaman semakin maju, dan kini, penampilan vagina menjadi poin perhatian tersendiri bagi para wanita dalam urusan ranjang.

Nyatanya, kalau Anda merasa tak ada yang keliru dengan vagina, maka industri kecantikan akan menyangkalnya. Masalah seperti vagina berbau tak sedap, tampilannya jelek, dan sebagainya siap mempertemukan Anda dengan berbagai penawaran industri kecantikan.

Berikut daftar beberapa treatment untuk mempercantik vagina, seperti diungkap Alternet.

Deodoran vagina

Cara lebih baik untuk merasa bebas menikmati diri menjadi seorang wanita, salah satunya dengan vagina bebas dari bau. Deodoran vagina adalah produk higienis yang didesain untuk menghilangkan bau tidak sedap pada vagina. Terdapat berbagai jenis deodoran vagina yang ditawarkan di pasaran. Namun biasanya, produk ini ditemukan dalam bentuk semprot, obat gosok, dan obat seka.

Douching

Douching adalah tindakan mencuci atau membersihkan berbagai “kotoran” dalam vagina. Tindakan ini dilakukan dengan menyemprotkan suatu cairan.

Sebenarnya, douching pertama kali diperuntukkan sebagai bentuk alat pencegah kehamilan, tapi ternyata tidak efektif dan akhirnya dimanfaatkan untuk mencegah penyakit menular seksual (PMS), membersihkan vagina setelah menstruasi, dan tentu saja menyingkirkan bau tidak sedap pada vagina.

Sebuah situs pemerintah yang dijalankan US Department of Health and Human Services menanggapi serangkaian pertanyaan seputar douching, salah satunya: "Vagina saya memiliki bau mengerikan, bisakah memakai douching?”. Mereka menjawab, “Tidak. Konsultasilah ke dokter.”

Menurut para pakar kesehatan, sebisa mungkin perempuan tidak perlu melakukan douching, karena ternyata douching membuat pH di dalam vagina tidak seimbang, apalagi jika sering dilakukan. Ketidakseimbangan pH menyebabkan bakteri-bakteri baik menjadi mati sehingga vagina dapat terserang bakteri dari luar.

Vaginal rejuvenation

Usai melahirkan, penampilan vagina tentu tidak serapat dulu lagi. Beruntung, operasi plastik berupa laser vaginal rejuvenation bisa memberikan solusi untuk masalah satu ini.

Namun, banyak dokter tidak setuju dengan treatment ini, termasuk American Urogynocology Society. Sementara American College of Obstetricians and Gynecologists menegaskan, wanita yang mencari "desainer” untuk mempercantik vaginanya harus diberitahu tentang kurangnya data pendukung keampuhan prosedur ini dan potensi komplikasi yang ditimbulkan, seperti infeksi, perubahan sensasi, dyspareunia (rasa nyeri saat intercourse), dan jaringan parut.

Labiaplasty

Kalau Vagina terlalu rapat atau sempit sehingga terlihat tidak seimbang dan jelek, Anda bisa memermaknya dengan jalan labiaplasty. Labiaplasty secara drastis mengurangi bentuk labia atau bibir kemaluan yang menonjol ke luar dan mengelilingi bagian depan vagina. Dengan teknologi laser, vagina Anda bisa tampil lebih cantik.

Vaginal bleaching

Idealnya, vagina berwarna pink. Untuk wanita dengan warna vagina tidak normal, ada treatment bleaching yang bisa mengubah warna vagina. Accomoclitic Laser and Wax Studio di Lakewood, Colorado, produsen produk bleaching vagina “Pink Wink” yang juga menjual “Bleach Babe”.

Produk berupa krim tersebut menjanjikan konsumennya bisa mengakhiri "warna alam di sekitar bagian luar vagina." Bleach Babe mengandung kojic acid, bahan yang sama yang menjadikan daging ikan salmon berwarna merah muda.
(ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Panca Prakoso Biasa Tidur Dua Jam Sehari