o1 o2

Trend


Undangan Unik Tamu pun Tertarik

Selasa, 9 Februari 2010 - 09:18 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Kini, undangan pernikahan modelnya lebih variatif. (Foto: Google)

UNDANGAN pernikahan semakin variatif. Dari yang berbentuk tiga dimensi hingga disebar secara online. Mau yang cepat sekaligus gaya, atau beda namun personal, semuanya tersedia. 


Sky is the limit. Tidak ada batasan dalam berpikir kreatif dan out of the box. Jadi, silakan terkejut jika suatu saat Anda mendapati bakiak, sangkar burung, serta kaleng kecil menjadi media untuk menyampaikan berita bahagia: relasi, teman, atau saudara Anda akan segera menikah dan Anda diundang.

Tapi itulah yang dilakukan Budi Dwi Hariyanto, pemilik Domino Wedding Card & Souvenir. Di kantor kecilnya di kawasan Tebet, ada macam-macam benda yang sudah disulap menjadi sebuah undangan pernikahan yang indah.

Sebuah bambu ramping bagian dalamnya dilapisi kain batik dan diberi pita cantik. Ada kotak kaca dari kuningan berhias pita dan bros berkilau. Ada pula bakiak berlapis kain batik keemasan yang membuatnya terlihat mewah.

Lalu, sebuah sangkar burung mini yang di dalamnya ditaburi potongan kertas dan undangan yang digulung. Juga, kotak-kotak kecil berbalut batik yang jika dibuka memancarkan aroma harum dari akar wangi. Semuanya menarik, semuanya membuat terkejut siapa pun yang menerimanya.

Di lain tempat, Adi Dharma tampak asyik mengutak-atik aplikasi interaktif Flash di komputernya. Ia sedang sibuk membuat undangan pernikahan virtual yang akan dikirim online.

Sepintas, desain undangan yang dibuat Adi memang sederhana. Yang berbeda, halaman per halaman undangan virtual ini bisa dibuka seperti lembaran majalah. Melalui www.myflind.com, Adi menawarkan paket gratis dan bayar. Untuk yang gratis, pemesan bisa langsung menggunakan template yang sudah ada. Sedangkan untuk paket bayar, pemesan bisa mengirimkan desain buatannya sendiri.

Selanjutnya, Adi akan mengirimkan url hingga calon pengantin bisa membuat link langsung ke situs pertemanan seperti Facebook atau Twitter, meng-upload foto dan video pernikahan, sampai menerima komentar dari teman-teman. Biasannya cukup murah, sekitar Rp200.000–Rp500.000.

Unik dan fungsional

Mengapa kini banyak undangan pernikahan yang tampil beda dan unik? Menurut Budi Dwi Hariyanto, banyak pasangan yang bosan dengan undangan konvensional. Mereka pun mencari desain berbeda, unik, dan kalau bisa tetap fungsional. ”Undangan adalah kesan pertama yang akan menarik seseorang untuk datang ke sebuah pernikahan. Kalau undangannya unik, mereka akan terkesan dan penasaran untuk datang ke acara pernikahan itu,” ujar pria yang akrab disapa Harry ini.

Sementara itu, Adi Dharma langsung mengaitkan dengan tingkah laku serbainstan yang ada saat ini. ”Banyak calon pengantin yang menyebar undangan lewat Facebook. Nah, saya tawarkan jasa pembuatan undangan online yang unik dan berbeda, daripada sekadar pengumuman biasa,” katanya.

Dinda, 28, memilih undangan berbentuk bambu untuk menyesuaikan tema resepsi pernikahan yang digelar di ruang terbuka. ”Teman-teman yang sudah menerima menyambut antusias. Katanya lucu dan unik,” jelas Dinda, yang akan menikah bulan ini.

Selain ingin membuat kesan pertama berkesan, menurut Harry, calon pengantin juga ingin agar undangannya bersifat fungsional. Artinya, saat acara sudah selesai, undangan masih bisa dimanfaatkan untuk hal lain. Karena itulah, ia mencoba mengakomodasi dengan membuat undangan dalam bentuk kaleng, bakiak, dompet, sampai sangkar burung mini.

Jemi, 25, mengaku memiliki bujet terbatas untuk pernikahannya. Namun didorong keinginan tampil beda, Jemi memilih undangan dalam bentuk anyaman kulit bambu yang dilapisi plastik.

Personal untuk tamu penting
 
Menurut Harry, mereka yang memilih undangan berbentuk unik umumnya berasal dari keluarga modern dan sudah berpikiran terbuka. Selain karena harga undangan yang ditawarkan berkisar Rp8.000–Rp250.000 per buahnya, kalangan seperti ini juga tak hanya menginginkan bentuk undangan yang berbeda, tapi juga kental nuansa tradisional.

Harry memberi contoh, banyak calon pengantin yang khusus memesan undangan yang harganya mahal dengan jumlah terbatas. Undangan ini nantinya hanya diberikan kepada tamu-tamu penting atau VIP.

Masih menurut Harry, mereka yang tertarik dengan undangan beda dan unik ini memang baru 25 persen dari pasar yang ditanganinya. Tapi ia yakin bentuk undangan seperti ini nantinya akan menjadi tren. “Karena undangan pernikahan sudah mulai dilihat sebagai hal yang penting, hampir setara dengan pakaian, katering, juga dokumentasi,” ujarnya.
(Koran SI/Koran SI/tty)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2