Getting Time...

Romantic Princess, Tren Gaun Pengantin 2010

Adhini Amaliafitri - Okezone
Senin, 8 Maret 2010 15:58 wib
detail berita
May May Bridal luncurkan tren gaun pengantin 2010 Romantic Princess (Foto: Adhini Amaliafitri)

SETIAP pasangan yang memutuskan akan menikah pasti mendambakan momen sekali dalam seumur hidup itu akan berlangsung sempurna, sesuai keinginan. Menjadi ratu dan raja sehari dalam balutan gaun maupun jas pengantin yang menawan sudah terbingkai di pikiran. Namun, itu semua dapat terwujud jika sesuai dengan perkembangan tren gaun pengantin terkini. Lantas, apa tren gaun pengantin 2010?

Melalui gaun pengantin yang tepat, sepasang mempelai akan disulap bak ratu dan raja sehari. Terlebih bila gaun yang dipilih selaras dengan tren terkini.

Menjawab kebutuhan tersebut, May May Bridal kembali mengeluarkan tren gaun pengantin 2010 bertema Romantic princess. Dengan detail ruffles dan bahan tulle yang disusun berlapis dan dibentuk kelopak bunga, gaun pengantin rancangan May May Bridal tampak begitu memikat.

Untuk menambah sentuhan mewah dan sakral sebuah pernikahan, sejumlah gaun pengantin dari berbagai gaya turut ditampilkan pada acara May May Romantic Outdoor Garden Wedding Exhibition yang berlangsung dari 6–7 Maret 2010. Bertempat di Ceria Room, Shangri-La Jakarta, tiga bersaudara May May Bridal -Mei Mei, Lily, dan Yayang Tani– memamerkan koleksi teranyarnya.

Dengan sentuhan romantis dan elegan, May May Bridal mempersembahkan gaun pengantin untuk pesta ballroom, sampai outdoor ceremony wedding gown. Kesemua rancangan tiga bersaudara itu tampil memukau para pengunjung pameran.

Lantas, apa saja koleksi gaun May May Bridal di tahun 2010?

Eden bridals, USA

Gaun pengantin Eden bridals menggunakan bahan berkualitas seperti taffeta, chiffon, satin, duchess, dan French lace yang dikerjakan sangat detail dan fit body untuk memancarkan keindahan lekuk tubuh yang dramatis (body silhouette).

Koleksinya mulai dari gaun pesta anak-anak, pengiring dan pendamping pengantin, gaun pesta untuk keluarga, gaun pengantin informal untuk pemberkatan, pre wedding photo, dan tunangan atau ulang tahun pernikahan, sampai gaun pengantin untuk pesta gala.

Saison Blanche Couture, USA

Saison Blanche Couture terbuat dari 100 persen sutra dengan sentuhan French lace dan bros dari real American diamond dan emas putih, tampil luxurious dalam garis yang simpel.

Royal Brides

Royal brides merupakan gaun unggulan, didesain eksklusif oleh Mei Mei, Lily, dan Yayang Tanie dari May May Bridal. Dengan teknik jahitan yang sangat memerhatikan setiap detail untuk kenyamanan pada saat digunakan, koleksi ini menggunakan swarovski.

Pola desain mengikuti standar Amerika dengan teknik potongan dan jahitan prima yang mengikuti lekuk tubuh, dan membuat tubuh tampak lebih ramping dan anggun.

Potongan rok biasanya ballgown, A-line dan berekor panjang. Kesan mewah didapat dari taburan kristal Swarovski dan bros aneka bentuk dari bahan real American diamond dan emas putih mendominasi koleksi ini. sebuah gaun Royal brides hanya dibuat satu item saja, sehingga klien dapat puas memilikinya karena bersifat limited edition.

Perubahan selera pada potongan rok pun, dirasakan oleh May May Bridal. Lily Tanie, sebagai salah satu May May bersaudara itu mengaku bahwa selera potongan rok gaun pengantin di 2010 lebih bervariasi.

"Dulu kan mermaid benar-benar rata. Kalau sekarang tidak terlalu kaku," ujar Directress May May Bridal Lily Tanie kepada okezone di Ceria Room, Shangri-La Jakarta, Minggu (7/3/2010).

Sementara itu, untuk pilihan warna pada tren gaun pengantin 2010 ala May May Bridal, turut mengalami sedikit perubahan.

"Warna ivory, deep ivory, sekarang banyak dikombinasikan dengan warna-warna yang lebih jreng, ada gold, ada marun. Lebih bervariasi dibandingkan dengan dulu," kata Lily.

Kesan glamor dan anggun dari gaun pengantin dilengkapi dengan pemakaian kristal swarovski. Selain itu, gaun semakin mewah dengan tambahan mutiara, dan payet. Menurut Lily, digunakannya seluruh elemen tersebut disebabkan selera orang Indonesia masih menyukai sesuatu yang berkilauan.

"Originalnya kalau dari Amerika (gaun) tidak terlalu banyak ornamen. Tapi kalau sudah sampai sini, karena selera orang Indonesia masih suka yang bling-bling, jadi kita tambahkan lagi kristalnya. Pada dasarnya gaya Amerika tidak terlalu banyak kristal. Memang ada area tertentu saja yang difokuskan," tukas wanita berkaca mata ini.

Untuk menyempurnakan tampilan busana pengantin, pada Bridal Show kali ini, May May Bridal juga turut menampilkan dua warna make up yang menjadi tren di tahun 2010 ini. Yaitu Light Shimmery, pastel colour & natural smokey.

Warna-warna ini diusung May May Bridal, dengan keunggulan corrective make up yang dapat menutupi kekurangan dan menonjolkan kelebihan pada wajah, sehingga mempelai tampil anggun, natural, dan elegan.

Sementara itu untuk gaya tatanan rambut, ditampilkan variasi sanggul yang lebih simpel, dan sisiran yang loose disempurnakan dengan aksen tiara atau bando yang eksklusif dan mewah. Sebagai pelengkap gaya tatanan rambut, May May Bridal menampilkan head peaces untuk kesan romantis.

Bila ingin tampil mewah, crown dengan full swaroski bisa menjadi aksesori rambut yang menjadi sentuhan akhir hiasi kedua mempelai.
(nsa)

Beri komentar