KULIT wajah lembap, bebas kerutan dan tidak berminyak adalah impian semua wanita. Produk krim atau serum yang dioleskan di wajah terkadang hasilnya terlapau lama untuk didapat, sehingga perawatan dengan alat canggih kini makin dilirik. Dari sekian banyak teknologi canggih yang ditawarkan, jangan lupa untuk selalu memilih yang aman. Kini, Anda bisa mencoba facial golden kepompong selain sebagai anti-aging juga dapat membuat kulit lebih lembap dan menstabilkan minyak yang keluar dari kulit.
Emas tidak hanya dipergunakan sebagai perhiasan. Emas juga dipergunakan sebagai obat lebih dari 8000 tahun yang lalu. Emas dipercaya dapat menambah kecantikan. Sebuah legenda mengatakan bahwa, Cleopatra dari Mesir sangat suka dan menyenangi emas bukan hanya sebagai simbol kekayaan. Tetapi karena manfaatnya yang sangat luar biasa untuk
anti-aging atau anti proses penuaan dini.
Ribuan tahun kemudian, yaitu saat ini, industri kosmetik lewat berbagai merek terkenal membuat produk-produk perawatan kulit dan tubuh seperti
lotion, krim malam,
toner, sabun,
scrub dan lain sebagainya dengan aneka turunan dari emas.
Kulit
Secara fungsional, kulit merupakan pelindung terluar atas segala bentuk gangguan dan lingkungan luar tubuh. Demikian halnya dengan kulit wajah. Ibarat perisai, kulit tubuh dan wajah melindungi dari debu, kotoran, suhu udara, hingga sinar matahari agar tidak langsung masuk dan mengganggu organ tubuh bagian dalam.
Banyak faktor yang memengaruhi kesehatan kulit seseorang. Aktivitas manusia yang lebih banyak berada di luar rumah memaksa kita untuk mendapatkan perlindungan kulit dari partikel bebas seperti asap kendaraan bermotor, polusi, dan sinar matahari langsung yang mengandung ultra violet. Selain itu faktor keturunan, usia, pola makan, tingkat hormon, juga penting untuk diperhatikan.
Semakin hari, kita semakin sulit menghindarkan diri dari polusi. Belum lagi cuaca hujan dan panas yang tidak menentu, membuat begitu mudahnya kotoran menempel pada kulit kita. Karena itu, perawatan kulit khususnya kulit wajah sebagai penunjang utama penampilan memang penting untuk dilakukan.
Tak salah jika ulat sutra yang memiliki nama ilmiah
bombyx mori dijadikan salah satu bahan dasar perawatan kulit. Kata mori merujuk pada kesetiaannya memakan daun murbei (morus alba) selama hidupnya. Keengganannya memakan dedaunan lain disebabkan karena adanya enzim glukosida yang dimiliki daun murbei. Enzim ini termasuk zat perangsang yang menciptakan rasa
addict sehingga ulat menolak makanan lain selain daun murbei. Ternyata kepompong mempunyai manfaat untuk kecantikan. Apa yang menyebabkan kepompong begitu istimewa bagi kecantikan?
Dari sebuah penelitian dibuktikan bahwa kepompong mengandung banyak protein yang baik bagi kecantikan. Selain itu, kepompong berfungsi mempertahankan keremajaan dan kehalusan kulit. “Perawatan
facial emas ulat sutera dan
facial emas yang membantu memaksimalkan perawatan kecantikan maupun kesehatan tubuh dan pikiran,” jelas Anita Rahayu, ahli kecantikan sekaligus pemilik Anita Salon yang berada di kawasan Bintaro Sektor 9 ini.
Pemanfaatan kepompong emas sebagai produksi bagi kosmetik dan kecantikan sebenarnya sudah banyak dilakukan di berbagai Negara, terutama Asia. Di Jepang, kepompong ulat sutera dijual dalam kemasan praktis sehingga bisa menggunakannya di rumah. Sedangkan di Thailand, perawatan jenis ini menjadi perawatan khusus di spa-spa bertarif premium. “Manfaat perawatan
facial emas dengan kombinasi
golden kepompong antara mencerahkan kulit, mengurangi kerutan, menstabilkan pengeluaran minyak dari kulit, membuat kulit lembap, kencang, dan sehat,” paparnya.
Seorang ilmuwan asal Jerman, Dr Hauschika mengungkapkan bahwa kulit yang dirawat dengan menggunakan kepompong ulat sutera akan terlihat lebih cerah dan berkilau. “Kepompong ulat sutera memiliki komposisi jringan yang mirip dengan struktur kulit manusia dengan jumlah asam amino yang hampir sama, begitu juga dengan tingkat pH. Keistimewaan lain, kepompong ulat sutera juga mengandung zat anti bakteri yang bermanfaat melindungi jaringan kulit,” ujar Dr Hauschka.
Permulaan perawatan dimulai dengan pembersihan wajah dengan menggunakan
cleansing milk. Lalu dilanjutkan dengan
scrub emas pada wajah dan dibersihkan dengan menggunakan sabun, Kemudian dilakukan
massage pada seluruh bagian wajah untuk memperlancar peredaran darah sekitar muka. Setelah itu, tahap penting dalam perawtan ini adalah
golden kepompong. Perawatan ini digunakan untuk
scrub pada bagian wajah.
Sebelumnya, kepompong direndam dengan air hangat dengan suhu sekitar 40 derajat selama 3 menit. Perendaman ini bermaksud untuk membuat kepompong menjadi lunak dan kandungan proteinnya lebih mudah diserap oleh kulit. “Kepompong emas (
golden kepompong) memiliki jumlah asam amino dan tingkat pH yang hampir sama dengan struktur kulit manusia yang mengandung lapisan anti bakteri serta lapisan
fibroin atau protein yang dapat membuat kulit menjadi lebih lembut dan berkilau,” paparnya wanita yang telah bergelut di dunia kecantikan sekira 20 tahun ini. Setelah
scrub ulat sutera emas dilakukan wajah akan terlihat berbeda karena segala kotoran dan flek-flek terangkat.
Selanjutnya, totok wajah merupakan bagian dari akupresure yang berlandaskan ilmu tradisional China. Akupresure memberikan tekanan dan pijatan pada titik-titik tertentu untuk memperlancar peredaran darah serta mengencangkan dan merelaksasikan otot-otot wajah, membantu mengatasi garis kerutan, jerawat, kantong mata, kulit kusam, sinusitis, migraine, sakit kepala dan sulit tidur juga bagi Anda yang lelah setelah bekerja atau olahraga. “
Treatment ini juga dapat mengangkat sel-sel kulit mati sehingga kulit menjadi lebih bagus dan memberikan nutrisi bagi kulit,” jelasnya.
Lalu, bagian perawatan yang tak kalah penting, yaitu mengoleskan krim emas. Dan proses terakhir untuk melengkapi keseluruhan
treatment facial golden kepompong ini dilakukan pengolesan
masker emas. “Setelah melakukan perawatan ini wajah menjadi kembali segar dan
fit. Bila energi positif terjaga maka aura yang baik pun akan terlihat bersamaan dengan kesehatan secara fisik,” ungkapnya. Perawatan ini baik dilakukan seminggu sekali selama 3 hingga 10 kali perawatan tergantung dengan masing-masing jenis kulit seseorang dan dapat dilakukan oleh siapapun baik dari remaja usia 13 tahun.
(tty)