Kala Anda Membenci Pekerjaan

|

Koran SI - Koran SI

Kala seorang pekerja membenci pekerjaannya (Foto: Corbis)

Kala Anda Membenci Pekerjaan
TERNYATA mendapatkan pekerjaan alias tidak menjadi pengangguran tidak cukup. Masih ada hal lain yang lebih penting, yaitu nyaman dan senang dengan pekerjaan dan lingkungan tempat bekerja.

Namun, bagaimana jika Anda sudah telanjur terjebak di dalamnya? Apa solusinya? Pertama, jika Anda sudah dalam tahap ”membenci” sebuah pekerjaan, itu artinya Anda sudah memasuki tahap yang buruk.

Umumnya, orang yang sudah menggunakan kata ”benci” untuk sesuatu yang tidak disukainya, maka hal tersebut sudah begitu mengganggu kehidupannya.

Sedangkan kata ”tidak suka” biasanya tak seburuk itu. Ambil contoh, Anda mungkin tidak suka makan pizza, tapi pizza tentu tak sampai mengganggu tidur Anda pada malam hari, bukan?

Tentu Anda pernah mendengar tentang orang yang mengatakan kalau ia membenci pekerjaannya atau membenci orang-orang yang bekerja dengannya. Atau mungkin Anda malah salah satu yang mengatakan hal tersebut.

Nah, jika Anda salah satunya, berhentilah mengeluh dan tanyakan diri Anda sendiri, apakah Anda benar-benar membenci pekerjaan tersebut atau Anda hanya terganggu pada hal-hal tertentu saja, dan memikirkan solusi untuk mengatasi hal tersebut.

Berikut beberapa alasan umum yang sering diutarakan tentang pekerjaan yang dibenci, seperti dikutip dari Careerbuilder.com.

Saya terlalu pintar, berpengalaman, atau terlalu kreatif untuk bekerja di sini.

Artinya: Anda seharusnya sudah pindah perusahaan sejak lama.

Solusinya: Jika Anda memang merasa Anda terlalu hebat untuk posisi dan perusahaan Anda yang sekarang, jangan ragu dan berhenti untuk mencari pekerjaan baru.

Selama mencari yang baru, kerjakan tugas Anda di kantor dengan sebaik dan secemerlang mungkin karena bagaimanapun Anda tetap butuh surat rekomendasi dari kantor lama dengan catatan yang baik. Jadilah sukarelawan atau membantu pekerjaan rekan Anda, terutama pekerjaan yang Anda sukai.

Dengan menyibukkan diri pada hal lain, maka Anda bisa menambah keahlian Anda di bidang lain sekaligus mengusir kejenuhan rutinitas sehari-hari.

Saya tidak dihargai.

Artinya: perusahaan atau rekan kerja Anda bisa jadi hanya mengambil keuntungan dari Anda.

Solusi: Jika Anda merasa berbakat dan bekerja dengan baik, maka Anda pantas mendapatkan perubahan yang lebih baik. Katakan kepada atasan Anda bahwa kerja keras Anda selama ini tidak dihargai sama sekali oleh perusahaan, setelah itu ambil contoh kontribusi Anda pada perusahaan.

Saat Anda membatasi pembicaraan tersebut dalam kerangka profesional dan menceritakan dengan baik betapa perusahaan bergantung pada Anda, maka pembicaraan tersebut akan tetap terasa profesional, bukan keluhan. Lagi pula perusahaan harusnya memberi penghargaan atau promosi, bukan berdasarkan kalender melainkan pada hasil yang jelas terlihat.

Gaji saya tidak cukup banyak.

Artinya: Anda tidak mungkin mengharapkan orang lain memberi Anda uang.

Solusinya: Cari tahu bagaimana gaji rata-rata dari orang-orang seprofesi dari perusahaan yang bergerak di bidang yang sama.Jika ternyata gaji Anda memang terlalu rendah, sampaikan hal ini pada atasan dan minta kenaikan.

Jika atasan tidak bisa membantu Anda dan perusahaan tidak mau menaikkan gaji Anda, cari tahu dari rekan kerja atau teman-teman di sekeliling Anda untuk mencari pekerjaan sampingan atau pekerjaan baru dengan gaji yang lebih realistis.

Saya sebenarnya tidak peduli.

Artinya: Anda benar-benar sudah menyerah. Jika Anda menerima pekerjaan tersebut hanya atas dasar ingin mendapatkan penghasilan sendiri dan membunuh waktu hingga sesuatu yang lebih baik datang pada Anda, bisa jadi Anda tak pernah akan mencintai pekerjaan Anda.

Tapi jika Anda melakukannya karena pekerjaan tersebut menawarkan sesuatu yang lain pada Anda, misalnya kesempatan untuk menggunakan bakat dan keahliannya Anda, belajar sesuatu yang baru, atau berinteraksi dengan banyak orang, mungkin saja artinya Anda hanya harus mengingat lagi hal tersebut, hal yang membuat Anda menerima pekerjaan itu.

Sekarang, jika Anda merasa pekerjaan dan perusahaan baru akan membuat Anda lebih baik, maka carilah pekerjaan tersebut.

Tapi jika Anda tak peduli dan tak masalah terjebak dalam kondisi yang membosankan, maka pekerjaan tersebut akan semakin menyiksa Anda dan perusahaan pun tak akan senang dengan karyawan yang seolah hidup enggan mati tak mau.

Saya benci atasan saya.

Artinya: Anda dan atasan harus mencari satu kata sepakat. Berdamai dengan atasan Anda artinya Anda harus tahu hal apa yang bisa diubah dan mana yang tidak.

Contohnya, jika Anda meminta sedikit kebebasan dalam bekerja, maka atasan mungkin akan mengizinkannya tapi jangan pula berharap bahwa semua keinginan Anda akan disetujui oleh atasan.

Selain itu ada pula atasan yang tidak bisa lagi mengubah gaya kepemimpinannya. Jika ini yang terjadi, berarti Anda harus menerimanya atau mencari pekerjaan baru. Namun, jika atasan Anda dikenal bermasalah di kantor, maka bicaralah kepada atasan yang lebih tinggi atau pada HRD agar masalah Anda bisamendapatkan solusi yang lebih baik tanpa Anda perlu keluar dari perusahaan.

Saya benci teman-teman kerja saya.

Artinya: budaya di kantor sudah tidak sesuai dengan Anda.

Solusi: Masalah ini hampir mirip dengan masalah dengan atasan. Anda bisa membicarakan salah satu masalah yang mungkin hanya soal kesalahpahaman belaka.

Tapi, kalau Anda memang sudah tak cocok, Andalah yang harus mengalah dengan mencari pekerjaan baru. Jika mencari pekerjaan baru tak memungkinkan, maka hindari situasi persinggungan dengan rekan kerja yang bisa membuat Anda stres. (nsa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Dodhy Kangen.Lagi Bingung Mix & Match Busana